Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Tingkatkan Produksi Padi, Dinas Pertanian Barut Perbaiki Jaringan Irigasi

- Apahabar.com Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:03 WIB

Tingkatkan Produksi Padi, Dinas Pertanian Barut Perbaiki Jaringan Irigasi

Dinas Pertanian Barut melakukan perbaikan jaringan irigasi sekitar 800 hektare di tiga kecamatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melalui Dinas Pertanian memperbaiki jaringan irigasi di laham seluas 800 hektare di tiga kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Setia Budi, mengatakan tiga kecamatan itu yakni Teweh Selatan, Gunung Timang dan Montallat.

Di Kecamatan Montallat, perbaikan akan dilakukan di Desa Pepas, Kelurahan Tumpung Laung dan Montallat. Kemudian, di Kecamatan Gunung Timang meliputi Desa Rarawa, Malungai, Majangkan dan Desa Walur.

Selanjutnya, Kecamatan Teweh Selatan meliputi Desa Trahean dan Bangdep.

“Perbaikan jaringan irigasi ini gunanya dalam rangka peningkatan produksi dan penambahan luas tanam,” jelas Setia Budi, Rabu (19/8).

DI Trahean, lanjut dia, ada lokasi-lokasi yang dari dulu selalu tergenang karena jaringan irigasi pembuangannya tidak ada. Hal itu membuat kawasan itu tidak bisa ditanami padi.

“Saat ini kita laksanakan perbaikan jaringan irigasi di Transbangdep, satu jaringan irigasi tersebut kurang lebih sepanjang 1.200 meter. Kemudian ada juga jaringan yang menyeberang jalan. Hal itu dalam rangka penyedotan, di mana di lokasi leter S tersebut selalu tergenang air,” jelasnya.

Program itu dilakukan juga untuk meningkatkan infrastruktur pertanian dalam rangka memaksimalkan pemanfaatan lahan-lahan yang dulunya sulit dibuka dan sulit ditanam terutama di areal-areal yang sering terjadi rendaman air yang cukup dalam dan susah keringnya.

“Alhamdulillah kita mendapat dukungan dari pusat untuk pendanaannya yang bentuk kegiatannya adalah secara swakelola,” kata Setia Budi.

Editor: Puja Mandela

Editor: Reporter: AHC17 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Satu Warga Barut Kembali Dinyatakan Positif Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Kabupaten Gunung Mas Kalteng Nihil Kasus Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Potensi Cuaca Ekstrem, 5 Kecamatan di Kapuas Diimbau Waspada
apahabar.com

Kalteng

Masuk Zona Merah, Pasar Tradisional di Palangka Raya Tetap Buka
Kapuas

Kalteng

Ketua DPRD Kapuas Terpapar Covid-19, Ini Gejalanya
apahabar.com

Kalteng

Gubernur dan Wagub Kalteng Mendaftar ke Golkar dan Demokrat
Demokrat Kalteng

Kalteng

Hasil KLB Ditolak, Demokrat Kalteng: Presiden Selamatkan Demokrasi
apahabar.com

Kalteng

Lima Kali WTP Berturut-Turut, Barito Utara Dapat Penghargaan Kementerian Keuangan RI
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com