Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Sudah 2 Kadis di Banjar Gugur karena Covid-19, 1 karena Penyakit Penyerta

- Apahabar.com Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:50 WIB

Sudah 2 Kadis di Banjar Gugur karena Covid-19, 1 karena Penyakit Penyerta

Mendiang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Kalsel, Maidi Armansyah. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjar, Maidi Armansyah, tutup usia, Rabu (12/8) malam.

Mendiang tutup usia di ruang ICU Covid-19 RSUD Ulin Banjarmasin, setelah 12 hari dirawat.

Sebelum mengembuskan napas terakhir kondisi mendiang dilaporkan terus memburuk.

“Malam semalam kondisinya makin tidak membaik. Mengalami sesak. Gejala pneumonia dan emboli paru, sehingga dipasangi ventilator. Hampir mirip sama Pak Nadjmi (alm wali kota Banjarbaru),” ujar Diauddin kepada apahabar.com.

Kadinkes Banjar karib disapa Dokter Dia ini belum mengetahui apakah ada penyakit penyerta lain.

“Kalau dari diagnosisnya Pneumonia Covid itu aja. (Pihak RSUD Ulin) tidak ada menjelaskan penyakit penyerta lain,” jelas Dokter Dia.

Mendiang Kadisdik Banjar, Maidi Armansyah, wafat di usia 44 tahun.

Pemakaman dilakukan malam itu juga di Alkah Muhibbin Sekumpul, Martapura sekitar pukul 23.00.

Sudah 2 Kadis

Sebelum Maidi, ada nama HM Fachry yang wafat saat berjuang melawan Covid-19.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Kadis TPH) Kabupaten Banjar itu meninggal dunia pada Sabtu (25/7).

“Berdasarkan hasil swab, beliau memang positif dan menjadi salah satu korban dari pandemi ini,” ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 Banjar, dr Diauddin.

Bedanya dengan Maidi, Fachry disebutkan mengidap penyakit lain.

“Almarhum juga punya penyakit bawaan,” kata Dia.

Adapun, wabah Corona sudah mulai menyebar di kalangan pegawai Pemkab Banjar.

“Bahkan di Dinas Kesehatan sendiri sudah ada salah satu Kabid [kepala bidang] yang positif,” ungkapnya.

Adapun kasus Covid-19 di Kabupaten Banjar masih terus bertambah.

Dari 559 kasus, 270 di antaranya masih berstatus positif Covid-19, 257 orang sembuh, dan meninggal dunia 32 orang.

“Jumlah yang dirawat pun sudah mencapai 59 kasus, lebih dari kasus sebelumnya. Peningkatan ini tentu saja mengkhawatirkan. Sebenarnya tak masalah jika positif tapi sehat. Ini menjadi kekhawatirkan kita,” beber Dokter Dia.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Catatan Gegap Gempita Pemilu di Kalimantan Selatan
apahabar.com

Kalsel

AP 1 Bantah Proyek Bandara Syamsudin Noor Rusak Sumur Bor Gambut
apahabar.com

Kalsel

Iptu Sumarna Sempatkan Diri Ajari Anak-anak Mengaji
apahabar.com

Kalsel

Pemko Ngotot Bongkar Bangunan Sekitar RS Sultan Suriansyah, Masyarakat: Hormati Proses Hukum
apahabar.com

Kalsel

Hadapi UNBK Ala Siswa SMAN-2 Banjarmasin, Mencuci Kaki Orangtua Sembari Meminta Restu
Covid-19

Kalsel

Jubir Covid-19 Banjarmasin Tak Kebal Corona, Wali Kota Beber Faktanya
apahabar.com

Kalsel

Berkah Anak-anak Pengupas Udang di Pesisir Sungai Simpang Jelai
apahabar.com

Kalsel

Pilbup Kotabaru 2020, SJA-ARUL Pertama Jalani MCU di RSUD Ulin Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com