Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara Banjir Kalsel, Mayat Mengapung Kembali Ditemukan di Banjar Sstttt, Presiden Jokowi Mau Blusukan ke Banjir Kalsel

Rumahnya Direhab, Warga di Banjarmasin Diberi Waktu 20 Hari

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 17:30 WIB

Rumahnya Direhab, Warga di Banjarmasin Diberi Waktu 20 Hari

Tempat tinggal Kadariah yang dihuni selama puluhan tahun tersebut masuk dalam program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-Rutilahu). Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Raut bahagia terpancar jelas di wajah Kadariah (42).

Itu setelah warga Jalan HKSN Komplek Dasa Maya 2, Kecamatan Banjarmasin Utara ini mengetahui kabar rumah tinggalnya bakal direnovasi.

Tempat tinggal yang dihuni selama puluhan tahun tersebut masuk dalam program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-Rutilahu).

Dia menetap di situ bersama 3 orang anaknya dan ibunya berusia 75 tahun.

Selama itu, ia mengaku tak terhitung pengalaman mereka menderita ketika berada di rumah.

Seperti merasakan air bocor karena genteng rumah yang sudah banyak berlubang.

Belum lagi lantai dan dinding rumah yang juga sudah lapuk, membuat mereka harus berhati-hati ketika berpijak di dalam rumah.

Dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kota Banjarmasin ini, Kadariah bisa sedikit bernapas lega.

Melalui bantuan dana sebesar Rp 20 juta rupiah yang diberikan, dirinya akan membeli bahan-bahan material yang diperlukan untuk memperbaiki rumahnya.

“Teknisnya penggunaan uang sudah tau. Tinggal menunggu transferannya masuk untuk beli bahan-bahan materialnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin Iwan Ristianto mengatakan rumah Kadariah termasuk satu di antara 100 unit yang mendapatkan program bantuan tersebut.

Ratusan rumah penerima bantuan itu dinyatakan lolos verifikasi, dan dianggap memenuhi syarat dan kriteria untuk menerima bantuan.

“Awal rencana 200 buah rumah yang akan diperbaiki. Namun karena ada pemangkasan anggaran untuk Covid-19 dikurangi menjadi 150 buah rumah. Setelah dilakukan verifikasi, hanya ada 100 buah yang memenuhi syarat tersebar di 5 kecamatan,” terangnya.

Adapun syarat warga yang berhak menerima bantuan ini cukup banyak.

Di antaranya fakir miskin, diusulkan atau sudah masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), status tanah milik pribadi dan tidak bermasalah, serta tidak berada di jalur hijau.

Sementara uang yang diberikan sebesar Rp 20 juta itu, harus digunakan untuk memperbaiki rumah bagian Atap Lantai Dinding (Aladin), secara swadaya masyarakat.

“Dari Rp 20 juta itu, 10% untuk upah tukang, dan sisanya untuk membeli bahan-bahan, dan harus selesai dalam waktu 20 hari,” tambahnya.

Bagi yang warga yang belum memenuhi persyaratan, bisa mengusulkan kembali dengan melengkapi syarat-syarat yang dianggap kurang lengkap, untuk bisa menerima bantuan pada tahap kedua.

“Kita masih ada kuota 50 unit rumah lagi untuk Desember nanti. Silahkan bagi warga yang ingin mengusulkan lagi,” imbuhnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, 1 Pasien Covid-19 Kotabaru Berhasil Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Pangkalan Elpiji Banjarmasin Selatan Diserbu Warga
apahabar.com

Kalsel

Jadi Prioritas Pemerintah, 2,45 Juta Vaksin Covid-19 Segera Disuntikkan ke Warga Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Surat DPP Golkar Sudah Turun, Siapa Ketua DPRD Kalsel?
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu: Sembuh 5, Positif 5
apahabar.com

Kalsel

Dilantik, PPM Diharapkan Berperan dalam Pembangunan
apahabar.com

Kalsel

Kala Sertu Alinis Bantu Warga Binaan, TNI Terlihat Semakin Dekat dengan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Rumah Terbakar di Sarang Halang Pelaihari, 1 Pikap dan 2 Motor Jadi Arang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com