ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Seorang Muslim Bebas dari Hukuman Potong Tangan Berkat Unta, Simak Kisahnya

- Apahabar.com Senin, 10 Agustus 2020 - 08:00 WIB

Seorang Muslim Bebas dari Hukuman Potong Tangan Berkat Unta, Simak Kisahnya

Ilustrasi unta. Foto-Shutterstock

apahabar.com, JAKARTA – Seorang Yahudi melapor kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, unta miliknya ada yang mencuri. Seorang Muslim dicurigai sebagai pencurinya.

Di depan Nabi, ia menghadirkan empat saksi. Keempatnya bersaksi bahwa Muslim yang dituduh si Yahudi memang benar-benar mencuri.

Sang Muslim merasa tidak bersalah. Unta itu adalah benar-benar miliknya. Tetapi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, berdasar saksi-saksi, tetap memvonisnya. Harus dipotong tangannya. Ini adalah bentuk ketegasan Rasulullah. Hukum harus tetap berdiri. Walau terhadap kawan sendiri.

Tampaknya sang Muslim memang benar-benar tidak bersalah. Ia kukuh menolak hukuman itu. Dia yakin empat saksi yang dihadirkan tersebut munafik semua. Tetapi apalah daya, sang Muslim hanya bisa berpasrah. Ia mendesah. Mengempaskan masalahnya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala semata.

“Wahai Tuhanku. Engkau mesti tahu. Aku sungguh tidak mencuri unta itu,” ungkap Muslim tersebut seperti dikutip Okezona dari dari Lirboyo.net.

Ia lalu menghadap Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Melepaskan satu anak panah terakhirnya.

“Wahai Rasulullah. Hukummu adalah hukum yang benar. Tetapi tolong tanyakan kepada unta itu. Siapakah pemiliknya.”

Permohonan yang aneh. Lebih terdengar seperti ungkapan keputusasaan seorang terdakwa. Bukan bentuk pembelaan yang semestinya. Bagaimana pula meminta kesaksian dari seekor hewan yang tak berakal dan tak bisa bicara?

Namun tanpa diduga, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menuruti kemauan aneh itu. Beliau bertanya kepada unta itu, “Hai unta. Siapakah pemilikmu sebenarnya?”

Unta itu tiba-tiba bisa bicara. Fasih bicaranya, layaknya manusia. “Wahai Rasulullah. Sungguh aku adalah milik Muslim ini. Dan saksi-saksi itu sungguh pembohong.”
Sang Muslim pun terlepas dari hukuman yang sudah seharusnya tidak ia terima tersebut.

Atas peristiwa itu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam kemudian bertanya kepada sang Muslim. “Apa yang kau perbuat sehingga Allah menjadikan unta ini berbicara dan membelamu?”

“Wahai Rasulullah. Tidaklah aku tidur, kecuali sesudah aku membaca salawat kepadamu sepuluh kali.”

“Kalau begitu, kau telah selamat dari hukuman di dunia. Dan kau juga nanti akan selamat dari hukuman di akhirat berkat bacaan salawatmu atas diriku.” Durrah An-Nashihin 174. (Okz)

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Perhatikan!!!Tata Cara Salat Idul Fitri
apahabar.com

Habar

Ribuan Jemaah Tetap Peringati Isra Miraj di Masjid Sabilal Muhtadin
apahabar.com

Habar

Polda Kalsel Larang Truk Melintas Sepanjang Perayaan Haul Guru Sekumpul Ke-15
apahabar.com

Religi

Cara Rasulullah Mengokohkan Barisan Umat Saat Hijrah
apahabar.com

Religi

Khalifah Utsman Jadikan Dua Azan dalam Salat Jumat
apahabar.com

Habar

Jelang Hari Raya di Tengah Pandemi, MUI Beberkan Cara Salat Idul Fitri di Rumah
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul ke 15, Pesawat Tujuan Banjarmasin Dijejali Tamu Haul
apahabar.com

Religi

Syekh Ali Jaber Kini Kembali ke Indonesia, Setelah Sempat Dirawat di RS Al Anshar Madinah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com