Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Tingkatkan Produksi Padi, Dinas Pertanian Barut Perbaiki Jaringan Irigasi

- Apahabar.com Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:03 WIB

Tingkatkan Produksi Padi, Dinas Pertanian Barut Perbaiki Jaringan Irigasi

Dinas Pertanian Barut melakukan perbaikan jaringan irigasi sekitar 800 hektare di tiga kecamatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melalui Dinas Pertanian memperbaiki jaringan irigasi di laham seluas 800 hektare di tiga kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Setia Budi, mengatakan tiga kecamatan itu yakni Teweh Selatan, Gunung Timang dan Montallat.

Di Kecamatan Montallat, perbaikan akan dilakukan di Desa Pepas, Kelurahan Tumpung Laung dan Montallat. Kemudian, di Kecamatan Gunung Timang meliputi Desa Rarawa, Malungai, Majangkan dan Desa Walur.

Selanjutnya, Kecamatan Teweh Selatan meliputi Desa Trahean dan Bangdep.

“Perbaikan jaringan irigasi ini gunanya dalam rangka peningkatan produksi dan penambahan luas tanam,” jelas Setia Budi, Rabu (19/8).

DI Trahean, lanjut dia, ada lokasi-lokasi yang dari dulu selalu tergenang karena jaringan irigasi pembuangannya tidak ada. Hal itu membuat kawasan itu tidak bisa ditanami padi.

“Saat ini kita laksanakan perbaikan jaringan irigasi di Transbangdep, satu jaringan irigasi tersebut kurang lebih sepanjang 1.200 meter. Kemudian ada juga jaringan yang menyeberang jalan. Hal itu dalam rangka penyedotan, di mana di lokasi leter S tersebut selalu tergenang air,” jelasnya.

Program itu dilakukan juga untuk meningkatkan infrastruktur pertanian dalam rangka memaksimalkan pemanfaatan lahan-lahan yang dulunya sulit dibuka dan sulit ditanam terutama di areal-areal yang sering terjadi rendaman air yang cukup dalam dan susah keringnya.

“Alhamdulillah kita mendapat dukungan dari pusat untuk pendanaannya yang bentuk kegiatannya adalah secara swakelola,” kata Setia Budi.

Editor: Puja Mandela

Reporter: AHC17 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Tangkal Faham Radikal, Satpolair Polres Kapuas Sambangi Masyarakat Pesisir
apahabar.com

Kalteng

KPK Dalami Perijinan PT BAP di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Nekat Embat HP, Wanita Cantik di Teweh Perdayai Dua Pria Sekaligus
apahabar.com

Kalteng

Dua Kali di Swab, MA Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalteng

Kemenhub Maksimal Dukung Pengembangan Transportasi Food Estate di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Disdukcapil Kapuas Launching Program Menyapa Masyarakat
apahabar.com

Kalteng

Berhadiah Puluhan Juta Rupiah, Diskominfo Kobar Gelar Lomba Foto Explorer Kobar
apahabar.com

Kalteng

Tiga Pengedar Sabu Diringkus Satresnarkoba Polres Barut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com