Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Hari Ini Kuota Internet Belajar Siswa dan Guru Dikirim Langsung ke Nomor Peserta, Berikut Besar Subsidinya Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Kalsel Digelari Juara Stand Up Komedi SHM-MAR Kampanye, Pedagang Keliling Ketiban Berkah

Sakit Saat BAB, Bocah di Kotawaringin Ternyata Korban Sodomi

- Apahabar.com Jumat, 7 Agustus 2020 - 15:12 WIB

Sakit Saat BAB, Bocah di Kotawaringin Ternyata Korban Sodomi

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin saat berbincang dengan tersangka pelaku sodomi terhadap seorang bocah. Foto-Antara

apahabar.com, SAMPIT – Seorang bocah laki-laki tiga tahun di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin, Kalimantan Tengah, jadi korban sodomi tetangganya sendiri.

Pelaku tetangga korban di perumahan perusahaan sesama karyawan perkebunan kelapa sawit, AK (20).

Kasus ini terungkap ketika korban buang air besar dan kesakitan.

“Ketika diperiksa ayahnya, ternyata ada lecet. Setelah ditanya, korban mengaku dicabuli (disodomi) oleh pelaku. Orang tua korban lalu melaporkannya ke kami,” jelas Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin di Sampit, dilansir Antara, Jumat (7/8).

Kasus ini berawal ketika tersangka mengajak korban berkeliling menggunakan sepeda motor di perkebunan setempat dengan dalih ingin melihat ekskavator yang sedang dioperasikan pada Senin (3/8) pukul 15.00 WIB.

Korban yang tidak paham dengan maksud tersembunyi, langsung ikut dengan tersangka.

Tidak ada kecurigaan karena mereka bertetangga dan sudah saling kenal. Apalagi tersangka bekerja di tempat yang sama dengan pekerjaan ayah korban.

Namun ternyata tersangka tidak mengantar korban melihat ekskavator, tetapi malah membawanya ke dalam blok perkebunan kelapa sawit. Di situlah diduga korban disodomi oleh tersangka.

Usai melakukan aksi tercela itu, tersangka mengantar korban pulang ke rumah sekitar pukul 17.30 WIB.

Tindakan asusila itu baru terbongkar setelah korban mengeluh sakit saat buang air besar. Tersangka pun langsung ditangkap polisi pada keesokan harinya.

Hasil visum, ada indikasi kuat bocah malang tersebut menjadi korban pencabulan oleh tersangka. Hal itu diperkuat dengan bukti-bukti lainnya yang telah diamankan.

Tersangka dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya minimal tiga tahun dan maksimal 15 tahun.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng: Jangan Ada Pungli Saat Penerimaan CPNS
apahabar.com

Kalteng

BKSDA Kalteng Lepasliarkan Dua Ekor Kukang
apahabar.com

Kalteng

Dualisme Kadin Kalteng, Tugiyo Klaim Jabatannya Belum Berakhir
apahabar.com

Kalteng

Miliki Navigasi Tangani Covid-19, Letjen Doni Apresiasi Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Murid Perguruan Silat PSJ Kapuas Kalteng Dikukuhkan
apahabar.com

Kalteng

Wali Kota Palangka Raya: Petugas PSBB Bekerja Sesuai Perwali
apahabar.com

Kalteng

KPU Palangka Raya Siapkan Fasilitas Tes CAT untuk PPS
apahabar.com

Kalteng

BLK Kapuas Kalteng Lanjutkan Pelatihan Menjahit dan Desain Grafis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com