Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Satpolair Banjarmasin Gelar Penyuluhan Bahaya Radikalisme

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 22:14 WIB

Satpolair Banjarmasin Gelar Penyuluhan Bahaya Radikalisme

Kanit Harkan, Ipda Sutopo Yuwono memberikan poster Pancasila dan bendera merah putih kepada warga. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Guna mencegah dan memperkuat pemahaman masyarakat tentang bahaya radikalisme dan terorisme, Satuan Polisi Perairan Polresta Banjarmasin menggelar penyuluhan bahaya radikal dan anti Pancasila kepada masyarakat di bantaran sungai Kampung Melayu Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (13/08).

Kegiatan yang mengambil tempat di halaman langgar Al Qomar tersebut dipimpin oleh Kasat Polair Polresta Banjarmasin Kompol John Louis Letedara melalui Kanit Harkan, Ipda Sutopo Yuwono.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya Polri guna menangkal tumbuh kembangnya

“Bahaya Paham Radikal dan anti Pancasila” di tengah masyarakat.

“Iya selain meningkatkan hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat, ini juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mengetahui bagaimana ciri-ciri dari paham radikalisme dan anti Pancasila,” ucap Ipda Sutopo Yuwono.

Selain itu, ia juga meminta kepada perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar mengetahui serta melakukan deteksi awal dengan mendata warga pendatang baru. Sehingga dengan data yang diperolah dapat diketahui maksud serta tujuanya bertempat tinggal di tempat tersebut.

“Tentunya kami berharap peran dari masyarakat untuk memiliki kepekaan dan saling peduli untuk mengenal antara tetangga dilingkungan tempat tinggalnya. Sehingga paham radikal dan anti pancasila dapat kita cegah secara bersama-sama, ” tutur Ipda Sutopo Yuwono.

”Iya kita harapkan masyarakat untuk selalu waspada serta turut mengantisipasi tumbuhnya gerakan radikal di lingkungan tempat tinggalnya, dengan melaporkan kegiatan yang terlihat janggal kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa atau kantor Kepolisian setempat,” imbuh Kasat Polair.

Pada kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi tanya jawab, penandatanganan deklarasi bersama menghindari dan menolak “gerakan radikal dan anti Pancasila”.

Selain itu juga dilakukan penyerahan bantuan berupa Lifebuoy (pelampung) dan paket sembako serta Bendara Merah Putih dan Poster Pancasila.

Kegiatan ini adalah implementasi dari program kerja Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta, yakni penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Editor: Muhammad Bulkini

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bocah di Aluh-Aluh Sudah 5 Tahun Derita Hidrosefalus
apahabar.com

Kalsel

Adaptasi Kebiasaan Baru Tanah Laut, Polisi: Perkuat Imun dengan Mengonsumsi Vitamin
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 Bertambah, Warga Alalak Jalani Rapid Test Masif
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Ikuti Peringatan HUT TNI ke-75 Secara Virtual
apahabar.com

Kalsel

Polres Tala Kembali Distribusikan Paket Bapok dan Masker
Guru Kapuh Tetap Gelar Pengajian Melalui Live Streaming

Kalsel

Guru Kapuh Tetap Gelar Pengajian Melalui Live Streaming
apahabar.com

Kalsel

Kejar Tertib Arsip, Dinas Perpustakaan Tabalong Bina 10 SKPD
apahabar.com

Kalsel

Lebaran Sebentar Lagi, Perajin ‘Parcel’ Kebanjiran Rezeki
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com