Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan KalselĀ  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

Pupuk Subsidi Over Stock, Kalsel Bisa Jadi Penyangga Daerah Lain

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 14:19 WIB

Pupuk Subsidi Over Stock, Kalsel Bisa Jadi Penyangga Daerah Lain

Mentan Yasin Limpo saat meninjau stok pupuk subsidi di gudang milik PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) di Landasan Ulin, Banjarbaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk Kalimantan Selatan (Kalsel) aman.

Hal itu disampaikan Mentan saat program peninjauan stok pupuk subsidi di gudang milik PT. Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) di Landasan Ulin, Banjarbaru.

“Hari ini, kita melihat seperti apa ketersediaan pupuk yang mampu diserap. Ketersediaannya cukup aman di wilayah Indonesia. Dari tiga provinsi sebagai sampling, pupuk cukup dan tersedia,” ucap Yasin Limpo melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Senin (3/8) siang.

Mentan meminta PT. Pupuk Pusri wilayah Kalsel untuk mendistribusikan pupuk yang ada di gudang ke seluruh petani di Banua.

Mentan mendapatkan informasi dari Branch Manager PSO PT. Pusri, pupuk di arealnya over-stock.

Dengan kondisi itu, Mentan berharap stok pupuk tersebut bisa dijadikan persediaan untuk musim tanam berikutnya. Bahkan, bisa menjadi penyangga bagi daerah lain yang kekurangan pupuk.

“Kalsel hari ini over stock, dan kita masuk musim tanam kedua, tenyata hasilnya cukup bagus. Over stock pupuk bisa digunakan untuk buffer-stock bagi provinsi lain atau persediaan di musim tanam berikutnya,” cetusnya.

Sebagaimana Permentan Nomor 10 Tahun 2020, pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang telah bergabung dalam kelompok tani yang menyusun e-RDKK.

Terkait hal ini, Mentan menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk merapikan gerak lini di hilir subsidi pupuk.

“Industri pupuk bergerak, tinggal lini tiga dan empat atau dari distributor ke agen di kecamatan maupun desa. Kalau ini bisa jalan di sini, begitu juga dengan provinsi lain, kita jemput pembangunan pertanian mulai dari dukungan sarana dan prasarannya,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Brand Manager PSO PT. Pupuk Pusri wilayah Kalsel, Yoyo Supriyanto mengatakan sampai dengan Agustus 2020, pihaknya sebagai produsen pupuk urea telah menyalurkan 65 persen pupuk subsidi kepada masyarakat.

“Atau sekitar 22.500 ton pupuk, dari alokasi tahun 2020 berjalan sebanyak 36.586 ton,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Pencairan Bantuan Sosial Covid-19 Tepat Sasaran
apahabar.com

Nasional

Kisah Hidup Nunung, Dari Panggung Hiburan Hingga Terjerat Narkoba
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Akan Perpanjang Batas Usia Pensiun PNS
apahabar.com

Nasional

Usia 24-44 Tahun Paling Rentan Alami Kekerasan di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Masjid Istiqlal Siapkan Kantong Parkir Jemaat Gereja Katedral
apahabar.com

Nasional

Pagi Buta, Asrama Papua Dilempari Karung Berisi Ular
apahabar.com

Nasional

Jokowi Resmikan Jalan Tol Sumatera Sepanjang 189 Km
apahabar.com

Nasional

Tsunami di Selat Sunda Fenomena Langka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com