Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7

Ratusan Warga Geruduk DPRD HST, Minta Guru Syarkawi Angkat Kaki

- Apahabar.com Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:35 WIB

Ratusan Warga Geruduk DPRD HST, Minta Guru Syarkawi Angkat Kaki

Ratusan warga dari dua desa di Hulu Sungai Tengah (HST) mendatangi gedung DPRD setempat, Kamis (27/8) siang. Foto-apahabar.com/HN Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Ratusan warga dari dua desa di Hulu Sungai Tengah (HST) mendatangi gedung DPRD setempat, Kamis (27/8) siang.

Membawa spanduk, mereka mulai berorasi di depan gedung DPRD yang dijaga ketat anggota Polres HST, sekitar pukul 14.00.

Massa aksi berasal dari Desa Baru Kecamatan Batu Benawa dan Desa Batu Tunggal Kecamatan Hantakan.

Mereka menuntut salah satu tokoh masyarakat, Guru S Syarkawi meninggalkan Desa Batu Tunggal, Hantakan.

“Pindah domisili dari dua kecamatan tadi,” ujar salah seorang pedemo.

Kapolres AKBP Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Polres HST, Aipda M Husaini mengatakan sebanyak 200 personel diterjunkan.

“Dalam rangka menjaga situasi dan kondisi yang kondusif kami juga menerapkan protokol kesehatan kepada para warga yang menyampaikan aspirasi,” kata Husaini pada apahabar.com.

Pihak Polsek Batu Benawa, kata Husaini juga melakukan pendisiplinan kepada para penyampai aspirasi tersebut.

“Kami juga memberikan pengarahan kepada peserta aksi dan melakukan pemeriksaan kepada para peserta aksi,” tutup Husaini.

Tak lama melakukan orasi di depan gedung dewan itu, salah satu anggota DPRD dari Komisi III, Tajudin menyilakan massa aksi masuk ke ruang rapat.

Satu per satu massa memasuki gedung dewan dengan pemeriksaan ketat anggota kepolisian dan protokol kesehatan. (*)

Adapun spanduk yang dibawa tersebut tertulis;

Guru Syarkawi melakukan perkawinan tanpa diketahui orang tua atau walinya.

Bila tidak disetujui orang tuanya, bawa lari saja anaknya. Nikahnya sah saja. Selamatkan anak gadis dari predator.

Guru Syarkawi memecah belah masyarakat Kampung Waki.

Guru Syarkawi memberikan contoh yang tidak baik di masyarakat.

Guru Syarkawi hanya mau bertegur sapa dan bersalaman kepada orang tertentu. Dan, Guru Syarkawi wajib lengser.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Emergency Gabungan Banjarmasin Santuni Warga Miskin yang Sakit Parah
apahabar.com

Kalsel

Polres HST dan Kodim 1002 Barabai Membaur Tanam Pohon
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Masker, Panitia Kurban di Simpang Empat Yakin Tetap Aman
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Peserta Upacara Kemerdekaan RI ke-74 Pingsan di Marabahan
apahabar.com

Kalsel

Tikungan Puntik Renggut Nyawa Warga Teluk Tiram
apahabar.com

Kalsel

Cerita Musisi Tanbu Dapat Hadiah Gitar Rp 32 Juta
apahabar.com

Kalsel

Dandim 1007/Banjarmasin Kunjungi Guru Zuhdi
apahabar.com

Kalsel

Prevalensi Penyalahgunaan Narkotika Pelajar Masih Tinggi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com