Baru Diresmikan, Jembatan Alalak Langsung Diserbu Warga Jokowi Blakblakan Alasannya Resmikan Langsung Pabrik Jhonlin di Tanah Bumbu Jokowi Resmikan Jembatan Alalak, Jalan Hasan Basri Kayutangi Macet Parah Jokowi Resmikan Pabrik Johnlin, Paman Birin Pinta Dua PSN Tiba di Banjarbaru, Presiden Jokowi Bertolak ke Banjarmasin

Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun

- Apahabar.com     Senin, 10 Agustus 2020 - 09:20 WITA

Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun

Kondisi kesehatan mendiang wali kota Banjarbaru sempat naik turun sebelum tutup usia, Senin (10/8) dini hari tadi. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Sebelum wafat, kondisi kesehatan Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani rupanya sudah naik turun.

“Kalau gejala gejala klinis dan lain sebagainya itu bagaimana kondisi kondisi ini naik turun, beliau (Nadjmi) seperti itu. Sempat membagus kemudian juga turun, iya kondisi dari awal memang beliau kondisinya naik turun begitu,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muslim saat ditemui apahabar.com, di halaman Makam Taman Bahagia Senin, (10/8) pagi.

Menurutnya kondisi orang nomor satu di Banjarbaru itu sempat membaik usai saturasinya dilaporkan turun.

Begitupun perawatan insentif juga telah diberikan oleh pihak RS Ulin Banjarmasin dengan sangat maksimal.

“Memang terjadi penurunan saturasi kemudian sempat naik ya, tapi jam 2.30 beliau meninggalkan kita semua,” jelasnya.

Oleh karenanya ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat Banjarbaru, agar terus mengingat pesan sang wali kota.

“Beliau berpesan bahwa untuk masyarakat terutama khususnya Banjarbaru ini taat dengan mencegah dengan menggunakan protokol kesehatan jaga jarak segala macam, menggunakan masker cuci tangan pakai sabun, itu yang selalu disampaikan beliau,” terangnya.

“Untuk warga kita yang cinta dengan beliau mendoakan beliau di rumah saja kemudian mudah-mudahan beliau juga husnulkhatimah, diterima Allah dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas diberi kesehatan,” pungkasnya.

Nadjmi Adhani wafat saat berjuang melawan Covid-19. Ia sudah menjalani perawatan selama dua pekan di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Guru Khalil Jadi Khatib Salat Iduladha di Masjid Al Karomah
apahabar.com

Kalsel

Bulan Depan Resesi, Warga Kalsel Kencangkan Ikat Pinggang!
Jelang Salat Jumat, PKS Banjarmasin Semprot Disinfektan Masjid Syuhada

Kalsel

Jelang Salat Jumat, PKS Banjarmasin Semprot Disinfektan Masjid Syuhada

Kalsel

Hayatun Fardah Meninggal, RSUD Ulin Ucapkan Duka
apahabar.com

Kalsel

Serapan Rendah, Banjarmasin Bakal Disorot Mendagri Tito
apahabar.com

Kalsel

Geger Pria Bersajam Ngamuk di Pasar Kalindo, Lukai Pedagang dan Warga
apahabar.com

Kalsel

‘Mappanre Kampoeng’, Cara Masyarakat Pulau Burung Melestarikan Budaya Leluhur

Kalsel

Kado Harjad 71 Kalsel, Safrizal Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Rp868.82 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com