Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7 KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Tiga Jadwal Krusial Persib di Liga 1 2020 Bulan Oktober, Madura vs Persib, Persib vs Bali United, PSM Makassar vs Persib Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru

Update Sabu 300 Kg di Banjarmasin, Polisi Beber Latar Belakang Kurir

- Apahabar.com Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:47 WIB

Update Sabu 300 Kg di Banjarmasin, Polisi Beber Latar Belakang Kurir

Polisi masih kesulitan untuk mengorek keterangan mendalam dari para pelaku penyelundupan 300 Kilogram sabu di Kalsel. Foto-apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Penyidik Polda Kalsel terus memeriksa intensif para kurir sabu 300 Kilogram (Kg).

Masuk ke tanah air, sabu sebanyak itu dipasok dari Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Kaltara) ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Kalimantan Timur (Kalsel).

Mereka mengangkut sabu yang diduga kuat berasal dari Negeri Jiran menggunakan sebuah minibus via jalur darat.

Temuan terbaru, pelaku yang tertangkap di Kaltara, AY dan S dipastikan merupakan warga Kota Baru, Kalsel.

Sementara dua pelaku yang tertangkap di Banjarmasin, A dan R warga Balikpapan, Kaltim.

Pemeriksaan saat ini akan difokuskan mendalami sejauh mana peran para pelaku dalam upaya penyelundupan sabu sebanyak itu.

“Masih kita lakukan penyidikan. Keterangan para pelaku nantinya menjadi bahan analisa untuk pengembangan,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Iwan Eka Putra.

Pengembangan kasus diakuinya menjadi tahapan tersulit untuk mengorek fakta baru dari upaya penyelundupan kelas kakap ini.

“Karena dia punya jaringan bawah kan sudah ditangkap,” terang Iwan.

Terlebih, kepada penyidik para pelaku masih belum mengaku akan dipasok ke mana barang haram ini.

“Pengakuan mereka akan ada perintah lanjutan, mereka belum tahu akan dibawa ke mana lagi. Bisa saja dibagi lagi ke daerah lain,” bebernya.

Para pelaku sendiri saat ini masih diamankan di sel Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel.

“Belum kita pindahkan, karena masih dalam pemeriksaan intens,” bebernya.

Sementara barang bukti sabu telah dipindahkan ke Direktorat Tahanan dan Barang Bukti.

“Atas perintah Bapak Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta, barang bukti dipindah ke Direktorat Tahti dan pengamanan ditambah oleh Brimob dan Provost,” tandasnya.

Kronologi Kasus

Sederet peristiwa rupanya mengiringi pengungkapan sabu 300 Kg kali ini. Termasuk penangkapan pada pertengahan Maret 2020 silam.

Waktu itu, Kapolda Kalsel masih dijabat Irjen Pol Yazid Fanani.

Kala itu, Polda Kalsel berhasil mengungkap penyelundupan 208 kilogram sabu dan 13,912 kilogram pil ekstasi.

Sabu itu berhasil tiba di Kalsel setelah diselundupkan dari Malaysia melalui perbatasan di Kalimantan Utara.

Tersangkanya berinisial DA, (25). Ia dibekuk saat mengendarai mobil di Jalan Ahmad Yani Km 274, Simpang Empat Desa Jaro, Kecamatan Jaro.

Dengan tangkapan itu, Yazid mengakhiri pengabdiannya secara gemilang. 8 Mei 2020, ia digantikan oleh Kapolda baru Irjen Pol Nico Afinta.

Di tangan Nico, penyelidikan 208 kilogram sabu itu tak berhenti di DA semata.

Pada 8 Juli 2020 kemarin, eks Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya itu mendapat informasi akan adanya ‘barang’ masuk melalui jalur yang sama. Yakni, rute Malaysia-Kaltara-Kaltim dan berakhir di Kalsel.

Alumnus Akpol 1992 ini kemudian bergegas melapor ke Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

“Kemudian dibentuklah tim satgas khusus untuk menindaklanjuti kelompok jaringan yang diduga dari Malaysia itu,” ujarnya.

Mendapat lampu hijau dari atasan, Nico kemudian berkoordinasi dengan Polda Kaltara. Berhasil diidentifikasi bahwa barang haram itu akan masuk pada 4 Agustus 2020.

Di hari yang sama, polisi kemudian meringkus dua pria di Tanjung Selor, Kaltara.

“Dari mereka mengaku jika barang itu akan masuk ke Banjarmasin,” ujarnya.

Dari nyanyian keduanya, polisi bergerak ke Kalsel. Dilaporkan jika kedua pemasok mengendarai mobil Toyota Innova hitam KT 1668 GC membawa sabu dengan jumlah jumbo.

Tak berselang lama, dua hari kemudian, polisi menyanggongi Hotel Sienna Inn, Jalan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Kamis (6/8).

Pagi hari, tim yang dipimpin oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Iwan Eka Putra menemukan Toyota Innova hitam KT 1668 GC terparkir di tepi Hotel Sienna Inn.

Saat digeledah, tim gabungan menemukan sebanyak 10 karung berisikan narkotika jenis sabu. Masing-masing karung berisi 20 kilogram.

“Totalnya sekitar 200 kg,” jelas Nico, jenderal bintang dua itu.

Lebih jauh, Nico memastikan penyidiknya masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain.

“Kami akan terus menerima keterangan dari para saksi-saksi terkait kasus ini,” jelas Nico.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra tak menampik jika selama ini Kalsel jadi tujuan distribusi narkotika jenis sabu.

Penangkapan kali ini juga berkelindan dengan DA, jaringan Malaysia yang diamankan Maret 2020 silam.

apahabar.com

Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra. Foto-Istimewa

Editor: Fariz Fadhillah

Reporter: Riyad Dafhi R - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Api Lalap Rumah di Handil Bakti

Kalsel

Duh, Penanganan Pasien Covid-19 Masih Jadi Satu di Puskesmas Tapin
apahabar.com

Kalsel

Sebelum Bepergian, Intip Perkiraan Cuaca Kalsel Hari ini
apahabar.com

Kalsel

76,52 persen Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Hanya Bergejala Ringan
apahabar.com

Kalsel

Kamis Siang, Amuntai dan Tujuh Wilayah Kalsel Lainnya BMKG Prakirakan Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Sigap, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran di Cempaka
apahabar.com

Kalsel

Pedang Pora Tanda Akhir Pengabdian AKBP Najamuddin Bustari di Kepolisian
apahabar.com

Kalsel

EKSKLUSIF: Sosok Maulida, Anak Pembantu Mendadak Kaya karena Narkotika
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com