Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Rp549,5 T dari APBN 2021, Presiden Beberkan Rencana Reformasi Pendidikan

- Apahabar.com Jumat, 14 Agustus 2020 - 16:46 WIB

Rp549,5 T dari APBN 2021, Presiden Beberkan Rencana Reformasi Pendidikan

Presiden Joko Widodo. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan secara umum anggaran untuk sektor pendidikan di 2021 sebesar Rp549,5 triliun. Termasuk rencana pemerintah mereformasi pendidikan.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam pidato penyampaian RUU APBN 2021 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna DPR-RI Tahun Sidang I 2020-2021 di Gedung MPR/DPR Jakarta, Jumat (14/8).

Secara umum, Presiden menyampaikan anggaran pendidikan tahun 2021 sebesar Rp549,5 triliun atau 20 persen dari APBN itu akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas SDM, kemampuan adaptasi teknologi, peningkatan produktivitas melalui pengetahuan ekonomi di era industri 4.0.

Sementara terkait rencana pemerintah melakukan reformasi pendidikan dilakukan melalui sejumlah transformasi.

“Pemerintah akan melakukan reformasi pendidikan melalui transformasi kepemimpinan kepala sekolah, transformasi pendidikan dan pelatihan guru, mengajar sesuai tingkat kemampuan siswa, standar penilaian
global, serta kemitraan daerah dan masyarakat sipil,” ujar Presiden.

Selain itu, kata Presiden, akan dilakukan kebijakan lainnya di bidang pendidikan, melalui penguatan program vokasi dan kartu prakerja.

Kemudian penguatan penyelenggaraan PAUD, peningkatan efektivitas penyaluran bantuan pendidikan (BOS, PIP, dan LPDP).

Disamping itu lagi, juga percepatan peningkatan kualitas sarpras pendidikan terutama untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta penajaman KIP Kuliah dan pendanaan pendidikan tinggi.

Secara umum lagi, Presiden menyampaikan bahwa pelaksanaan reformasi fundamental harus dilakukan yakni reformasi pendidikan, reformasi kesehatan, reformasi perlindungan sosial, dan reformasi sistem penganggaran dan perpajakan.

Oleh karenanya pemerintah mengusung tema kebijakan fiskal tahun 2021, yaitu “Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi,”.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Link Live Streaming Manchester United vs Tottenham Hotspur, Sebentar Lagi Mulai Live Mola TV

Nasional

Solusi Energi Terbarukan, Pertamina Andalkan PT PPI
apahabar.com

Tak Berkategori

Jelang Siaran Langsung MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Dovizioso Fokus Juara, Valentino Rossi?
apahabar.com

Tak Berkategori

FIFAPro Pertanyakan Langkah PSSI Soal Pangkas Gaji Pemain
Sampah

Tak Berkategori

Usai Perangi Sampah, Satpolair Polres Kotabaru kembali Gelar Pengobatan Gratis
apahabar.com

Tak Berkategori

Kabar Duka, Jurnalis PDP Corona di Kalteng Tutup Usia
apahabar.com

Tak Berkategori

Songsong Pilkada 2020, PDI Perjuangan Kalsel Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
apahabar.com

Tak Berkategori

Dahnil Anzar: UU Cipta Kerja Jadikan Industri Pertahanan Dinamis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com