Wah, AS Mulai Tak Wajibkan Warganya Pakai Masker & Jaga Jarak Update Saham Spanyol, Indeks IBEX 35 Tergelincir 0,46 Persen Update Saham Inggris, Indeks FTSE 100 Tergerus 0,59 Persen Update Saham Jerman, Indeks DAX 30 Naik 49,46 poin Lebaran Pertama, Rumah hingga Jalan Provinsi di Satui Tanah Bumbu Terendam

Soal Obat Covid-19, KSAD: Masih Menunggu Hasil Review BPOM

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 23:36 WIB

Soal Obat Covid-19, KSAD: Masih Menunggu Hasil Review BPOM

Ilustrasi obat Covid-19. Foto-Dok. JPC

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa mengemukakan bahwa kelanjutan pengembangan obat COVID-19 masih menunggu hasil review atau peninjauan ulang dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kita menunggu saja sampai dengan hasil review selesai,” kata Jenderal Andika Perkasa setelah bertemu Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (26/8).

Andika mengatakan BPOM tengah melakukan peninjauan apabila terdapat kekurangan dari hasil uji klinis pertama obat COVID-19 yang dikembangkan Universitas Airlangga (Unair), bersama TNI AD, dan BIN.

“Kita pun siap untuk memperbaiki,” kata dia.

Menurut dia, dokumen hasil uji klinis obat serta corrective and preventive action (CAPA) telah diserahkan ke BPOM untuk direview pada 19 Agustus 2020 dan pada Senin (24/8) telah dikirim ulang.

Setelah nantinya mendapatkan hasil review dari BPOM, menurut dia, tim pengembangan obat Covid-19 siap menindaklanjuti apabila ada masukan untuk perbaikan.

“Kita pasti akan berusaha yang terbaik dan secepat-cepatnya,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan berdasarkan inspeksi BPOM terhadap proses uji klinik obat Covid-19 yang dikembangkan Universitas Airlangga, terdapat beberapa catatan gap riset mulai dari kategori kritis, mayor sampai minor.

“Dikaitkan dengan uji klinik dari obat kombinasi yang dilakukan tim Unair ini, dalam inspeksi 28 Juli 2020, kami temukan beberapa gap yang sifatnya kritis, mayor dan minor,” kata Penny dalam jumpa pers di Jakarta, 19 Agustus 2020.

Ia mengatakan gap kritis itu dampaknya terkait validitas dari proses uji klinik obat Covid-19 Unair yang didukung TNI AD dan BIN tersebut.

Penny mengatakan validitas hasil inspeksi itu menjadi perhatian BPOM. BPOM menerima konfirmasi bahwa tim periset Unair siap melakukan perbaikan-perbaikan agar obat Covid-19 buatan anak bangsa itu nantinya dapat dipakai masyarakat dengan jaminan keamanan produk.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Said Aqil: Ustaz Arifin Ilham Orang yang Sangat Sederhana
apahabar.com

Nasional

Dua Nama Jadi Kandidat Kuat MPR, Siapa Mereka?
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Kalteng Mulai Berbenah
Menteri

Nasional

Diduga Terkait Ekspor Benih Lobster, KPK Tangkap Menteri KKP Edhy Prabowo
apahabar.com

Nasional

Jialyka Maharani, Milenial Muda yang Ingin Jadi Ketua DPD
apahabar.com

Nasional

Mulai 2020-2022, Pemerintah Targetkan Optimalisasi 165.000 Hektare Lahan di Kalteng
Terpisah dari Rombongan, Gajah Sumatera Dibantai hingga Tewas

Nasional

Terpisah dari Rombongan, Gajah Sumatera Dibantai hingga Tewas
apahabar.com

Nasional

Tiba di Juanda, Peti Jenazah Gus Sholah Diangkat 4 Pejabat Utama Forkopimda Jatim
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com