Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Tambah Belasan Pasien, Sebaran Covid-19 Kalbar Capai 500 Kasus

- Apahabar.com Jumat, 21 Agustus 2020 - 12:26 WIB

Tambah Belasan Pasien, Sebaran Covid-19 Kalbar Capai 500 Kasus

Dinkes Kalbar melakukan tes swab Covid-19 kepada para guru dan staf di SMA Negeri 1 Pontianak. Ada delapan kasus yang ditemukan. Foto: Antara

apahabar.com, PONTIANAK – Sampai hari ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Kalimantan Barat (Kalbar) mencapai 500 kasus.

“Sampai dengan tanggal 20 Agustus kemarin, angka kasus konfirmasi positif di Kalbar sebanyak 471 kasus konfirmasi di mana dari jumlah tersebut ada 424 orang yang sembuh dan 4 orang yang meninggal. Namun hari ini kembali terdapat tambahan 29 kasus, sehingga totalnya menjadi 500 kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson, Jumat (21/8).

Harisson merincikan dari 29 penambahan kasus konfirmasi positif terdapat di Kubu Raya 10 orang, Pontianak 7 orang, Sambas 6 orang dan kasus yang berasal dari luar daerah Kalimantan Barat sebanyak 6 orang.

Melihat perkembangan kasus yang ada di mana terjadi perubahan status pada peta penyebarluasan Covid-19 di beberapa daerah, pihaknya meminta agar Pemda bisa benar-benar serius menanggapi kasus di daerahnya.

Dia mencontohkan Kabupaten Mempawah yang awalnya berada di zona hijau, jika tidak ditanggulangi dengan cepat, bisa potensi jadi zona merah.

Pasalnya, kata dia, baru dilakukan pemeriksaan pada satu sekolah, sudah ada 8 kasus dan ke delapannya merupakan guru.

“Untuk itu, kita minta agar pemerintah Kabupaten Mempawah harus ekstra hati-hati terus melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk pelaksanaan protokol kesehatan. Kalau sampai lengah bisa menjadi oranye atau merah,” kata Harisson.

Sementara itu, Gubernur Kalbar Sutarmidji melalui media sosialnya mengungkapkan pagi ini terjadi peningkatan tajam atas kasus Covid-19 di provinsinya.

Dirinya mengingatkan kepada semua Pemda yang ada untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi.

“Kalau kita lihat penambahan kasus dari hari ke hari terus bertambah, sehingga kita harus semakin meningkatkan kewaspadaan,” kata Sutarmidji melalui akun media sosialnya, Jumat pagi.

Menurutnya, peningkatan tersebut bisa dilihat dalam beberapa hari terakhir. Dia mencontohkan pada Kamis kemarin, Kalbar juga mendapat 15 tambahan kasus konfirmasi baru yang berada di Mempawah terdapat 8 orang, Kota Pontianak 3 orang, Kubu Raya 3 orang dan Kabupaten Landak 1 orang. Kemudian terdapat hasil negatif sebanyak 105 orang.

“Terkait adanya penambahan kasus baru ini Sutarmidji meminta kepada kepala daerah yang kasusnya banyak, untuk tidak kendor dalam menanganinya dan mencegah penularan Covid-19 sehingga jika kasusnya melonjak akan kuwalahan dalam menanganinya. Kita tentu tidak ingin membiarkan masyarakat terjangkit dengan dasar pemikiran bisa sembuh sendiri,” katanya.

Sutarmidji juga mengingatkan agar semua pihak harus waspada, karena jika tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dapat membahayakan orang lain.

“Kita kalau tetap tidak waspada terhadap bahaya Covid-19 maka anda membahayakan orang lain. Ayo apapun aktivitas kita, pakai masker, pakai masker, pakai masker dan cuci tangan, jaga jarak,” katanya. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Ribuan Pohon Ditanam BI di Lahan Eks Tambang
apahabar.com

Kalbar

Positif Covid-19 di Kalbar Jadi 70 Orang
apahabar.com

Kalbar

12 Penumpang Kapal Karam di Sungai Kapuas Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalbar

BMKG Deteksi Ada 6.382 Hotspot di Kalbar
apahabar.com

Kalbar

Masyarakat Singkawang Diimbau Tak Terpancing Isu Aksi 22 Mei
apahabar.com

Kalbar

Ini 5 Warga Negara Terbanyak Ajukan Izin Tinggal di Kalbar
apahabar.com

Kalbar

Dua Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalbar

Kemendikbud Diminta Kaji Kembali Sistem Zonasi PPDB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com