Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Swab Massal, Siap-Siap Lonjakan Kasus Covid-19 di Kalsel

- Apahabar.com Sabtu, 15 Agustus 2020 - 20:26 WIB

Swab Massal, Siap-Siap Lonjakan Kasus Covid-19 di Kalsel

Pemerintah tengah gencar malakukan tes swab massal di Kalimantan Selatan untuk melacak warga terjangkit Covid-19. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Tes usap atau swab massal tengah gencar di Kalimantan Selatan. Targetnya mencapai 10 ribu orang.

Gencarnya pemerintah melakukan uji lendir, guna mempercepat pelacakan Covid-19.

“Dengan dilakukan swab massal ini, potensi penemuan kasus yang selama ini belum ditemukan akan bertambah besar,” ucap Pakar Epidemiologi Kalsel, dr H IBG Dharma Putra kepada apahabar.com, Sabtu (15/8).

Ia memprediksi kasus terkonfirmasi positif akan meningkat hingga 50 persen atau sekitar 5 ribu kasus baru.

Hingga Sabtu (15/8), penularan Covid-19 di Kalsel sudah mencapai 7.053 kasus positif. Hari ini dilaporkan bertambah sebanyak 64 kasus, terdiri dari 16 orang di Kotabaru, 6 orang di Banjar, 3 orang di Barito Kuala, 6 orang di HSS, 12 orang di HST, 3 orang di Tanah Bumbu dan 18 orang di Banjarmasin.

“Prediksi kasus di lapangan masih banyak. Ini berasal dari kasus yang tak ditemukan sebelumnya dengan berbagai penyebab,” beber dia

Upaya percepatan yang dilakukan pemerintah, kata Dharma, akan dapat digunakan untuk mengetahui besarnya penularan di lapangan.

Sehingga, treatment akan lebih mudah diberikan pada pasien baru tersebut.

“Jika semuanya ditemukan, setelah itu dilanjutkan dengan pelaksanaan protokol pencegahan secara ketat. Dengan konsisten dari semua masyarakat, niscaya swab ini bisa menjadi momentum mencapai puncak,” lanjut Direktur Utama RSJ Sambang Lihum ini.

Jika mengamati data harian yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas percepatan dan penanganan Covid-19, sebagian besar pasien sembuh berasal dari perawatan karantina. Dengan kata lain, kasus Covid-19 di Kalsel didominasi pasien dengan gejala ringan.

Seperti pada hari ini, penambahan pasien sembuh sebanyak 42 orang yaitu karantina Tanah Laut 13 orang, karantina Banjar 4 orang, karantina HSS 1 orang, karantina HST 5 orang dan karantina Banjarmasin 19 orang. Seluruhnya menjadi 4.380 pasien sembuh.

Sementara, pasien Covid-19 yang meninggal dunia ada 4 orang berasal dari Banjar 1 orang, HSS 2 orang dan HST 1 orang. Totalnya menjadi 321 kasus kematian akibat Covid-19

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mengukur Potensi Pemuda di Pilkada Banjarmasin 2020 Mendatang
apahabar.com

Kalsel

Didemo Ratusan Driver Online, DPRD Kalsel Janjikan Mediasi
apahabar.com

Kalsel

5 Perwira Utama Polresta Banjarmasin Diganjar Kenaikan Pangkat
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Fasilitas Keagamaan, Satgas TMMD Kodim 1022/Tanah Bumbu Rehab Musala Al Hidayah
Dampak Angin Kencang di Banjarmasin, Warga Teluk Dalam Ini Terpaksa Tidur Beratap Terpal

Kalsel

Dampak Angin Kencang di Banjarmasin, Warga Teluk Dalam Ini Terpaksa Tidur Beratap Terpal
apahabar.com

Kalsel

Plafon Gedung Serbaguna ULM Ambruk, Rektor: Baru Direnovasi 2015 Silam
Hari Terakhir, Lapas Teluk Dalam Banjarmasin Pulangkan Belasan Warga Binaan

Kalsel

Hari Terakhir, Lapas Teluk Dalam Banjarmasin Pulangkan Puluhan Warga Binaan
apahabar.com

Kalsel

Rumah Warga Dekat Syamsudin Noor Terkepung Kebakaran Lahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com