Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

Selama Pandemi Perceraian di Kapuas Meningkat, Banyak Istri Rela Menjanda

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 18:47 WIB

Selama Pandemi Perceraian di Kapuas Meningkat, Banyak Istri Rela Menjanda

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Pengadilan Agama (PA) Kapuas, Kalteng mencatat ratusan kasus peceraian suami istri selama pandemi Covid-19.

Sejak Januari hingga Agustus 2020 ini, PA Kapuas telah mencatat 285 perkara gugatan perceraian. Dari total itu, kebanyak gugat cerai dari pihak istri.

Panitera Muda Hukum PA Kapuas, Junaidi, mengatakan tercatat sebanyak 263 kasus gugatan yang sudah diputuskan.

Sebanyak 217 kasus di ataranya gugatan cerai dari pihak istri. Sementara sisanya, 46 kasus gugatan cerai talak dari suami.

“Rata-rata permohonan gugatan perceraian disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya perselisihan antar pasangan dan faktor ekonomi,” kata Junaidi kepada apahabar.com di Kuala Kapuas, Senin (10/8).

Selain itu, lanjut Junaidi, permohonan gugatan perceraian juga disebabkan adanya pihak ketiga.

Yakni, suami tidak bertanggung jawab dalam menafkahi keluarga maupun meninggalkan istri tanpa kabar selama berbulan-bulan. Sehingga mereka pun rela pilih menjanda.

Menurut Junaidi tiap perkara gugat cerai suaminya atau cerai talak istrinya, pihaknya sebelum persidangan tetap mengupayakan untuk bisa rujuk bagi kedua belah pihak, dengan proses mediasi.

“Sebelum proses gugatan cerai ataupun cerai talak, terlebih dahulu diusahakan bagi mereka untuk bisa rujuk kembali dengan cara mediasi, sebab cerai sebenarnya bukan solusi yang terbaik,” ujarnya.

Ditambahkan Junaidi bahwa proses persidangan yang dilakukan di PA Kuala Kapuas, semuanya dilakukan secara langsung di ruang persidangan.

Meski begitu, tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Sekadar diketahui, jumlah perkara gugatan perceraian tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pasalnya, pada periode Januari hingga Agustus tahun lalu hanya tercatat sebanyak 269 kasus.

apahabar.com

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kuala Kapuas, Junaidi. Foto-Istimewa

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Ahc25 - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Tiga Remaja Diamankan Satpol PP di Taman Askari Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Apes, Pencuri Motor dan Poster Guru Sekumpul Kepergok CCTV
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Janji Prioritaskan Jalan Sampit-Ujung Pandaran
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Salurkan BST Tahap III
apahabar.com

Kalteng

Duh, Covid-19 di Barito Utara Kalteng Naik Drastis
apahabar.com

Kalteng

Nekat, Pemuda di Kapuas Tengah Simpan Belasan Paket Sabu Siap Edar

Kalteng

Pemprov dan 2 Kabupaten di Kalteng Gelar Vaksinasi Massal Tahap Kedua
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Barito Utara, Warga Terkonfirmasi Capai 314 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com