Kapolri Bidik Puluhan IUP Diduga Bodong di Kalsel, Dinas ESDM No Comment Breaking News! Gunung Bugis di Kaltim Membara Lagi Jelang MotoGP Jerman 2021, Momen Marc Marquez Meramaikan Barisan Depan Raisya, Gadis Kelua Tabalong yang Hilang Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarga Buka-bukaan, Pj Gubernur Sebut Pajak Kendaraan Bermotor Kalsel Nunggak Hampir Rp1 Triliun

Suplai Elpiji ke Pangkalan di Tapin Seret

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 17:16 WIB

Suplai Elpiji ke Pangkalan di Tapin Seret

Mali pedagang bersama anaknya dengan sisa 6 biji gas melon di tokonya. Rabu, (26/8). Foto-apahabar.com/Muhammad Fauzi Fadilah

apahabar.com, RANTAU – Tidak lancarnya distribusi elpji 3 Kg dirasakan pemilik pangkalan di Tapin. Maka tak salah kalau saat ini masyarakat pun kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.

Ma’rif Hafi Zudin, pemilik pangkalan di Tapin mengaku, sejak Juli lalu harga jual di pangkalan sudah kisaran antara Rp19 ribu hingga Rp20 Ribu. Saat memasuki bulan Agustus harga kembali naik antara Rp20 Ribu hingga Rp 21 Ribu.

“Di pangkalan kami menjual dengan harga Rp22 ribu hingga Rp23 Ribu. Itu baru rata-rata harga di pangkalan. Untuk pangkalan lain sudah ada yang menjual dengan harga Rp24 ribu per tabung gas 3 kg,” ujar Hafi kepada apahabar.com, Rabu (26/8).

Hafi biasanya mengantarkan gas melon itu ke pengecer yang lokasinya jauh dari agen ataupun pangkalan. “Dengan harga itu, aku antar ke pelosok pelosok. Sekarang di eceran harga bisa tembus Rp30 ribu lebih. Ya, gas langka,” ujarnya.

Diakui Hafi, sekarang suplai gas biasanya dalam seminggu ada 4 kali sekarang cuma 1 kali. “Ya, Minggu tadi sudah suplai cuma 1 kali. Sekali suplai itu 250 tabung untuk gas melon. Bisa dikatakan langka,” ujarnya.

Untuk harga eceran, di sekitaran kota Rantau salah satunya di Toko Gawis, mereka sekarang menjual 1 gas melon dengan harga Rp27 Ribu.

“2 minggu terakhir gas belum datang dari pangkalan. Biasanya datang dalam sebulan 3 kali. Sebelumnya kami menjual dengan harga Rp24 ribu,” Mali toko Gawis.

Kata Mali, ditempat lain sudah ada yang menjual gas melon dengan harga yang lebih dari pada harga jualannya.

Kepala Bagian Perekonomian Sekda Tapin, Yudi mengatakan saat ini mereka bersama dinas perdagangan sedang ingin melakukan koordinasi terkait kabar kenaikan dan kelangkaan gas melon di beberapa daerah di Kalsel.

“Kita sedang ingin koordinasikan dengan Dinas Perdagangan terkait penyebab kelangkaan gas. Mungkin akan ada operasi pasar di Tapin,” ujarnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Disabilitas Internasional, Paman Birin Dorong Hak Kesetaraan Anak
Kusan Hilir

Kalsel

Kabar Duka, Pasien Covid-19 asal Kusan Hilir Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Fakta Menarik Saat Cuncung Mengembalikan Berkas Pencalonan ke Golkar
apahabar.com

Kalsel

Menanam Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
apahabar.com

Kalsel

Tanpa BPJS Kesehatan, Aliqa dari Batola Ditangani Dokter Terbaik di Jakarta
apahabar.com

Kalsel

“Hutan segala Rindu”, Sebuah Napas Bagi He Benyamine
apahabar.com

Kalsel

Di Tengah Covid-19, Pemprov Kalsel Imbau Masyarakat Siaga Rayakan Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Polres Banjar Ungkap Data Kasus Narkoba di 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com