2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya Hasil Liga Italia, Taklukkan Crotone 2-1, Fiorentina Kembali ke Jalur Kemenangan

Tanggapi Vaksin Covid-19 Rusia, Menkes AS: Ini Bukan Siapa Cepat

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:53 WIB

Tanggapi Vaksin Covid-19 Rusia, Menkes AS: Ini Bukan Siapa Cepat

Seorang ilmuwan bekerja di dalam laboratorium Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology selama produksi dan pengujian laboratorium vaksin untuk melawan penyakit virus corona (Covid-19), di Moskow, Rusia, (6/8). Foto di buat tanggal 6 Agustus 2020. Foto-The Russian Direct Investment Fund via Reuters/Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan Amerika Serikat (AS) Alex Azar menanggapi pernyataan Rusia soal persetujuan atas vaksin Covid-19 yang dibuat negara itu.

Azar menyebut bahwa penyediaan vaksin bukan tentang siapa yang tercepat.

“Ini bukanlah perlombaan menjadi yang pertama,” ujar Azar, yang tengah berada di Taiwan untuk lawatan resmi, dalam konferensi melalui sambungan telepon, Rabu (12/6).

“Ini adalah tentang menggunakan segenap kemampuan pemerintah AS, perusahaan, dan industri biofarmasi agar secepat mungkin kami dapat menyediakan vaksin untuk masyarakat AS, juga masyarakat dunia,” kata dia menambahkan.

Presiden Rusia Vladimir Putin, pada Selasa (11/8), menyatakan bahwa Rusia menjadi negara pertama yang memberikan persetujuan pemerintah terhadap vaksin yang rencananya akan dinamai “Sputnik V”. Demikian menurut laporan Reuters.

“Saya tahu bahwa vaksin ini bekerja dengan cukup efektif, membentuk imunitas yang kuat, dan saya ulangi bahwa vaksin ini telah lolos semua pengujian yang diperlukan,” kata Putin.

Pemerintah Rusia menyebut “Sputnik V” akan diberikan terlebih dahulu kepada tenaga medis, kemudian guru, dalam tahap uji coba sukarelawan pada akhir bulan Agustus atau awal September.

Peluncuran vaksin secara masif di dalam negeri Rusia direncanakan berjalan mulai Oktober. Sementara seperti dikutip Reuters, sejumlah pakar menyoroti hal ini karena hanya sekitar 10 persen hasil uji coba yang berhasil.

Terkait hal itu, Azar mengatakan bahwa dua vaksin buatan AS telah memasuki fase III, yakni uji coba klinis, sejak beberapa pekan lalu. Sebaliknya Rusia baru memulainya sekarang.

Ia juga menuduh bahwa Rusia menutup-nutupi informasi pengujian vaksin, dengan menyebut, “data dari uji coba tahap awal belum dibuka ke publik, sehingga tidak transparan.”

Meskipun menolak gagasan mengenai adu cepat penyediaan vaksin, AS mengatakan pengembangan vaksin miliknya berjalan amat cepat dan belum pernah terjadi sebelumnya bahwa uji coba fase I ke fase III dilakukan dalam jangka waktu sekitar lima bulan.

“Kami yakin bahwa (tim pengembang vaksin AS) sangat kredibel, dan kami akan mempunyai puluhan juta dosis vaksin terstandar pada akhir tahun ini, serta ratusan juta dosis lainnya pada awal tahun depan,” tutur Azar.(Ant/Rts)

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Ledakan Guncang Pemakaman Al Balad Arab Saudi, KJRI Jeddah: Tak Ada Korban WNI
apahabar.com

Internasional

Gunakan Pesawat Carter, 502 WNI Dideportasi dari Kuala Lumpur
apahabar.com

Internasional

UPDATE Terkini Kondisi Presiden Donald Trump Pascadiberi Oksigen dan Dua Dosis Obat Remdesivir
apahabar.com

Internasional

Joe Biden Menang, Pemimpin Dunia Beri Ucapan Selamat
apahabar.com

Internasional

Hari Valentine, Pengamat: Rentan Jomlo
apahabar.com

Internasional

China Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Impor Brazil

Internasional

Guru Sejarah di Prancis Dipenggal Usai Perlihatkan Karikatur Nabi, 7 Orang Tersangka Diseret ke Meja Hijau
apahabar.com

Internasional

Abaikan Usul Trump, Pilpres AS Tetap Berlangsung 3 November
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com