3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Surplus, Hasil Pertanian di HSS Cukup Untuk 2,8 Tahun ke Depan

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 14:30 WIB

Surplus, Hasil Pertanian di HSS Cukup Untuk 2,8 Tahun ke Depan

Salah satu persawahan di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten HSS. Foto-apahabar.com/Ahc27

apahabar.com, KANDANGAN – Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengalami surplus produksi padi. Bahkan, hasil taninya cukup untuk konsumsi penduduk selama 2,8 tahun.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSS, Muhammad Noor mengungkapkan produksi hasil pertanian padi di daerah itu mencapai lebih 76.12,45 ton atau dengan persentase surplus 280 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis beberapa waktu lalu, panen padi yang tanam di HSS pada 2019 seluas 48.306 hektare.

Produktifitas dari panen itu antara lain, sebanyak 39,59 kwintal padi per hektare, sehingga total produksi 2020 ini sebesar 191.256 ton padi atau setara 102.530 ton beras.

Dia mengatakan jumlah penduduk di Kabupaten HSS sebanyak 235.737 jiwa. Tiap orang diasumsikan mengkonsumsi 112 kilogram beras per tahun, sehingga jika dikalkulasikan total kebutuhan beras di HSS sebesar 26.404,55 ton beras per tahun.

Muhammad Noor menambahkan, tanam padi musim hujan antara Oktober 2019 sampai Maret 2020 seluas 23.450 hektare.

“Sampai Juni 2020 luas yang sudah panen sebesar 18.288,5 hektare,” sebutnya.

Dari tanam selama musim hujan itu, diperoleh produksi padi sebanyak 73.153 ton, atau setara 40.233,15 ton beras.

“Alhamdulillah, berdasarkan perhitungan semua itu, ibarat kita tidak produksi padi pun masih cukup untuk memenuhi kebutuhan beras di HSS untuk 2,8 tahun ke depan,” ujarnya, Rabu (5/7) kemarin.

Kendati demikian, pada musim kemarau periode April sampai September 2020 ini, para petani kembali melakukan tanam padi.

Ditargetkan luas tanam pada periode itu seluas 14.050 hektare, di daerah irigasi Amandit Kecamatan Padang Batung, dan irigasi Telaga Langsat.

Sedangkan di daerah rawa seperti Kecamatan Daha Utara, Daha Selatan dan Daha Barat, tanam padi April sampai Juli ini seluas 5,66 hektare.

Meski produksi surplus, petani tidak mungkin berhenti menanam padi. Sebab, distribusi hasil panen terutama ke luar daerah akan terganggu.

“Distribusi hasil pertanian tidak menetap di HSS, artinya petani yang menjual hasil panen keluar daerah, seperti ke Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur itu yang perlu kita tingkatkan lagi,” ujarnya

Diharapkannya, tanam padi pada musim kemarau ini petani bisa berhasil panen seluruhnya.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: Ahc27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Semarak Karnaval Pembangunan dan Mobil Hias di HSS
apahabar.com

HSS

Enam Poin yang Ditekankan Bupati kepada ASN HSS, Begini Tanggapan Warga
apahabar.com

HSS

Ini Imbauan Selama Ramadan di HSS
apahabar.com

HSS

Cegah Pejabat Meninggal Mendadak, Pemkab HSS Gelar “Sosialisasi Sehat”
apahabar.com

HSS

Lagi, Bupati HSS Hadiri Sertijab 4 Camat
apahabar.com

HSS

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Antasari KKN di Desa Lumpangi Loksado
apahabar.com

HSS

Bupati HSS Keluarkan SK Siaga Karhutla
apahabar.com

HSS

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ini Imbauan Pemkab HSS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com