Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Tekan Karhutla di Batola, Perusahaan Sawit Diminta Pegang Komitmen

- Apahabar.com Selasa, 4 Agustus 2020 - 20:54 WIB

Tekan Karhutla di Batola, Perusahaan Sawit Diminta Pegang Komitmen

Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, menyimak penjelasan kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan dari perwakilan PT BPP. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sudah mempersiapkan sarana dan prasarana, sejumlah perusahaan sawit di Barito Kuala diminta memegang komitmen dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Memiliki demografi yang didominasi rawa gambut, kebakaran lahan menjadi salah satu momok di Batola saban musim kemarau.

Tercatat sepanjang Juli hingga Oktober 2019, terjadi 164 kebakaran yang menghanguskan sekitar 999,8 hektare hutan dan lahan di Bumi Selidah.

Dalam upaya menekan jumlah kebakaran sepanjang musim kemarau 2020, Pemkab Batola bersama sejumlah lembaga terkait seperti Polres dan Kodim 1005 Marabahan, sudah melakukan persiapan sarana dan prasarana.

Penekanan juga diberikan kepada 9 perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di Batola. Selain menjaga areal kebun dari kebakaran, mereka juga diminta berpartisipasi dalam penanggulangan.

“Dari 9 perusahaan, 2 di antaranya sudah dimonitoring. Berdasarkan hasil pengecekan, personel dan perlengkapan telah memadai,” papar Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, Selasa (4/8).

“Artinya tinggal kesiagaan mereka menghadapi potensi kebakaran, mengingat kemunculan hotspot berpotensi meningkat mulai Agustus. Sekecil apapun api, harus segera dipadamkan,” imbuhnya.

Bersama Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, Rahmadi memeriksa kesiapan PT Barito Putera Plantation (BPP) dan PT Agri Bumi Sentosa (ABS).

BPP yang memiliki lahan Hak Guna Usaha (HGU) di empat kecamatan berbeda, mengklaim telah membangun 23 pos penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Semua pos ditempatkan mengelilingi HGU, mulai dari batas Kecamatan Tabukan, Marabahan, Bakumpai dan Kuripan.

Juga terdapat 5 pos induk yang bertugas mendistribusikan 25 mesin pompa air kepada masing-masing 23 pos, ketika mendapat informasi titik api dari menara pantau.

“5 pos induk ditempatkan di kawasan yang langsung berbatasan dengan pemukiman, baik inti maupun plasma,” jelas Setiono, Kepala Perkebunan PT BPP.

“Masyarakat juga diberdayakan melalui kerjasama, supaya terjadi keterikatan tanggung jawab dengan perusahaan,” imbuhnya.

Sementara PT ABS melaporkan telah mengintensifkan simulasi pemadaman, “Kami telah menyiagakan tim gabungan dari kebun dan pabrik dalam penanggulangan kebakaran hutan,” beber Teguh Brata, Manajer Pengolahan Minyak ABS.

“Sekitar 90 personel yang disiapkan, juga didukung puluhan mobil operasional dan mesin pompa,” tandasnya.

Editor: Syarif

Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ganti Rugi Lahan Dayak Meratus Tapin Tak Ada Kesepakatan
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Kalsel Cukup Bersahabat Hari Ini, Saatnya Nikmati Libur Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Nelayan Rampa Kotabaru Hilang di Laut
apahabar.com

Kalsel

Polsek Anjir Muara Sambut Kedatangan Tim Supervisi Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Polda Kalsel Putus Jaringan Peredaran Sabu dari Malaysia
apahabar.com

Kalsel

Lawan Pandemi, Batola Mulai Genjot Jejangkit Ecopark
apahabar.com

Kalsel

Bekali Petugas Kebersihan APD di Tengah Wabah, DLH: Juga Gaji Tambahan

Kalsel

Mahasiswanya Dipolisikan, Wakil Rektor ULM Banjarmasin Penuhi Panggilan Polda Kalsel Esok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com