Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung

Riset Membuktikan, BLT Banyak Dipakai untuk Beli Rokok

- Apahabar.com Minggu, 23 Agustus 2020 - 23:24 WIB

Riset Membuktikan, BLT Banyak Dipakai untuk Beli Rokok

Ilustrasi rokok. Foto-satuharapan.com

apahabar.com, JAKARTA – Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan, Mukhaer Pakkanna mengungkapkan fakta menarik terkait penggunaan Bantuan Langsung Tunai atau BLT yang disalurkan pemerintah. Hasil risetnya mengungkap, banyak masyarakat yang justru memakai dana bantuan untuk membeli rokok.

“Ada beberapa riset yang kami temukan di Muhammadiyah banyak bantuan misalnya BLT yang lalu itu alokasinya ketika bantuan diberikan apalagi kepada kepala rumah tangga itu banyak untuk konsumsi rokok,” kata dia dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (23/8).

Dia menilai, tidak sepatutnya dana bantuan dipergunakan untuk konsumsi rokok. Mengingat, arah kebijakan dan strategi dalam RPJMN 2020-2024 dalam kebijakan cukai penyaluran bantuan sosial atau subsidi mencakup pengembangan variasi bantuan pangan.

Dia menyebut, hampir sekitar 70 persen perokok itu adalah masyarakat menengah ke bawah atau masyarakat rentan miskin. Sehingga ketika diberikan dana bantuan sosial, masyarakat justru mengalokasikan dana tersebut untuk konsumsi rokok.

“Beberapa bantuan lain di masa pandemi ini bisa dicurigai itu alokasi untuk konsumsi rokok itu naik itu perlu kita kendalikan,” jelas dia.

Sebagai informasi saja, di masa pandemi terjadi sekarang ini Pemerintah telah menyiapkan alokasi dana untuk perlindungan sosial sebesar Rp 203,9 triliun.

Terdiri dari PKH Rp 37,4 triliun, sembako Rp 43,6 triliun, bansos Jabodetabek Rp 6,8 triliun, bansos non-Jabodetabek Rp 32,4 triliun, kartu Prakerja Rp 20 triliun, diskon listrik Rp 6,9 triliun, logistik/pangan/sembako Rp 25 triliun, dan BLT dana desa Rp 31,8 triliun. (Lip6)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kepala Bappenas: Perlu Dukungan DPR dan Undang-Undang untuk Pemindahan Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Siap Jadi Partner Milenial
apahabar.com

Nasional

Kapolri: Tunjangan Kinerja Polri jadi 70 Persen
apahabar.com

Nasional

Menperin Optimistis UU Cipta Kerja Akan Pacu Reindustrialisasi
apahabar.com

Nasional

Obati Pasien Covid-19, Ilmuwan Prancis Uji Teori Pemanfaatan Nikotin
apahabar.com

Nasional

Garut Digoncang Gempa 4,1 Magnitudo Siang Ini
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Tes SKD CPNS Mulai Digelar Serentak
apahabar.com

Nasional

Raja Belanda Minta Maaf Negerinya Pernah Jajah Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com