Pengamat: Hati-Hati Manuver Politik KLB Demokrat, RK! Duh, Jembatan Perhotelan Sepanjang Ahmad Yani Banjarmasin Dituding Langgar IMB Top! Jamu Gendong Ibu Nining asal Kintap Tembus Pasar Eropa Beres! Batas Daerah Tala dan Kabupaten Banjar Diteken Berkas Sutarti P-21, Proses Tahap 2 di Rutan Barabai Berlangsung Dramatis 

Tim Teknis BPTH Lakukan PUP di Areal TH2TI Banjarbaru

- Apahabar.com Jumat, 21 Agustus 2020 - 12:30 WIB

Tim Teknis BPTH Lakukan PUP di Areal TH2TI Banjarbaru

Tim Teknis UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) membuat Petak Ukur Permanen (PUP) di areal Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Tim Teknis UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) membuat Petak Ukur Permanen (PUP) di areal Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI).

Pembuatan PUP di kawasan pusat perkantoran Pemprov Kalsel ini merupakan bagian dari kerja sama antara Dishut Kalsel dengan Puslitbanghut Bogor.

Pada praktiknya, pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Blok I, II, III dan IV.
Saat ini telah terbangun sebanyak 46 PUP di tiap-tiap blok TH2TI dengan ukuran masing-masing 40×40 meter.

PUP yang dibangun secara permanen ini bertujuan untuk mengukur dan mengumpulkan data potensi biomassa serta karbon yang terdapat pada setiap blok.

“Awalnya, penentuan titik lokasi PUP pada tanaman dengan jarak tanam 4 x 4 meter dilakukan secara random sampling. Artinya tidak harus pada titik tertentu” ucap anggota

Tim Teknis UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH), Tasya melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Selanjutnya, pada titik yang sudah ditetapkan dilakukan pengukuran keliling pohon secara sensus, mengukur tinggi pohon, mengukur tinggi pohon bebas cabang, mendata perubahan fisik dan fenotipa pohon, serta tutupan serasah.

“Ini untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan pohon atau tanaman pada tiap-tiap blok. Hasilnya akan dilaporkan sebagai bahan evaluasi, verifikasi dan analisa lebih lanjut,” bebernya.

Sementara itu, Manajer TH2TI, Abdul Majid mengatakan data dan informasi PUP ini digunakan untuk memprediksi dinamika struktur tegakan.

“Selain sebagai bahan analisa, juga dapat pula untuk menentukan tindakan silvikultur selanjutnya,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Kenakan Baju Rimbawan, Sekdaprov Kalsel Dukung Revolusi Hijau
apahabar.com

Dishut Kalsel

Penyuluh dan Polhut Ikuti Uji Kompetensi Profesi
apahabar.com

Dishut Kalsel

Rehabilitasi Hutan dan Lahan 2019: BPTH Monitor Fasilitas Persemaian di Tala
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Kusan Berhasil Temukan Kayu Illegal Logging
apahabar.com

Dishut Kalsel

Hari Bakti Rimbawan Ke-36, Paman Birin: Berani, Jujur dan Berintegritas
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dilindungi Undang-Undang, Seekor Kucing Hutan Dilepasliarkan di Balangan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Cegah Karhutla, PT. BIB Sumbang ‘Amunisi’ untuk Tahura Sultan Adam
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dinas Kehutanan Kenalkan Ragam Produk Kehutanan Lewat PPHH
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com