Nekat Takbir Keliling di Kalsel, Simak Sanksi yang Bakal Diterapkan Polisi Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat Dapat Hidayah, Warga Binaan Lapas Balikpapan Ini Ketika Bebas Ingin Jadi Guru Ngaji Simpan Sabu di Lipatan Kasur, Warga Kelayan Banjarmasin Ini Mati-matian Tak Mengaku Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang

Sssttt…Ada Usul Pemangkasan Pegawai Honorer di Kalsel

- Apahabar.com Senin, 24 Agustus 2020 - 17:58 WIB

Sssttt…Ada Usul Pemangkasan Pegawai Honorer di Kalsel

Siang bolong, Operation Room Sekretatis Daerah Kotabaru diserbu oleh ratusan honorer yang bakal memperpanjang kontrak kerja beberapa waktu lalu. apahabar.com/Masduki

apahabar.com, BANJARMASIN – Menipisnya cadangan kas Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) jadi perhatian DPRD, ketika membahas Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Palfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), tempo malam hari.

Seperti diketahui, selama refocusing anggaran di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), 50 persennya untuk penanganan Covid-19.

Lantas, untuk menghemat pengeluaran, dalam rapat yang digelar Jumat (20/8) malam itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DPRD provinsi mengusulkan agar jumlah tenaga honorer di Kalsel dipangkas. Tujuannya demi mengurangi beban kas daerah yang kini menipis.

“Ambil contoh belanja pegawai. mungkin bisa mengurangi belanja pegawai sifatnya honorer yang bebannya terlalu tinggi. Yang kurang berfungsi. Ini bisa di evaluasi di tiap-tiap SKPD. Pemangkas lah, istilahnya,” kata anggota Badan Anggaran DPRD Kalsel, HM Lutfi Syaifuddin.

Sementara itu, Kabid Anggaran Badan Aset dan Keuangan Daerah Kalsel, Agus Dyanur, mengaku terbuka untuk menerima masukan dan usulan dari Badan Anggaran DPRD Kalsel.

Lantas, dia mengungkapkan semua usulan itu akan dimasukan dalam pembahasan KUA PPAS tahun 2021, agar bisa disepakati bersama menjadi APBD.

“Prediksinya, pendapatan daerah murni 2021 mencapai RP 5,8 Triliun. namun prediksi ini belum final. masih menunggu finalisasi dana perimbangan,” kata Agus.

Terlepas dari, sayangnya rapat itu tidak menyebutkan rincian berapa anggaran yang harus dikeluarkan Pemprov Kalsel, hingga harus memangkas jumlah tenaga honorer.

Bangun Uji Sampel CPO

Selain melakukan penghematan dengan memangkas jumlah tenaga honorer, Lutfi juga mengusulkan agar Kalsel lebih jeli mengorek pendapatan baru.

Misalnya menyediakan tempat uji sampel komoditas Crude Palm Oil (CPO).

Besarnya ongkos kirim dan uji lab itu menurut Lutfi, bisa menjadi pendapatan baru bagi PAD Kalsel.

“Selama ini setiap kali mengirim hasil panen sawit, peruahaan harus menyertakan uji Lab. Nah yang sekarang, perusahaan harus kirim uji lab itu ke Sumatera Utara atau Jambi dan ongkosnya tidak sedikit, waktunya tidak sembentar,” ungkap Lutfi.

Apalagi saat ini, hampir seluruh perkebunan sawit di Kalimantan dan Sulawesi mengirim uji lab-nya ke Sumatera Utara.

Proyeksinya, jika Kalsel punya uji lab sendiri, minimal dua pulau tadi akan mengirim sampelnya ke Kalsel. Selain jarak, biaya pengiriman pun akan lebih hemat bagi perusahaan Sawit.

Selain itu percepatan pembangunan fasilitas pelayanan terpadu radiovascular jantung di RSUD Ulin Banjarmasin bisa pula menjadi rujukan peningkatan PAD Kalsel. “Di Kalsel, angka kematian karena jantung cukup tinggi,” sambung Lutfi.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Pasca Tes SKD 2018, Banyak Formasi PNS di Banjarmasin Terancam Kosong
apahabar.com

Kalsel

Kesenian Jawa dan Bali Tampil di HUT ke-37 Desa Mustika  

Kalsel

Puting Beliung Manarap, Ratusan Jiwa dan Puluhan Rumah Terdampak
Pedagang

Kalsel

Harga Bahan Pangan Naik Jelang Ramadan, Pemkab Balangan Susun Langkah
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Motif Bidan Muda di Teweh Nekat Habisi Anak Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Giliran Normalisasi Sungai Balasung
apahabar.com

Kalsel

Siang Relatif Tenang, Malamnya Ada Hujan Berpetir
apahabar.com

Kalsel

Dua Jenis Durian HST Sabet Juara Festival di Kiram Park
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com