Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Yogyakarta

- Apahabar.com Jumat, 28 Agustus 2020 - 12:18 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Internasional Yogyakarta

Presiden Joko Widodo meresmikan Yogyakarta International Airport (YIA) disertai dengan pengoperasian menara airnav Indonesia, dan sistem peringatan dini tsunami yang berada di kabupaten Kulon Progo. Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo meresmikan Yogyakarta International Airport (YIA) disertai dengan pengoperasian menara airnav Indonesia, dan sistem peringatan dini tsunami yang berada di kabupaten Kulon Progo.

“Dengan mengucap ‘Bismillahirrahmanirrahim’, pagi ini saya resmikan Bandara Yogyakarta International Airport dan pengoperasian menara Airnav dan sistem peringatan dini tsunami,” kata Presiden Jokowi di bandara YIA Yogyakarta, Jumat (28/8).

Dalam peresmian itu hadir juga Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwana X, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan para pejabat terkait lainnya.

“Bandara ini dikerjakan sangat cepat, hanya 20 bulan, 20 bulan cepat sekali. Kalau kita bandingkan ini dengan airport lama yang di Adisucipto, panjang runway di sana 2.200 meter, yang di sini 3.250 meter jauh lebih panjang,” ungkap Presiden.

Artinya YIA bisa didarati pesawat berbadan lebar.

“Di sana hanya untuk pesawat yang ‘narrow body’, di sini bisa didarati, ini saya baru dapat informasi didarati Airbus A380 dan Boeing 777, pesawat gede-gede bisa turun di sini karena runwaynya 3.250 (meter),” ungkap Presiden.

Sedangkan luas terminal mencapai 219 meter persegi atau sekitar 13-14 kali lipat dibanding luas terminal Bandara Adisucipto yang hanya sekitar 17 ribu meter persegi.

“Kapasitas terminal untuk penumpang yang lama hanya bisa 1,6 juta penumpang, di sini bisa 20 juta penumpang, ini tugas kita bersama bagaimana mendatangkan 20 juta itu, ini bukan tugas yang ringan,” tegas Presiden.

Ia pun memaklumni karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, pengunjung bandara pun masih sedikit.

“Kita tahu memang ini masih dalam kondisi pandemi, belum ramai saya maklum, tapi begitu mulai vaksinasi, Insyaallah saya meyakini bandara ini menjadi bandara yang paling ramai, itu yang penting,” tegas Presiden.

Bandara YIA juga didesain memiliki daya tahan terhadap gempa sampai 8,8 SR dan menahan gelombang tsunami hingga ketinggian 12 meter.

Selain meresmikan bandara YAI, selepas menjalankan ibadah salat Jumat pada siang harinya, Presiden Joko Widodo juga diagendakan untuk menyerahkan Banpres Produktif Usaha Mikro di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Prabowo Subianto Soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Lauren Gunawan, Paspampres AS Keturunan Indonesia “Sowan” ke KBRI
apahabar.com

Nasional

NH Dini Wafat, Goenawan Mohamad: Semoga Ia Beristirahat dalam Damai
apahabar.com

Nasional

Anak Krakatau ‘Berdehem’ 9 Kali
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Teluk Balikpapan Kian Terancam
apahabar.com

Nasional

Semburan Air di Azzikra Bogor Mengandung Gas
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif 137.468, Sembuh 91.321 Orang
apahabar.com

Nasional

Mengaku Dirampok, Turis Inggris Jadi Gelandangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com