Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7 KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar

UMKM Terpuruk, Bos Minyak di Kalsel Tawarkan Solusi

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 19:42 WIB

UMKM Terpuruk, Bos Minyak di Kalsel Tawarkan Solusi

H Abadi HS. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Penyebaran Covid-19 membuat aktivitas ekonomi lesu, termasuk Usaha Mikro, Kecil dan menengah (UMKM).

Pasalnya, aktivitas masyarakat telah dibatasi oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran virus.

Demi membangkitkan UMKM, Bendahara Asosiasi Industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumandiri) Kalsel, H Abadi HS punya beberapa usulan.

Pertama, pemerintah daerah janganlah menutup mata atas turunnya transaksi perdagangan UMKM. Pemerintah wajib berperan supaya UMKM bisa bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19.

Untuk itu, Abadi meminta pemerintah memberikan restrukturisasi utang kepada UMKM.

Restrukturisasi yang diberikan ini berbentuk pengurangan bunga hingga penundaan pembayaran cicilan, bantuan modal kerja dalam bentuk pinjaman melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga insentif pajak.

Ini untuk usaha yang terkena dampak paling lama 6 bulan. “Kita tidak menyalahkan virus. Minimal pemerintah turun tangan dengan menawarakan bunga lunak kepada pelaku UMKM,” ujar pengusaha minyak di Kalsel ini ketika dihubungi apahabar.com.

Kemudian, ia mengungkapkan uluran tangan pemerintah berupa bantuan sosial (Bansos) untuk pelaku usaha UMKM harus tepat sasaran.

Sebab sasaran ini menyentuh dalam kategori miskin dan kelompok rentan miskin yang terdampak wabah Covid-19.

Dengan begitu, Ketua Bidang Jaringan pengusaha nasional (Jaknas) Kalsel ini kembali meminta pemerintah terus mengupayakan agar ada pertambahan jumlah UMKM yang masuk dalam program bantuan sosial.

“UMKM yang tidak bisa lagi berusaha, yang kebanyakan harus didorong untuk masuk ke program bantuan sosial yang kita golongkan mereka kelompok miskin baru sehingga mereka masuk jaminan sosial,” ucap pria yang pernah berkeinginan maju di Pilwali Banjarmasin ini.

Terakhir, Abadi menyarankan pemerintah dan swasta di Kalsel harus memberikan bantuan permodalan untuk UMKM.

Sekaligus, pemerintah mendorong masyarakat untuk belanja produk UMKM. Ini diharapkan masyarakat dapat diajak bekerja sama dengan mau belanja produk UMKM.

“Semua itu bisa meringankan beban UMKM sekitar 5 persen dan supaya mereka kreatif dimasa wadah,” pungkas pria kelahiran 1985 ini.

Editor: Syarif

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Akan Umumkan Restrukturisasi Utang Krakatau Steel Rp40 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Berguru Bisnis Digital, Hipmi Kunjungi MNC Group
apahabar.com

Ekbis

10 Agustus, Taspen Banjarmasin Mulai Bayar Gaji ke-13 Pensiunan
apahabar.com

Ekbis

Aptrindo Jamin Angkutan Kebutuhan Pokok Hingga Lebaran Aman
apahabar.com

Ekbis

Bulog Ekspor Beras Kemasan Renceng ke Arab Pekan Depan

Ekbis

Sempat Terkoreksi, Rupiah Rabu Pagi Menguat
apahabar.com

Ekbis

Mengintip Kiat Sukses Habib Hamid, Petani Jamur Tiram asal Martapura
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Indonesia Diprediksi Masuk Tiga Besar Ekonomi Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com