Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar! Ratusan Rumah Terbakar, Dapur Umum Mulai Dibuka di Patmaraga Kotabaru

Tertinggi di Kalsel, Banjarmasin Minim Klaim Santunan Kematian

- Apahabar.com Jumat, 21 Agustus 2020 - 17:33 WIB

Tertinggi di Kalsel, Banjarmasin Minim Klaim Santunan Kematian

Dari 140 warga yang dilaporkan meninggal akibat Covid-19, di Banjarmasin baru satu warga yang disebut mencairkan santunan kematian. Foto: Tribunnews.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Sampai hari ini, sudah terdapat 140 warga Banjarmasin meninggal akibat Covid-19. Jumlahnya tertinggi se-Kalimantan Selatan.

Para keluarga korban Covid-19 itu berhak menerima santunan pemerintah. Bantuan ini berupa dana sebesar Rp15 juta. Penyalurannya melalui rekening ahli waris.

Namun, hingga Jumat (21/8), bantuan ini dilaporkan belum terserap seluruhnya.

Bahkan, menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin, Iwan Ristianto, baru satu ahli waris yang mengklaim bantuan itu.

“Ini kasus yang meninggal pertama warga Pekapuran, Mei lalu,” ujar Iwan dihubungi apahabar.com.

Bahkan, sambung dia, dari semua korban Covid-19 se-Kalimantan Selatan, baru Banjarmasin yang telah menerima santunan kematian.

Terdapat sederet alasan mengapa warga Banjarmasin kurang memanfaatkan bantuan ini.

Dominan karena banyak dari ahli waris yang kurang melengkapi berkas administrasinya.

Misalnya dalam usulan yang diajukan, ahli waris tak menyertakan surat pernyataan yang bersangkutan meninggal karena Covid-19.

Surat pernyataan itu mesti dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas tempat tinggal pasien.

“Banyak kami kembalikan berkasnya karena belum lengkap. Setelah kami verifikasi, lalu diserahkan ke Dinsos Provinsi. Kemudian baru diajukan ke Kemensos,” ucapnya.

Kendati demikian, tercatat sudah ada 25 ahli waris yang masuk dalam usulan calon penerima bantuan.

Karena sosialisasi terkait bantuan ini sudah maksimal, seharusnya sudah tidak ada lagi alasan ahli waris tidak mengetahui program bantuan ini.

“Sudah kami sampaikan secara berjenjang. Tim medis juga sudah banyak mengetahui,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pekan Lingkungan Hidup Diikuti 10 Sekolah Adiwiyata di Balangan
apahabar.com

Kalsel

Update Hari Ini: 102 Warga Kalsel Berhasil Bebas dari Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Hermansyah Minta Tiga Organisasi Pimpinannya Bersatu
apahabar.com

Kalsel

Sering Kebakaran, Ribuan Warga Banjarmasin Gelar Salat dan Istigosah
apahabar.com

Kalsel

Semaraknya Malam Takbiran di Kotabaru
Antisipasi Jaringan Internet, BPS Lakukan Uji Coba Sistem Sensus Online

Kalsel

Antisipasi Jaringan Internet, BPS Lakukan Uji Coba Sistem Sensus Online
apahabar.com

Kalsel

Waspada Ancaman Hujan Lebat di Kalsel Hari Ini

Kalsel

Lelang Aset Terpidana Jembatan Mandastana Tunggu KPKNL
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com