Skandal Baramarta, Eks Dirut Bongkar Sosok Oknum Jaksa Diduga Penikmat Korupsi Dana Taktis Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis!

Sosialisasi di Kecamatan Batara, Tiga Pilar Ungkapkan Dampak Buruk Asap Karhutla

- Apahabar.com Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:59 WIB

Sosialisasi di Kecamatan Batara, Tiga Pilar Ungkapkan Dampak Buruk Asap Karhutla

Polsek Batang Alai Utara bersama Koramil 1002/02 Ilung dan petugas Kecamatan Batara melaksanakan sosialisasi di Kecamatan Batara, HST. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Dalam rangka menjaga situasi yang kondusif dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai

Tengah, Polsek Batang Alai Utara bersama Koramil 1002/02 Ilung dan petugas Kecamatan Batara melaksanakan kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan imbauan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan ini sesuai dengan kebijakan Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta, yakni membantu kebijakan pemerintah di wilayah hukum Polda Kalsel agar dapat berjalan lancar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini selain menghadirkan tiga pilar di tengah masyarakat, juga dilakukan sebagai upaya menjalin koordinasi dengan pihak terkait, sehingga memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan memasang spanduk Karhutla, Baliho, dan membagikan maklumat Kapolda Kalsel tentang larangan membakar hutan dan lahan serta imbauan kepada masyarakat akan bahaya dari pembakaran hutan dan lahan.

Bahaya asap kebakaran hutan berdampak luas, campuran gas, zat kimia, partikel debu, dan bahan-bahan lain pada asap kebakaran hutan bisa menimbulkan efek jangka pendek dan jangka panjang bagi kesehatan.

Bahaya jangka pendek: Kesulitan untuk bernapas secara normal, sesak napas atau napas terdengar nyaring, iritasi pada tenggorokan dan paru, batuk, tenggorokan gatal, hidung meler, sinus mengalami iritasi, iritasi mata, sakit kepala.

Pada kasus yang parah, dampak asap kebakaran hutan dapat menghambat pasokan oksigen menuju jantung. Kondisi ini dapat berakibat fatal bila tidak segera ditangani.

Dampak jangka panjang, asap kebakaran hutan dapat bertahan lama sehingga menurunkan kualitas udara di wilayah sekitar bencana. Akibatnya, penduduk yang mendiami wilayah ini lebih berisiko mengalami efek jangka panjang karena menghirup asap kebakaran.

Imbauan ini dilakukan untuk mencegah agar tidak munculnya titik api dan menekan tingkat bahaya Karhutla utamanya di provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, bahaya membuka hutan atau lahan dengan cara dibakar bisa merusak ekosistem, pencemaran udara, gangguan kesehatan dan juga ada sanksi hukuman pidana bagi masyarakat yang melakukan pembakaran hutan atau lahan.

Terkait kegiatan tersebut, Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Ps. Paur Subbag Humas, Aipda Husaini mengatakan, “Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat pada saat membuka lahan pertanian atau perkebunan tidak dengan cara dibakar karena akan berdampak buruk terhadap lingkungan, akibat asap yang ditimbulkan dari pembakaran tersebut dan terlebih lagi akan terancam hukuman pidana.”

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

DPRD

Kalsel

Sekolah Tatap Muka Resmi Ditunda, Ketua DPRD Kotabaru: Sabar!
apahabar.com

Kalsel

Direktur RSUD Barabai Pastikan ikut Pilbup HST 2020
Tugboat Hantam Rumah

Kalsel

Braakkk!!! Tugboat Hantam Rumah di Sungai Barito, Belasan Warga Jadi Korban
apahabar.com

Kalsel

Intip Besaran THR yang Disiapkan untuk Guru Honorer Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

12 Warga Sembuh, Batola Juga Tambah 8 Pasien Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kisah Aspi Cukur Rambut Orang Gangguan Kejiwaan di Banjarmasin, Minta Seperti Ariel Noah!
apahabar.com

Kalsel

Begini Keterangan Polisi Terkait Mayat Tanpa Identitas di Gubuk Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

30 Forum Dukung Pembangunan Kehutanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com