Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7 KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru

Sukrowardi Samakan Tatib dengan Alquran, Paripurna DPRD Banjarmasin ‘Meledak’

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 17:53 WIB

Sukrowardi Samakan Tatib dengan Alquran, Paripurna DPRD Banjarmasin ‘Meledak’

Gara-gara pernyataan nyeleneh Sukrowardi, sidang paripurna di DPRD Banjarmasin berubah panas. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Rapat paripurna DPRD Banjarmasin, Rabu (12/8) tak berjalan mulus. Kegaduhan dipicu pernyataan Sukrowardi yang menyebut tata tertib (tatib) dewan sama dengan Alquran.

“Ini tata tertib loh, tata tertib ini sama dengan Alquran,” begitu kalimat yang disampaikan Sukrowardi.

Anggota Fraksi PPP DPRD Banjarmasin, Rasyid Ridha spontan meledak-ledak bereaksi. Ia menunjuk ke arah Sukrowardi, kalau pernyataannya itu tak pantas diucapkan dalam agenda penting seperti sidang paripurna.

Tak hanya Rasyid, anggota dewan lain seperti Afrizal dari Fraksi PAN dan Nanang Riduan dari Fraksi PKB juga turut mengecam pernyataan Sukhrowardi yang dianggap tidak pantas.

Pernyataan nyelenah itu disampaikan Sukhrowardi dalam rapat paripurna internal pembahasan perubahan agenda Badan Musyawarah DPRD Banjarmasin.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi I Suyato menyebut jika tata tertib adalah suatu hal yang dapat berubah. “Kalau kami ingin mengubahnya hari ini, tata tertib itu pun bisa kami ubah hari ini juga karena tidak saklak,” ucapnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi III Afrizaldi mengatakan dalam berdemokrasi memang memiliki kebebasan, namun bukan kebablasan.

“Apa yang disampaikan bersangkutan tidak pantas. Saya secara respon meminta yang bersangkutan memilih kalimat yang pantas bukan tidak beretika,” ujarnya.

Politisi PAN ini berpendapat ini suatu pelecehan terhadap kitab suci umat Islam. “ini tadi kami minta klarifikasi tapi yang bersangkutan menolak artinya ini suatu kesengajaan,” ungkap Afrizaldi.

Bagi Afrizaldi apa yang disampaikan Sukro suatu yang tidak etis sebagai anggota dewan. Karena menurutnya, ini bukanlah suatu ucapan yang dikeluarkan secara kelembagaan tetapi individu atau pribadi yang bersangkutan. Maka pernyataan itu harus dipertanggungjawabkan yang bersangkutan.

“Saya sangat menyayangkan, menyesalkan dengan pernyataan tersebut. Seharusnya sesama anggota dewan harus memiliki etika dan aturan dalam menyampaikan pendapat, karena dari pernyataan tersebut menjadi marwah dari DPRD itu sendiri. Jangan mencari panggung dengan sesuatu yang kontroversi,” pungkasnya.

Ketika didatangi sejumlah wartawan, Sukrowardi yang ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Banjarmasin itu tak berkenan memberikan pernyataan.

apahabar.com

Hampir seluruh anggota DPRD Banjarmasin bereaksi atas pernyataan Sukrowardi. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

Editor: Syarif

Reporter: Ahya Firmansyah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Darurat Covid-19, Pintu Masuk ke Banjarmasin Diperketat

Kalsel

Darurat Covid-19, Pintu Masuk ke Banjarmasin Diperketat
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Ibu, Kapolres Balangan Ingatkan Profesionalisme Polwan
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Hari ini, Warga HSU dan Tabalong Diminta Waspada
apahabar.com

Kalsel

Natal Tahun Baru di Kalsel: Wakapolda Cek Kesiapan Pos Pam Polsek Gambut
apahabar.com

Kalsel

Permintaan Seragam Sekolah Melonjak, Siti Aminah Semringah
apahabar.com

Kalsel

Zainal Tak Bisa Jualan Lantaran Kampung Jawa Tergenang Air
apahabar.com

Kalsel

Dari Banjarmasin untuk Korban Banjir Papua, Terkumpul Rp.15.019.600
apahabar.com

Kalsel

Sejarah Aksi Mahasiswa di Kalsel (II), Massa Diduga Dikawal Batalyon K Binaan Komunis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com