Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

SPORC Palangka Raya Gagalkan Penyeludupan Kayu Ilegal ke Jatim

- Apahabar.com Sabtu, 15 Agustus 2020 - 20:23 WIB

SPORC Palangka Raya Gagalkan Penyeludupan Kayu Ilegal ke Jatim

SPORC Brigade Kalaweit Seksi Wilayah I Palangka Raya, KLHK Kalimantan berhasil mengamankan 28 meter kubik kayu ilegal. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Satuan Khusus Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Kalawiet Seksi Wilayah I Palangka Raya, Kalteng mengamankan 28 meter kubik kayu ilegal pada Rabu (12/8) lalu.

SPORC Palangka Raya di bawah Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian (KLHK) Kalimantan itu berhasil mengamankan pelaku berinisial A (41) yang mengangkut kayu bulat dengan sebuah truk fuso di Jalan Bendahara, Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Tim SPORC telah menahan dan menetapkan A sebagai tersangka,” kata Kepala Balai Gakkum KLHK Kalimantan, Subhan, Sabtu (15/8).

Setelah menjalani rapid test, A dititipkan di rumah tahanan negara, Polda Kalteng, di Palangka Raya.

Sedangkan untuk barang bukti, telah dititipkan SPORC Brigade Kalaweit di Kantor Daerah Operasional (Daops) Manggala Agni Wilayah II Pangkalan Bun.

Kemudian, truk dititipkan di Kantor SPORC Gakkum KLHK Seksi I di Palangka Raya.

Menurut keterangan A, kayu-kayu itu rencananya akan dikirim ke Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Tersangka dijerat dengan pasal 83 Ayat 1 Huruf b Jo. Pasal 12 Huruf e dan/atau Pasal 88 Ayat 1 Huruf a Jo. Aasal 16 uu no 18 tahun 2013.

Pasal itu tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun serta denda paling banyak Rp1,5 miliar.

Pengungkapan kasus ini berawal dari kegiatan operasi pengamanan dan penegakan hukum KLHK oleh SPORC Brigade Kalaweit Seksi Wilayah I Palangka Raya, Balai Gakkum KLHK Kalimantan, di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Tim SPORC mencurigai satu truk fuso yang bergerak memasuki areal Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kotawaringin Barat.

Editor: Aprianoor

Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Komitmen Perhatikan Kesejahteraan Guru Honor
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Instruksikan Beli Mobile PCR Tekan Sebaran Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Cegah Teroris, Gubernur Kalteng Minta Masyarakat Aktifkan Siskamling
apahabar.com

Kalteng

Dihuni 338 Tahanan dan WBP, Lapas Kelas II B Muara Teweh Over Kapasitas
apahabar.com

Kalteng

Bahas Food Estate, Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas dengan Gubernur Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Momentum HPN, PWI Barut Bagikan Sembako ke Panti Asuhan dan Janda Wartawan
apahabar.com

Kalteng

Berjibaku Atasi Karhutla, Paru-paru 31 Petugas Damkar di Kobar Mulai Terancam
apahabar.com

Kalteng

Cegah Penyebaran Covid-19, SKK MIGAS-OPHIR Serahkan Bantuan Tahap II
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com