ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Ulama di HST Pertanyakan Penanganan Jenazah Terkonfirmasi Covid-19

- Apahabar.com Minggu, 2 Agustus 2020 - 09:46 WIB

Ulama di HST Pertanyakan Penanganan Jenazah Terkonfirmasi Covid-19

Tim GTPP Covid-19 berdialog dengan para ulama di Auditorium Pemkab HST, Kamis (30/7). Foto-Wagiman for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Tim Gugus Tugas Percepatan Penananganan (GTPP) Covid-19 Hulu Sungai Tengah (HST) membuka dialog dengan para ulama dan MUI setempat. Dalam dialog itu, tim ini membahas mengenai data Covid-19.

MUI dan para ulama di HST pun mempertanyakan tata cara penanganan jenazah yang terkonfirmasi Covid-19.

“Berkenaan dengan isu-isu yang berkembang di masyarakat, MUI dan para ulama meminta kejelasan mengenai orang yang positif Covid-19 yang meninggal dunia dan minta kejelasan tata cara bagaimana memandikan jenazah Covid-19 serta tata cara penguburannya,” kata Ketua MUI HST, Wajihuddin Saleh saat dialog bersama di Auditorium Pemkab setempat, belum lama ini.

Baca juga :  Update Covid-19 Kalsel: 82 Positif, 98 Pasien Sembuh

Bupati HST, HA Chairansyah menerangkan, dalam dua minggu terakhir atau sejak 16 Juli 2020 terjadi peningkatan orang terkonfirmasi Covid-19.

Per 30 Juli angka yabg semula puluhan mencapai 159 orang. Riniciannya, dalam perawatan mencapai 95 orang , sembuh ada 57 orang dan yang meninggal ada 7 orang.

Terkait tindakan pencegahan dan penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas dan pihak rumah sakit, kata Chairansyah sesuai dengan arahan WHO. Selain itu juga sesuai dengan protokol dan arahan dari Kemenkes RI.

“Kemudian dilaksanakan sesuai SOP yang sudah ditetapkan,” kata Chairansyah.

Kabid Yanmed RSUD H Damanhuri Barabai, Dokter Dessy Zuanita Lestari menambahkan, untuk penanganan orang yang diduga (suspek) Covid-19, akan dilakukan rapid tes.

Baca juga :  Lewat Team Mobile, Kodim 1005 Marabahan Bantu Percepatan Penanganan Covid-19 di Batola

Kemudian dilanjutkan dengan swab tes. Jika hasilnya positif maka diisolasi atau karantina.

“Kebanyakan yang positif ini tanpa gejala atau OTG,” ujar Dessy.

Terkait penanganan Covid-19 terhadap orang yang meninggal, Dessy menyebutkan sudah sesuai dengan fatwa MUI.

“Penanganannya sesuai dengan fatwa MUI. Mulai dari dimandikan, penyembahyangan sampai pemakaman juga sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Petugasnya juga memakai APD yang lengkap,” tutup Dessy.

Dalam rapat itu, Chairansyah didampingi Sekda H Faried Fakhmansyah, Kepala Dinas BPBD, H Budi Harianto. Turut hadir Forkopimda HST.

Editor: Muhammad Bulkini

Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Salat Subuh Pertama Pasca Ditutupnya Masjid Nabawi, Terapkan Physical Distancing
apahabar.com

Hikmah

Rasululullah SAW Khawatir Umat Islam Memiliki 4 Penyakit Ini
apahabar.com

Habar

Selama Ramadhan, Guru Zuhdi Imami Salat Tarawih di Masjid Jami Banjarmasin
apahabar.com

Religi

Siapakah Muslim yang Boleh tidak Berpuasa Ramadan?
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul ke-14, Pemda Setempat Hubungkan Jalur Alternatif
apahabar.com

Religi

Haul Abah Guru Sekumpul Tiga Bulan lagi, Bantuan Sudah Berdatangan
apahabar.com

Religi

Live Streaming Tabligh Akbar Prof Dr Habib Basim
apahabar.com

Habar

Sosok Amir Husin yang Makamnya di Lampihong Ramai Diziarahi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com