Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu

Tim Teknis BPTH Lakukan PUP di Areal TH2TI Banjarbaru

- Apahabar.com Jumat, 21 Agustus 2020 - 12:30 WIB

Tim Teknis BPTH Lakukan PUP di Areal TH2TI Banjarbaru

Tim Teknis UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) membuat Petak Ukur Permanen (PUP) di areal Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Tim Teknis UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) membuat Petak Ukur Permanen (PUP) di areal Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI).

Pembuatan PUP di kawasan pusat perkantoran Pemprov Kalsel ini merupakan bagian dari kerja sama antara Dishut Kalsel dengan Puslitbanghut Bogor.

Pada praktiknya, pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Blok I, II, III dan IV.
Saat ini telah terbangun sebanyak 46 PUP di tiap-tiap blok TH2TI dengan ukuran masing-masing 40×40 meter.

PUP yang dibangun secara permanen ini bertujuan untuk mengukur dan mengumpulkan data potensi biomassa serta karbon yang terdapat pada setiap blok.

“Awalnya, penentuan titik lokasi PUP pada tanaman dengan jarak tanam 4 x 4 meter dilakukan secara random sampling. Artinya tidak harus pada titik tertentu” ucap anggota

Tim Teknis UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH), Tasya melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Selanjutnya, pada titik yang sudah ditetapkan dilakukan pengukuran keliling pohon secara sensus, mengukur tinggi pohon, mengukur tinggi pohon bebas cabang, mendata perubahan fisik dan fenotipa pohon, serta tutupan serasah.

“Ini untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan pohon atau tanaman pada tiap-tiap blok. Hasilnya akan dilaporkan sebagai bahan evaluasi, verifikasi dan analisa lebih lanjut,” bebernya.

Sementara itu, Manajer TH2TI, Abdul Majid mengatakan data dan informasi PUP ini digunakan untuk memprediksi dinamika struktur tegakan.

“Selain sebagai bahan analisa, juga dapat pula untuk menentukan tindakan silvikultur selanjutnya,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Tambah Pengetahuan Pengamanan Hutan, Dishut Kalsel Gelar Bimtek
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Cantung Temukan Potensi Akar Bajakah di Kotabaru
apahabar.com

Dishut Kalsel

Tanaman di MH2T Dipasang Barcode
apahabar.com

Dishut Kalsel

Sekdaprov dan Kadishut Dampingi Menteri Pariwisata Kunjungi MH2T
apahabar.com

Dishut Kalsel

Antisipasi Karhutla, Dinas Kehutanan Dampingi Pansus DPRD Kalsel Kunjungi KLHK
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Tala dan BPKH Banjarbaru Lakukan Tata Batas Kawasan Hutan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Rehabilitasi Lahan, KPH Tabalong Bangun Kebun Bibit Desa
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Cantung Gelar Sosialisasi Pengadaan Tanah dan Pencegahan Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com