Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Rupiah Menguat Dipicu Perbaikan Data Ekonomi

- Apahabar.com Selasa, 4 Agustus 2020 - 11:14 WIB

Rupiah Menguat Dipicu Perbaikan Data Ekonomi

Ilustrasi mata uang rupiah dan dolar AS. Foto: CNBC Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (4/8) pagi menguat dipicu perbaikan data ekonomi sejumlah negara.

Pada pukul 9.40 WIB, rupiah menguat 35 poin atau 0,24 persen menjadi Rp14.595 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.630 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, pagi ini sentimen aset berisiko terlihat membaik.

“Data-data indeks aktivitas manufaktur beberapa negara yang disurvei Markit seperti Jepang, China, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Inggris, Zona Euro, AS, termasuk Indonesia, dirilis lebih bagus dari prediksi yang mengindikasikan pemulihan,” ujar Ariston di Jakarta, Selasa.

Menurut Ariston, sentimen tersebut mungkin bisa membantu penguatan rupiah hari ini di tengah kondisi pandemi yang belum membaik.

Ariston memperkirakan rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.550 per dolar AS hingga Rp 14.700 per dolar AS.

Pada Senin (1/8) lalu, rupiah ditutup melemah 30 poin atau 0,21 persen menjadi Rp 14.630 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.600 per dolar AS.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Kembangkan Potensi Bisnis, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris Danareksa
apahabar.com

Ekbis

ITDP: Ajak Investor Asing Jadi Tolak Ukur Pengembangan Mobil Listrik
apahabar.com

Ekbis

Menkeu: Indonesia Belum Alami Resesi
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Antisipasi Tekanan Ekonomi Berlanjut Sampai 2021
apahabar.com

Ekbis

Soal Kenaikan Tagihan Listrik, Berikut Penjelasan Kementerian BUMN
apahabar.com

Ekbis

Go-Jek Berstatus Decacorn, Menteri Rudiantara Bangga
apahabar.com

Ekbis

Penerbangan Repatriasi Meningkat, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Protokol Kesehatan
apahabar.com

Ekbis

GSX-R150 Tampil Beda, Berikut Fitur dan Harganya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com