Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Satu Orang Meninggal Setiap 7 Menit di Iran Akibat Covid-19

- Apahabar.com Selasa, 4 Agustus 2020 - 14:42 WIB

Satu Orang Meninggal Setiap 7 Menit di Iran Akibat Covid-19

Suasana tempat tidur di sebuah pusat perbelanjaan, salah satu yang terbesar di Iran, yang diubah menjadi pusat penerimaan pasien terinfeksi virus corona (Covid-19) di Tehran, Iran, Sabtu (1/8). Foto-Reuters/Wana News Agency via Antara

apahabar.com, DUBAI – Setiap tujuh menit satu orang meninggal karena Covid-19 di Iran.

Menurut stasiun TV pemerintah pada Senin (3/8) waktu setempat, saat Kementerian Kesehatan melaporkan 215 kematian baru dan media pemerintah memperingatkan kurangnya kesadaran menjaga jarak sosial.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Sima Sadat Lari, yang dikutip stasiun TV tersebut, mengatakan 215 kematian tercatat dalam 24 jam terakhir sehingga menambah total menjadi 17.405 kematian. Jumlah kasus Covid-19 juga bertambah 2.598 menjadi 312.035 kasus.

Tayangan televisi memperlihatkan sejumlah warga di jalanan ramai Teheran tidak menggunakan masker atau pun menjaga jarak sosial.

Sejumlah pakar meragukan keakuratan jumlah resmi korban Covid-19 di Iran. Pada April sebuah laporan dari pusat penelitian parlemen Iran menunjukkan bahwa jumlah korban Covid-19 kemungkinan hampir dua kali lipat dari yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa angka resmi Covid-19 di Iran hanya berdasarkan pada jumlah kematian di rumah sakit dan mereka yang telah terbukti positif virus corona.

BBC pada Senin memberitakan bahwa berdasarkan data dari sumber rahasia, jumlah kematian di Iran bisa jadi tiga kali lipat lebih tinggi dari laporan resmi.

Otoritas kesehatan Iran membantah laporan tersebut dan mengklaim tidak ada hal yang mereka tutupi.

Dengan lonjakan kematian Covid-19 sejak pelonggaran pembatasan pada pertengahan April, otoritas Iran menyebutkan langkah untuk membendung penyebaran Covid-19 akan kembali diberlakukan jika aturan kesehatan tidak diindahkan oleh masyarakat.

Sejak bulan lalu penggunaan masker di ruang umum terbuka maupun tertutup sudah diwajibkan.(Ant/Reuters)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Rusia Siapkan Vaksinasi Massal Corona pada Oktober
apahabar.com

Internasional

Terinfeksi Covid-19, Presiden AS Donald Trump Karantina Mandiri
apahabar.com

Internasional

Paksa Tutup, China Ambil Alih Konsulat AS di Chengdu
apahabar.com

Internasional

Ke Turki, Menhan Prabowo Bahas Kelanjutan Kerja Sama Pertahanan
apahabar.com

Internasional

Bioskop China Panen, Sepekan Film Box Office Raup Rp2 Triliun
apahabar.com

Internasional

Donald Trump Ungkap Awal Tertular Covid-19
apahabar.com

Internasional

HUT RI Ke-75 di Ceko, Pameran ‘Indonesia Dulu dan Kini’ Disiapkan
apahabar.com

Internasional

Dikira Yoghurt, Kakek Ini Viral Lantaran Makan Setengah Kaleng Cat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com