Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Proyek Bakeuda Disamakan dengan Bandung Bondowoso, PUPR: Jangan Lebai

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 14:14 WIB

Proyek Bakeuda Disamakan dengan Bandung Bondowoso, PUPR: Jangan Lebai

Sejumlah warga menyindir proyek pembangunan Gedung Bakeuda Banjarmasin bak legenda Bandung Bondowoso yang membuat 999 candi hanya dalam semalam. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Polemik pembangunan gedung Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin terus bergulir.

Warga Kompleks Palm View Residence masih mengeluhkan proyek senilai Rp5 miliar itu.

Penelusuran apahabar.com, keresahan warga juga dituangkan ramai-ramai di media sosial.

Cuitannya, meminta para pekerja untuk berhenti beraktivitas di malam hari.

Tak hanya itu. Ada pula warga yang membandingkan proyek itu dengan legenda Bandung Bondowoso yang membuat 999 candi hanya dalam semalam.

Segelintir suara sumbang ini mencuat karena kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dianggap tak menepati janji untuk tak lembur dalam pengerjaan.

Merespons itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Banjarmasin Agus Suyatno berjanji akan menyetop aktivitas proyek di malam hari. Khususnya pemasangan tiang pancang.

“Kalau yang lainnya tidak masalah karena tidak mengganggu warga dan hentakan dari pengerjaan,” ujarnya ketika dihubungi apahabar.com, Rabu (26/8).

Pasalnya, Agus menerangkan kelanjutan proyek ini tak meliputi pengerjaan pemancangan tiang pancang lagi.

Walhasil pekerjaan sekarang tak akan menimbulkan kebisingan di tengah masyarakat sekitar.

“Kebisingan ini karena bunyi genset dan pemasangan tiang pancang. Tapi kita jamin tidak ada lagi karena sudah dihentikan,” ucapnya.

Malam tadi, kata dia, pekerja hanya menyangkul untuk persiapan membangun lantai. Kemudian membengkokan besi dan lain lain.

Semua itu demi mengejar target pembangunan gedung 12 Desember nanti.

“Masyarakat ini tidak usah lebai lah. Kalau kita tidak lembur, tak akan selesai proyek pemerintah itu,” tegasnya.

Kemudian, kontraktor dan PUPR berjanji memperbaiki rumah warga yang rusak akibat pengerjaan proyek itu.

“Kalau kemarin kita okelah meminta maaf, kita akan membaiki dengan waktu yang tidak terlalu lama,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Dinas PUPR Kalsel

Operasional Terminal Baru Syamsudin Noor, AP 1 Siapkan Operasi Boyong
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Bendungan Tapin Rampung, BWS Kalimantan II: Wajib Uji Kelayakan Sebelum Perendaman
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Jadi Daerah Penyangga IKN, Kalsel Siap Bangun Kereta Api
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Proyek Tol Banjarbaru-Batulicin Dilanjutkan, Diprediksi Rampung Akhir Tahun
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Kucurkan Ratusan Miliar, PUPR Kalsel Bangun Akses Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel Ikut Andil dalam Program Infrastruktur Nasional
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Demi Haul Guru Sekumpul, Jembatan Sungai Lulut Diresmikan
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Jembatan Sungai Lulut Diprediksi Selesai Bulan Depan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com