Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Sabu 300 Kg Gagal Edar di Kalsel, Paman Birin Ucap Syukur

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 11:51 WIB

Sabu 300 Kg Gagal Edar di Kalsel, Paman Birin Ucap Syukur

: Polisi memamerkan barang bukti 300 kg sabu yang coba diselendupkan para pelaku menggunakan puluhan karung ke Banjarmasin di Markas Polda Kalsel, Jumat (7/8) pagi. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Raut kekecewaan tampak jelas di wajah Sahbirin Noor alias Paman Birin.

Orang nomor satu di Kalimantan Selatan itu mengucap syukur setelah 300 kilogram (kg) sabu gagal edar di wilayahnya.

Sabu sebanyak itu diduga kuat hendak diedarkan di Kalsel. Empat orang pria berupaya menyelundupkan sabu sebanyak itu dari Tanjung Selor, Kalimantan Utara.

Sabu dikemas dalam karung. Totalnya berjumlah 10 karung. Masing-masing berisikan tak kurang dari 20 kilogram.

Polisi menangkap kedua pelaku di Banjarmasin. Tepatnya di Hotel Sienna Inn, Kamis (6/8) kemarin.

“Sudah dihadapkan dengan Covid-19, kita juga mendapat teror dari para pengedar narkoba,” ujar Paman Birin saat press conference di Mapolda Kalsel, Jumat (7/8) pagi.

“Bayangkan jika barang haram sebanyak ini diedarkan, pasti akan merusak masyarakat dan generasi kita. Akan sangat menyakitkan jika itu terjadi,” ucapnya.

Kalsel, kata dia, memang merupakan sasaran empuk bagi para pengedar narkoba.

Untuk itu, ia pun mengapresiasi kinerja oleh tim kepolisian yang hingga saat ini telah berusaha keras memberangus narkoba di Bumi Lambung Mangkurat.

“Saya mewakili masyarakat Kalsel mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang luar biasa kepada pihak kepolisian. Mari sama-sama kita satukan tekad untuk membumihanguskan narkoba di daerah kita,” tuturnya.

Kemarin, Polda Kalsel melakukan pengungkapan kasus narkoba seberat 300 Kg.

Barang haram tersebut dikemas dalam 10 karung, dibawa dari Malaysia yang dimasukkan dari Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur hingga sampai di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dari pengungkapan kasus itu, empat pelaku, yakni AY, S, A dan R diamankan oleh polisi.

AY dan S diamankan di Tanjung Selor, Kaltara. Sementara A dan R diamankan di Kota Banjarmasin, Kalsel.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta berharap agar para pelaku dijerat dengan hukuman maksimal.

“Kami berkoordinasi dengan bapak Kepala Kejati Kalsel (Kajati) agar para pelaku diberikan hukuman maksimal,” ujar Kapolda.

Sementara itu, Kajati Kalsel, Arie Arifin mengaku siap untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai tugas dan kewenangan pihaknya.

Dikatakannya, jika saat ini pihaknya telah membentuk tim jaksa untuk berkoordinasi dengan polisi.

“Agar dapat kita ungkap fakta-fakta baru di persidangan sehingga nantinya kami tidak ragu melangkah dalam penuntutan kepada pelaku,” tegasnya.

Senada dengan Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Sutardjo pun ikut siap jika diminta menindaklanjuti kasus tersebut jika sudab dilimpahkan.

“Kami siap menindaklanjuti sesuai kewenangan,” tandasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Riyad Dafhi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ratusan Warga Banjarmasin Diswab, Puluhan Positif Covid-19!
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel, Tambah 59 Positif dan 38 Sembuh
apahabar.com

Kalsel

YLK Minta Gubernur Perjuangkan Penambahan Kuota Elpiji di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Dapat Kucuran Dana dari Kemensos, SBC Kembali Salurkan Bantuan Sosial
apahabar.com

Kalsel

HUT Polantas ke-65, Satlantas Polres Banjarbaru Berbagi Sembako
apahabar.com

Kalsel

Ponpes Al-Falah Banjarbaru Berlakukan Sosial Distancing Cegah Corona
apahabar.com

Kalsel

Jumat Tidak Ada Kampanye Terbuka, KPU : Tidak Ingin Tragedi 23 Mei Terulang
apahabar.com

Kalsel

Pelanggar Protokol Kesehatan di HSS, Belum Ada yang Kena Sanksi Denda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com