Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7

Sssttt…Ada Usul Pemangkasan Pegawai Honorer di Kalsel

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 17:58 WIB

Sssttt…Ada Usul Pemangkasan Pegawai Honorer di Kalsel

Siang bolong, Operation Room Sekretatis Daerah Kotabaru diserbu oleh ratusan honorer yang bakal memperpanjang kontrak kerja beberapa waktu lalu. apahabar.com/Masduki

apahabar.com, BANJARMASIN – Menipisnya cadangan kas Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) jadi perhatian DPRD, ketika membahas Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Palfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), tempo malam hari.

Seperti diketahui, selama refocusing anggaran di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), 50 persennya untuk penanganan Covid-19.

Lantas, untuk menghemat pengeluaran, dalam rapat yang digelar Jumat (20/8) malam itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DPRD provinsi mengusulkan agar jumlah tenaga honorer di Kalsel dipangkas. Tujuannya demi mengurangi beban kas daerah yang kini menipis.

“Ambil contoh belanja pegawai. mungkin bisa mengurangi belanja pegawai sifatnya honorer yang bebannya terlalu tinggi. Yang kurang berfungsi. Ini bisa di evaluasi di tiap-tiap SKPD. Pemangkas lah, istilahnya,” kata anggota Badan Anggaran DPRD Kalsel, HM Lutfi Syaifuddin.

Sementara itu, Kabid Anggaran Badan Aset dan Keuangan Daerah Kalsel, Agus Dyanur, mengaku terbuka untuk menerima masukan dan usulan dari Badan Anggaran DPRD Kalsel.

Baca juga :  Update Covid-19 Kalsel 27 September: Banjarbaru Tembus Seribu Kasus

Lantas, dia mengungkapkan semua usulan itu akan dimasukan dalam pembahasan KUA PPAS tahun 2021, agar bisa disepakati bersama menjadi APBD.

“Prediksinya, pendapatan daerah murni 2021 mencapai RP 5,8 Triliun. namun prediksi ini belum final. masih menunggu finalisasi dana perimbangan,” kata Agus.

Terlepas dari, sayangnya rapat itu tidak menyebutkan rincian berapa anggaran yang harus dikeluarkan Pemprov Kalsel, hingga harus memangkas jumlah tenaga honorer.

Bangun Uji Sampel CPO

Selain melakukan penghematan dengan memangkas jumlah tenaga honorer, Lutfi juga mengusulkan agar Kalsel lebih jeli mengorek pendapatan baru.

Misalnya menyediakan tempat uji sampel komoditas Crude Palm Oil (CPO).

Besarnya ongkos kirim dan uji lab itu menurut Lutfi, bisa menjadi pendapatan baru bagi PAD Kalsel.

Baca juga :  Tangani Covid-19, Muhadjir Pinta IDI Kerahkan Semua Dokter

“Selama ini setiap kali mengirim hasil panen sawit, peruahaan harus menyertakan uji Lab. Nah yang sekarang, perusahaan harus kirim uji lab itu ke Sumatera Utara atau Jambi dan ongkosnya tidak sedikit, waktunya tidak sembentar,” ungkap Lutfi.

Apalagi saat ini, hampir seluruh perkebunan sawit di Kalimantan dan Sulawesi mengirim uji lab-nya ke Sumatera Utara.

Proyeksinya, jika Kalsel punya uji lab sendiri, minimal dua pulau tadi akan mengirim sampelnya ke Kalsel. Selain jarak, biaya pengiriman pun akan lebih hemat bagi perusahaan Sawit.

Selain itu percepatan pembangunan fasilitas pelayanan terpadu radiovascular jantung di RSUD Ulin Banjarmasin bisa pula menjadi rujukan peningkatan PAD Kalsel. “Di Kalsel, angka kematian karena jantung cukup tinggi,” sambung Lutfi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sambut Kunjungan Polda Kalsel , Begini Pose Lima Polwan Cantik Lengkap dengan Senjata Serbu
apahabar.com

Kalsel

Penyelesaian Administrasi Dana Desa Lamban, Ini Langkah DPMPD Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Tinggal Menghitung Hari, Peserta Tes CPNS Diminta Bersiap Diri
apahabar.com

Kalsel

Pedagang Setuju Relokasi Di Mitra Plaza
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Tak Dilewati Gerhana Matahari Cincin, Ini Penjelasan BMKG
apahabar.com

Kalsel

Cerita Korban Kebakaran Hebat di Kelayan Luar, Tercengang Lihat Api
apahabar.com

Kalsel

Pasca Natal dan Tahun Baru, Bandara Syamsudin Noor Alami Kenaikan Penumpang
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Didesak Usut Tuntas Kasus Politik Uang Habib Banua
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com