Enam Bulan Pandemi Corona di Kalsel, ICU dan Ruang Isolasi Makin Sesak Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020 Bendera RI Rasa Polandia di SKPD Kotabaru, Sore Hari Baru Diturunkan Pulang dari Banjarmasin, 1 Anggota DPRD Tabalong Positif Covid-19 Hasil Liga Inggris, Kalah 3-1 dari Liverpool, Pelatih Arsenal Arteta Langsung Berburu Gelandang Kreatif

Pria Gangguan Jiwa Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tabalong

- Apahabar.com Minggu, 9 Agustus 2020 - 10:07 WIB

Pria Gangguan Jiwa Ditemukan Tewas Gantung Diri di Tabalong

Korban saat berada di RSUD H Badaruddin Kasim di Maburai. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Warga Kelurahan Jangkung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong digegerkan dengan penemuan mayat seorang lelaki, Sabtu (9/8) malam.

Saat ditemukan warga, kondisi jasad tergantung dengan tali di sebuah rumah yang beralamat di Kelurahan Jangkung.

Warga kemudian melaporkan temuan itu ke Polsek Tanjung, Polres Tabalong.

“Pertama kali ditemukan oleh adik korban. Korban dalam posisi duduk disamping kasur yang menopang pada bagian meja, sementara bagian leher terikat sebuah tali yang menggantung ke rangka bagian atas rumah dengan panjang tali kurang lebih 170 cm,” kata Kapolres Tabalong, AKBP M Muchdori melalui Kasubag Humas AKP Ibnu Subroto, Minggu (9/8) pagi.

Masih ujar Ibnu, korban berinisial HDNI (30) warga Kelurahan Jangkung, Tanjung, Tabalong.

Baca juga :  Inovasi Kodim 1008/Tanjung, Motor Babinsa Bisa Semprot Disinfektan

Korban ditemukan pertama kali oleh adiknya seorang perempuan inisial MK (27), pada saat pulang kerja sekitar jam 17.00 WITA.

Ia pulang ke rumah kemudian mencari sang kakak di sekitar rumah, namun tidak melihat yang bersangkutan.
Kemudian ia masuk ke kamar dan menyalakan lampu, tiba-tiba melihat kakaknya sudah dalam keadaan tergantung.

“Kemudian ia memberitahukan suaminya dan warga setempat serta melaporkan kejadian ke Polsek Tanjung,” beber Ibnu.

Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas gabungan Inafis Satreskrim Polres Tabalong dan Polsek Tanjung membawa korban ke RSUD H Badaruddin Kasim di Maburai.

Hasil pemeriksaan awal dan keterangan medis di RSUD Badaruddin Kasim tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Baik benda tumpul ataupun benda tajam pada tubuh korban.

Baca juga :  Inovasi Kodim 1008/Tanjung, Motor Babinsa Bisa Semprot Disinfektan

Sementara itu, keterangan pihak keluarga, korban mengalami sakit kejiwaan dan menjalani pengobatan medis di RS Sambang Lihum, serta juga dalam perawatan UPT Puskesmas Pamarangan dan Puskesmas Hikun, Tanjung, Tabalong.

Kemudian, siang sebelum kejadian, korban datang ke sebuah toko di Tanjung dan ingin membeli racun tikus.

Saat ditanyakan oleh si pedagang tujuannya untuk apa, dijawab oleh korban ingin bunuh diri.

Mendengar itu si pedagang tidak melayani atau menjual racun tikus kepada korban.

“Dengan kejadian ini pihak keluarga menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban, selanjutnya pihak keluarga bersedia membuat surat pernyataan keberatan dan menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkas AKP H Ibnu.

apahabar.com

Petugas menunjukkan tali yang digunakan korban untuk gantung diri. Foto-Istimewa

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Nyawa Melayang Gara-Gara Duit Ganti Lahan Sungai Gardu II
apahabar.com

Kalsel

CJH Banjar Berangkat Malam Ini, Izzuddin Ingatkan Barang Bawaan
apahabar.com

Kalsel

Hindari Fitnah, Kades Kolam Kanan Pampang Baliho Penerima BLT
apahabar.com

Kalsel

Nilai Tukar Pertanian Turun, Bulog Target Serap Lebih Banyak
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Belum Akui Wilayah Adat Dayak, Pemerintah ke Mana?
apahabar.com

Kalsel

I Goat It, Menu Serba Kambing di Hotel Aston Banua
apahabar.com

Kalsel

Reklame Cabutan Kembali Tayang, Wali Kota-Kasat Pol PP Beda Persepsi
apahabar.com

Kalsel

Dapur Umum Diperpanjang, Korban Alalak Butuh Uluran Tangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com