Live Streaming SCTV & Link Siaran Langsung Liga Champions Ajax vs Liverpool, Prediksi Pemain! Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas

Saat Pandemi, Jasa Cat Ulang Sepeda Raup Untung

- Apahabar.com Minggu, 16 Agustus 2020 - 08:45 WIB

Saat Pandemi, Jasa Cat Ulang Sepeda Raup Untung

Lucky Sufyan Hadi, pemilik bisnis cat ulang dan restorasi sepeda Ukyairbrush. Foto-Antara/Ajat Sudrajat

apahabar.com, BANDUNG – Bisnis jasa mengecat ulang sepeda meraup untung semenjak pandemi Covid-19 melanda tanah air.

Hal ini seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berolahraga termasuk bersepeda.

“Alhamdulillah. Sebelum ada Covid-19 itu konsumen yang datang buat re-paint sepeda-nya paling seminggu itu ada satu tapi sekarang dalam sehari konsumen yang datang bisa mencapai empat,” kata Lucky Sufyan Hadi, pemilik bisnis cat ulang dan restorasi sepeda Ukyairbrush, Sabtu (15/8).

Lucky yang memiliki workshop cat ulang sepeda Kawasan Dipatiukur Jalan Haur Pancuh Nomor 57a, RT01 RW04, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung ini mengatakan semenjak pandemi Covid-19 usaha yang ditekuninya sejak tahun 2016 mulai ramai.

“Pokoknya setelah PSBB dilonggarkan, itu konsumen yang datang bukan hanya dari Bandung saja tapi ada dari Kadipaten, (Kabupaten) Majalengka. Nah, yang dari Kadipaten itu, sekalinya datang ke sini bawa empat sepeda buat di repaint,” kata Lucky.

Ia mengatakan ada banyak tantangan yang dihadapinya dalam menjalankan usahanya tersebut terlebih sepeda konsumen yang ingin dicat ulang merupakan jenis sepeda zaman dahulu.

“Jenis sepeda yang minta di-repaint oleh konsumen itu ada seli (sepeda lipat), sepeda federal, London Taxi sampai ke sepeda jadul,” kata dia.

Selain itu, lanjut Lucky, tantangan lain yang dihadapi ialah proses re-paint sebuah sepeda yang membutuhkan waktu cukup lama yakni pengecatan ulang satu sepeda bisa memakan waktu satu bulan lebih.

“Tantangan lainnya ya itu, kadang konsumen tidak sabaran. Mereka masih menganggap kalau re-paint itu tinggal mengecat ulang saja sepeda tapi butuh waktu yang lama supaya hasilnya bagus,” kata dia.

Sepeda yang di cat ulang, harus dibongkar terlebih dahulu, kemudian mengerik cat lamanya baru di cat ulang mulai dari cat dasar, cat transparan, dibersihkan kembali, kemudian dicat kembali hingga dikeringkan.

Tarif re-paint sebuah sepeda bervariasi mulai dari Rp600 ribu hingga Rp2 juta. Tarif ini dipatok berdasarkan jenis dari sepeda.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bijak Bermedsos Hindari Hoax
apahabar.com

Ekbis

Terbiasa Transaksi Syariah, FESyar KTI 2019 Digelar di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Pariwisata Lesu, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Kalsel Turun
apahabar.com

Ekbis

Kebakaran Kilang di Balikpapan Dijamin Tak Ganggu Produksi
apahabar.com

Ekbis

Imbas Perlambatan Ekonomi AS, Rupiah Kembali Menguat 22 Poin
apahabar.com

Ekbis

Kredit Triwulan I Kaltim Tumbuh Melambat
apahabar.com

Ekbis

Kemenhub Hapus Aturan Pembatasan Penumpang 50 Persen
apahabar.com

Ekbis

Harga Sayuran di Banjarbaru Naik, Pedagang dan Pembeli Mengeluh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com