Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap

Tak Terima Dikeroyok, Pelajar di Muara Teweh Mengamuk dengan Sebilah Parang

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 17:51 WIB

Tak Terima Dikeroyok, Pelajar di Muara Teweh Mengamuk dengan Sebilah Parang

Tersangka penganiayaan. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Diduga akibat minuman keras, sekelompok pemuda di Muara Teweh cekcok. Dua orang dilarikan ke rumah sakit terdekat, sementara pelaku diamankan polisi setempat.

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma SIK melalui Kasat Reskrim AKP Kristanto Situmeang SIK menerangkan, kejadiannya pada Minggu (30/8) sekitar pukul 23.50 WIB di Jalan Pramuka Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara.

Akibat kejadian tersebut pelaku penganiyaan berinisial TO (16) ditahan pihak Polres sedangkan lawannya Pedian Sanusi dan Simanjuntak (bukan nama sebenarnya, identitas masih dalam penelusuran, red) terkapar dan harus dirawat di rumah sakit.

Diterangkan Kasat, pada Minggu 30 Agustus 2020 sekitar jam 23.50 Wib, di Jalan Pramuka, Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, terjadi tindak pidana penganiayaan terhadap korban Pedian Sanusi dan Simanjuntak.

Kedua korban bersama rekan-rekannya yang berjumlah sekitar 6 orang sedang meminum minuman keras di dekat Stadion Swakarya Muara Teweh, terlibat cekcok mulut dengan terlapor TO.

Akibat cekcok tersebut TO sempat terkena pukul oleh salah satu korban. Kejadian perkelahian tersebut tidak berlangsung lama, karena ada orang lain yang melerai, sehingga kelompok korban dan terlapor bubar.

Selang waktu sekitar setengah jam kemudian, terjadi lagi perkelahian antara kelompok korban dan terlapor di Jl. Pramuka (seberang rumah makan Padang Bofet Saiyo).

Akibat perkelahian tersebut korban Pedian Sanusi mengalami luka bacok di kepala dengan panjang sekitar 10 Cm dan Simanjuntak mengalami luka bacok di punggung tangan, jari-jari tangan dan pergelangan tangan sebelah kiri hampir putus.

Korban Pedian menjalani rawat jalan, sedangkan Simanjuntak masih menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh dan harus dioperasi.

Setelah menerima laporan bahwa telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal, Unit Buser dan Piket Siaga Sat Reskrim menemui korban ke UGD RSUD Muara Teweh.

Korban Pedian menerangkan bahwa pelaku dan seorang lainnya menggunakan sepeda motor Honda CBR Repsol, namun yang melakukan penganiayaan hanya satu orang.

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa pelaku penganiayaan bernama TO, Kemudian Unit Buser dan Piket Siaga Sat Reskrim mencari keberadaan tersangka.

Tersangka berhasil ditangkap di kos di Jl. Brigjen Katamso Gg. Mubarokah, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, pada hari Senin tanggal 31 Agustus 2020 sekitar 04.45 Wib.

“Tersangka TO, yang ternyata masih pelajar di salah satu sekolah lanjutan atas di Muara Teweh ini mengakui bahwa telah membacok kedua korban dengan menggunakan parang. Parang tersebut diambil dari rumah keluarganya setelah ia dikeroyok oleh kelompok korban di dekat Stadion Swakarya Muara Teweh, ” kata Kristanto, Senin (31/8)

Setelah mengambil parang, tersangka TO bersama temannya yang bernama MS dengan mengendarai sepeda motor Honda CBR Repsol kembali ke jalan Pramuka dan kemudian memarkir sepeda motornya di dekat rumah makan Bufet Saiyo.

Tidak berselang lama, kelompok korban lewat dan berhenti. Di TKP tersebut kembali terjadi perkelahian. Saat itulah tersangka TO mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan membacok kedua korban.

“Dari pengakuan tersangka, dia tidak kenal dengan kedua korban yang di bacoknya dan Pasal yang disangkakan Pasal 351 ayat (2) KUH Pidana,” tambah Kasat Reskrim.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: AHC17 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Sedang Nikmati Sabu, Warga HST Disergap John Lee CS
apahabar.com

Hukum

PKS: Caleg Diduga Cabuli Anak Sendiri Bukan Kader
apahabar.com

Hukum

16 Pemuda dan 1 Waria Terjaring Operasi Pekat
apahabar.com

Hukum

Curi Tas Wanita, 2 Pria Banjarmasin Diancam 5 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

Bejat! Guru Ngaji di Montallat Barut Cabuli Muridnya Pakai Jari
apahabar.com

Hukum

Puluhan Pengendara di Tanbu Terjaring Razia
apahabar.com

Hukum

Sekali Operasi, Dua Pengedar Sabu di Mekarsari Digulung Satres Narkoba Batola
apahabar.com

Hukum

Begini Cara Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Agnez
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com