3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 09:20 WIB

Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun

Kondisi kesehatan mendiang wali kota Banjarbaru sempat naik turun sebelum tutup usia, Senin (10/8) dini hari tadi. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Sebelum wafat, kondisi kesehatan Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani rupanya sudah naik turun.

“Kalau gejala gejala klinis dan lain sebagainya itu bagaimana kondisi kondisi ini naik turun, beliau (Nadjmi) seperti itu. Sempat membagus kemudian juga turun, iya kondisi dari awal memang beliau kondisinya naik turun begitu,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muslim saat ditemui apahabar.com, di halaman Makam Taman Bahagia Senin, (10/8) pagi.

Menurutnya kondisi orang nomor satu di Banjarbaru itu sempat membaik usai saturasinya dilaporkan turun.

Begitupun perawatan insentif juga telah diberikan oleh pihak RS Ulin Banjarmasin dengan sangat maksimal.

“Memang terjadi penurunan saturasi kemudian sempat naik ya, tapi jam 2.30 beliau meninggalkan kita semua,” jelasnya.

Oleh karenanya ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat Banjarbaru, agar terus mengingat pesan sang wali kota.

“Beliau berpesan bahwa untuk masyarakat terutama khususnya Banjarbaru ini taat dengan mencegah dengan menggunakan protokol kesehatan jaga jarak segala macam, menggunakan masker cuci tangan pakai sabun, itu yang selalu disampaikan beliau,” terangnya.

“Untuk warga kita yang cinta dengan beliau mendoakan beliau di rumah saja kemudian mudah-mudahan beliau juga husnulkhatimah, diterima Allah dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas diberi kesehatan,” pungkasnya.

Nadjmi Adhani wafat saat berjuang melawan Covid-19. Ia sudah menjalani perawatan selama dua pekan di ruang isolasi RSUD Ulin Banjarmasin.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Permudah Pengurusan Tanah, BPN Tapin Luncurkan Program ‘LIMIT’
apahabar.com

Kalsel

Akhir Tahun, Pemohon SIM di Polres Banjarbaru Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Pekerja Tewas Terjatuh di Duta Mall, Polisi Panggil Perusahaan Outsourching
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pelantikan Presiden di Jakarta, Kondisi Tanbu Aman dan Kondusif
apahabar.com

Kalsel

Untuk Laporan SAKIP, Pemprov Kalsel Dapat Nilai A
apahabar.com

Kalsel

Fokus Diversifikasi Pangan, Target Kurangi Konsumsi Beras
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hujan, Banjarmasin Berpetir
apahabar.com

Kalsel

Polsek BAS Barabai Pasok Sembako ke Sebuku
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com