Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Turun ke Lapangan, Bawaslu Tabalong Temukan Fakta Ini

- Apahabar.com Sabtu, 22 Agustus 2020 - 10:32 WIB

Turun ke Lapangan, Bawaslu Tabalong Temukan Fakta Ini

Anggota Panwaslu Kecamatan Banua Lawas, Herlinda, mencermati dokumen kependudukan warga setempat untuk memastikan sudah terdaftar atau belum sebagai pemilih pada Pilkada Kalimantan Selatan. Foto - Istimewa.

apahabar.com, TANJUNG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tabalong menemukan sebanyak 499 orang yang belum dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) yang sesuai alamat dan domisili sebagai warga Tabalong.

“Mereka yang belum dicoklit diketahui tersebar di 12 kecamatan, terbanyak berada di Kecamatan Tanjung dan Murung Pudak,” kata Fahmi Pailasopa, Komisioner Bawaslu Tabalong, Rabu (19/8).

Fahmi menjelaskan, temuan tersebut didapat setelah pihaknya turun beserta jajaran ad hoc Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dan Pengawas tingkat kecamatan (Panwaslu Kecamatan).

Gerakan audit itu dilakukan dengan cara menyisir dan mencari rumah yang belum dilakukan pencoklitan dengan belum ditempelnya stiker coklit oleh petugas Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), sehari setelah berakhirnya coklit yaitu tanggal 14 Agustus 2020.

Adapun alasan dilakukannya penyisiran ini guna memastikan bahwa setiap warga di Kabupaten Tabalong mendapat hak menyalurkan suaranya dalam pelaksanaan Pilkada Provinsi Kalsel yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Gerakan audit serentak ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap warga di Tabalong yang mempunyai hak pilih telah terdaftar dalam daftar pemilih,” jelas Fahmi.

Terkait hal itu, kami sudah beberapa kali menyurati KPU Kabupaten Tabalong,supaya melakukan pencermatan terhadap warga yang belum tercoklit.

“Sejak temuan pertama 40 orang, kemudian 116 orang dan 343 orang,kami selalu menyurati KPU Tabalong, agar memastikan para pemilih terdaftar di TPS asal. Karena syarat memilih harus terdaftar di TPS asalnya bagi warga domisi berbeda dengan alamat KTP nya,” jelas Fahmi.

Terpisah, Ketua KPU Kabupaten Tabalong, Ardiansyah, dihubungi melalui percakapan WhatsApp mengaku sudah menerima surat dari Bawaslu Tabalong. Sebagai tindak lanjut dari surat itu, saat ini kami melakukan penyisiran terhadap temuan itu.

” Ini masih kami turunkan ke bawah melalui PPK, PPS dan konfirmasi kepada PPDP secara berjenjang terhadap data rekomendasi tersebut, sebagian kawan PPK sudah menyampaikan ke KPU Kabupaten dan hasilnya memenuhi syarat,” jelas Ardi.

Ardi juga memastikan pada Senin (24/8) mendatang akan memberikan jawaban terkait temuan Bawaslu Tabalong dengan data hasil coklit pihaknya.

“Nanti Senin akan kami jawab dengan data hasil coklit kita,” jelas Mantan Komisioner Bawaslu Tabalong ini.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: AHC26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahaba.com

Kalsel

Warga Banjar di Batam Akan Dirikan Yayasan
apahabar.com

Kalsel

2019, Fokus PPPA Tekan Angka Pernikahan Dini
apahabar.com

Kalsel

Motif Asmara Diduga Penyebab Pemuda Desa Tebing Siring Tala Nekat Gantung Diri
apahabar.com

Kalsel

Cuaca Hari Ini: Hujan Belum Beranjak dari Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Menghidupkan Pulau Bakut, BKSDA Ajak Generasi Milenial
apahabar.com

Kalsel

Kongres V di Kendari: DPW PAN Kalsel Dukung Zulkifli Hasan Dua Periode

Kalsel

VIDEO: Anggota Dewan Tebar Simpati di Kebakaran Alalak Selatan
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Ingatkan Anggotanya Tak Jadi Beking Illegal Mining dan Logging!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com