Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan KalselĀ  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Postingan Hina Rasulullah, Picu Kerusuhan Berdarah di India

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:05 WIB

Postingan Hina Rasulullah, Picu Kerusuhan Berdarah di India

Kerusuhan di India, Bangalore. Foto-BBC via Okezone

apahabar.com, BANGALORE – 2 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kerusuhan yang terjadi akibat postingan yang menghina Nabi Muhammad SAW yang viral di Facebook.

Kerusuhan yang melibatkan ribuan massa dan polisi itu terjadi di pusat TI India, Bangalore.

Berdasarkan laporan media setempat seperti dilansir Republika.co.id, 2 orang yang tewas dalam insiden itu dikabarkan meninggal karena luka tembak.

60 petugas juga dilaporkan mengalami luka-luka saat pengunjung rasa menyerbu kantor polisi, membakar kendaraan, dan rumah seorang anggota parlemen yang keponakannya diduga bertanggung jawab atas postingan penghinaan tersebut.

Dalam aksi protes tersebut, polisi sempat melepaskan tembakan dan gas air mata ke kerumunan massa. Tiga orang terluka parah dalam kekerasan yang meledak pada Selasa (11/8) itu, dan 1 reporter dilaporkan terluka.

Komisioner polisi Bangalore Kamal Pant menyatakan melalui akun Twitter pribadinya bahwa keponakan anggota parlemen yang diduga sebagai pelaku penistaan agama itu telah ditangkap.

Sekitar 100 orang pengunjuk rasa yang diduga sebagai provokator kerusuhan dan pembakaran juga telah diamankan kepolisian.

Larangan pertemuan diberlakukan di beberapa daerah kota pada Rabu (12/8), dengan hampir 10.000 cadangan polisi berpatroli di jalan-jalan untuk menjaga ketertiban.

Bangalore dikenal sebagai Lembah Silikon India dan merupakan rumah bagi komunitas Muslim yang cukup besar, dari total 8 juta penduduk.

India secara resmi adalah negara sekuler tetapi telah diganggu oleh sejarah panjang kekerasan antara mayoritas Hindu dan minoritas Muslim.

Lebih dari 50 orang tewas dalam kerusuhan agama di New Delhi awal tahun ini, dengan sebagian besar korbannya Muslim.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Facebook ‘dan Kawan-kawan’ Down di Seluruh Dunia
apahabar.com

Internasional

Jejak Buaya Purba Ditemukan di Korea, Fakta Baru Tunjukkan Mereka Berjalan dengan Dua Kaki
apahabar.com

Internasional

Tak Terima Dituding Negara Sponsor Terorisme, Iran Sebut Raja Salman Pembunuh Rakyat Yaman
apahabar.com

Internasional

Raja Salman Tinggalkan RS, Tidak Ada Kasus Covid-19 Jemaah Haji
apahabar.com

Internasional

Isyarat Palestina Batalkan Boikot Politik, Abbas Ucapkan Selamat ke Biden
apahabar.com

Internasional

Sempat Turun, Kasus Covid-19 di Arab Saudi Kembali Naik
apahabar.com

Internasional

Covid-19 di AS: 4.601.526 Kasus dan 154.002 Kematian
apahabar.com

Internasional

59 Mumi Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Mesir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com