Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras Jadwal Liga Champions Liverpool Vs Ajax, Klopp Pastikan Van Dijk Bakal Lebih Tangguh Setahun Jokowi-Ma’ruf, Map Merah Penuhi Jalanan Banjarmasin

Proyek Mal Pelaihari Disegel, Pemkab Diminta Tak Persulit Investor

- Apahabar.com Selasa, 4 Agustus 2020 - 10:19 WIB

Proyek Mal Pelaihari Disegel, Pemkab Diminta Tak Persulit Investor

Rapat jajak pendapat antara DPRD Tala dengan pihak Parembee di ruang rapat DPRD, Senin (3/8). Foto-Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Ketua DPRD Tanah Laut Muslimin meminta permasalahan izin pembangunan Pelaihari City Mall segera diselesaikan.

Menurutnya, baik pemerintah daerah dan manajemen Perembe hendaknya membangun komunikasi secara baik.

Sebagaimana diketahui, pembangunan bakal mal pertama di Kabupaten Tanah Laut (Tala) itu tersendat karena pemerintah menyegel proyek bangunan.

“Begitu juga segala administrasi yang menjadi titik awal masalah harus terselesaikan,” kata Muslimin di sela Rapat Jajak Pendapat, baru tadi.

DPRD, kata dia, berupaya memberikan solusi terbaik. Benang merahnya ternyata ada pada perizinan.

Pihaknya sudah meyakinkan pihak Perembe dan Pemkab Tala untuk membantu segala kekurangan dan lainnya.

“Dewan mengawal terus agar Perembe melengkapi atau memperbaiki perizinan-perizinan yang dianggap belum lengkap oleh Pemkab. Alhamdulilah komunikasi antara Perembe dan Pemkab terjalin dengan baik, sehingga diharapkan menjadi warna baru dan berkesinambungan,” ucap Muslimin.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi I DPRD Tala H Abdullah MM. Jika administrasi kedua investor itu tak lengkap maka sudah menjadi tugas Pemkab Tala untuk menyelesaikan.

“Bangun komunikasi dengan baik permudahlah investor dalam perizinan,” sebutnya.

Mantan Sekda Tala ini menuturkan terkait pelepasan tanah 10 hektare dari HGU PT. Perembee untuk pembangunan Rumah Sakit Haji Boejasin (HB) yang baru adalah hasil proses hibah dan itu sudah selesai.

Apalagi, kata dia, BPN telah menjawab bahwa lahan 10 hektare yang dibangun Rumah Sakit HB itu adalah pelepasan di dalam HGU Perembe dengan proses hibah.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Tala H Arkani mengapresiasi PT. Perembe yang berinvestasi membangun mal dan perumahan di Tala.

Arkani meminta pemerintah tak berlarut-larut menyelesaikan polemik penyegelan oleh Satpol PP tersebut.

“Pemerintah Daerah kita minta untuk memfasilitasi beri kemudahan bagi investor. Jangan sampai mempersulit,” katanya.

Arkani memandang duduk persoalan sudah jelas. Penghentian sementara berkelindan dengan kewajiban perusahaan terhadap PBB dan izin lingkungan.

Di mana dalam UKL/UPL tidak termuat izin bangunan mal.

Jika proyek mau selesai, maka investor diminta segera menyelesaikan kewajibannya.

“Pemkab Tala juga tidak saklek, kalau merasa keberatan bisa minta keringanan secara tertulis atau bahkan pemutihan, pasti Pemkab meresponsnya,” jelas dia.

Mendengar masukan dari Komisi III itu, pihak Perembe menyebut sebenarnya sudah ada kesepakatan pemberian kompensasi ketika Perembe menghibahkan lahannya.

“Kompensasi yang didapat Perembe sendiri dari kesepakatan tersebut akan membantu proses perizinan, dan menyangkut tunggakan PBB juga telah diminta mengajukan permohonan keringanan jika keberatan,” jelas Arkani.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: AHC14 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Catat, Ini Daftar Pelanggan Dapat Insentif Listrik hingga Akhir Tahun
apahabar.com

Ekbis

Lebaran Sebentar Lagi, Harga Bapok di Banjarmasin Mulai Melonjak
apahabar.com

Ekbis

Imbas Covid-19, McLaren PHK 1.200 Pekerja
apahabar.com

Ekbis

Rumah Sambal Acan Raja Banjar Segera Buka Cabang di Batulicin
apahabar.com

Ekbis

Penjualan Emas Freeport Turun 24 Persen
apahabar.com

Ekbis

Terseret Anjloknya Bursa Saham AS, IHSG Awal Pekan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Paket J&T Laris Manis karena Promo, FMCG Paling Banyak Dikirim
apahabar.com

Ekbis

Ancaman Virus Corona Tak Berdampak Signifikan Pada Sektor Batu Bara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com