Enam Bulan Pandemi Corona di Kalsel, ICU dan Ruang Isolasi Makin Sesak Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020 Bendera RI Rasa Polandia di SKPD Kotabaru, Sore Hari Baru Diturunkan Pulang dari Banjarmasin, 1 Anggota DPRD Tabalong Positif Covid-19 Hasil Liga Inggris, Kalah 3-1 dari Liverpool, Pelatih Arsenal Arteta Langsung Berburu Gelandang Kreatif

Sore Ini, Pemprov Kalsel Pastikan Arah Kiblat Masjid Bambu di Kiram

- Apahabar.com Jumat, 14 Agustus 2020 - 14:47 WIB

Sore Ini, Pemprov Kalsel Pastikan Arah Kiblat Masjid Bambu di Kiram

Ilustrasi. Foto-DutaTV

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan melakukan penentuan arah kiblat Masjid Bambu di desa Kiram kabupaten Banjar, Jumat (14/8) sore.

Agenda ini juga masuk dalam rangkaian peringatan hari jadi Kalsel ke-70.

“Di hari jadi Provinsi Kalsel, ada kado istimewa untuk rakyat. Sore nanti akan dilaksanakan penentuan arah kiblat Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan di Desa Kiram,” ucap Gubernur Sahbirin Noor saat memberikan sambutan di acara HUT Kalsel ke-70 di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Pembangunan rumah ibadah dengan mengusung konsep bambu tersebut akan menjadi ikon wisata religi baru di Kalsel. Ini tidak terlepas dari cerminan masyarakat Banua yang dikenal religius.

“Diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata religi dengan tetap menempatkan fungsi utama sebagai tempat ibadah dan syiar islam,” kata Paman Birin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Roy Rizali Anwar, menerangkan progres pembangunan berjalan positif.

“Pekerjaan sudah dilakukan awal Agustus tadi. Progresnya positif dan kita targetkan tahun ini selesai,” kata Roy kepada apahabar.com.

Masjid Bambu akan dibangun dua lantai yang dapat menampung hingga 180 jemaah. Pada lantai pertama digunakan untuk area wudhu dan toilet, sementara lantai kedua sebagai area salat.

“Yang dibangun tahun ini adalah bangunan masjidnya kemudian bangunan pengelola. Lantai dua diperuntukkan untuk jemaah dengan luasan 15×15 meter,” papar Roy.

Proyek pengerjaan ini menghabiskan dana hingga Rp12 miliar. Meski pemerintah mengambil kebijakan dengan mengalihkan 50 persen anggaran untuk penanganan Covid-19, namun hal tersebut kata dia tidak menjadi kendala berarti.

“Pembayaran kita lakukan 50 persen dulu dan sisanya dibayar tahun depan. Tetapi pengerjaan tetap diselesaikan tahun ini,” pungkas dia

Editor: Puja Mandela

Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar,com

Dinas PUPR Kalsel

Aksi Sosial PUPR Kalsel Peringati Hari Bakti PU ke 74
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Lanjutan Pembangunan Mataraman-Sungai Ulin, PUPR Kalsel Segera Bangun 3 Jembatan
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

PUPR Kalsel Kejar Target Pembangunan Jalan Rantau-Muara Kemuning
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Sudah Tegur Kontraktor Taman Nol Kilometer
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Alternatif Jalan Menuju Makam Datu Kalampayan Urai Macet Saat Haul
Kalsel Dilanda Banjir, Pemprov Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Dinas PUPR Kalsel

Kalsel Dilanda Banjir, Pemprov Minta Perhatian Pemerintah Pusat
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Dinas PUPR Kalsel Segera Realisasikan Masjid Bambu di Kiram
apahabar.com

Dinas PUPR Kalsel

Bendungan Tapin Rampung, BWS Kalimantan II: Wajib Uji Kelayakan Sebelum Perendaman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com