ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Surplus, Hasil Pertanian di HSS Cukup Untuk 2,8 Tahun ke Depan

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 14:30 WIB

Surplus, Hasil Pertanian di HSS Cukup Untuk 2,8 Tahun ke Depan

Salah satu persawahan di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten HSS. Foto-apahabar.com/Ahc27

apahabar.com, KANDANGAN – Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengalami surplus produksi padi. Bahkan, hasil taninya cukup untuk konsumsi penduduk selama 2,8 tahun.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSS, Muhammad Noor mengungkapkan produksi hasil pertanian padi di daerah itu mencapai lebih 76.12,45 ton atau dengan persentase surplus 280 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis beberapa waktu lalu, panen padi yang tanam di HSS pada 2019 seluas 48.306 hektare.

Produktifitas dari panen itu antara lain, sebanyak 39,59 kwintal padi per hektare, sehingga total produksi 2020 ini sebesar 191.256 ton padi atau setara 102.530 ton beras.

Dia mengatakan jumlah penduduk di Kabupaten HSS sebanyak 235.737 jiwa. Tiap orang diasumsikan mengkonsumsi 112 kilogram beras per tahun, sehingga jika dikalkulasikan total kebutuhan beras di HSS sebesar 26.404,55 ton beras per tahun.

Muhammad Noor menambahkan, tanam padi musim hujan antara Oktober 2019 sampai Maret 2020 seluas 23.450 hektare.

“Sampai Juni 2020 luas yang sudah panen sebesar 18.288,5 hektare,” sebutnya.

Dari tanam selama musim hujan itu, diperoleh produksi padi sebanyak 73.153 ton, atau setara 40.233,15 ton beras.

“Alhamdulillah, berdasarkan perhitungan semua itu, ibarat kita tidak produksi padi pun masih cukup untuk memenuhi kebutuhan beras di HSS untuk 2,8 tahun ke depan,” ujarnya, Rabu (5/7) kemarin.

Kendati demikian, pada musim kemarau periode April sampai September 2020 ini, para petani kembali melakukan tanam padi.

Ditargetkan luas tanam pada periode itu seluas 14.050 hektare, di daerah irigasi Amandit Kecamatan Padang Batung, dan irigasi Telaga Langsat.

Sedangkan di daerah rawa seperti Kecamatan Daha Utara, Daha Selatan dan Daha Barat, tanam padi April sampai Juli ini seluas 5,66 hektare.

Meski produksi surplus, petani tidak mungkin berhenti menanam padi. Sebab, distribusi hasil panen terutama ke luar daerah akan terganggu.

“Distribusi hasil pertanian tidak menetap di HSS, artinya petani yang menjual hasil panen keluar daerah, seperti ke Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur itu yang perlu kita tingkatkan lagi,” ujarnya

Diharapkannya, tanam padi pada musim kemarau ini petani bisa berhasil panen seluruhnya.

Editor: Puja Mandela

Reporter: Ahc27 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Bupati Lantik 50 Pejabat Fungsional
apahabar.com

HSS

Belajar Daring Membosankan, Guru di HSS ‘Jemput Bola’ ke Padang Batung
apahabar.com

HSS

Eks Pasien Covid-19 Diminta Jadi Duta Protokol Kesehatan Masyarakat
apahabar.com

HSS

Bupati HSS Serukan ASN Kumpulkan Zakat Ke Baznas
Manager PT PLN UP3 Barabai, H Imam Ahmadi menyerahkan penghargaan kepada Achmad Fikry.

HSS

Tak Pernah Menunggak Bayar Listrik, Pemkab HSS Diberi Penghargaan
apahabar.com

HSS

Lantik 123 Pejabat Fungsional, Bupati HSS Ingatkan Pejabat Lama Kembalikan Aset Pemkab
apahabar.com

HSS

Dari Musyawarah Korpri HSS, Sekda Berharap Mendukung Program Pemerintah
apahabar.com

HSS

Meriahkan ‘Sehati Plus Cinta’, Dinas Ketahanan Pangan HSS Gelar Bazar Murah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com