Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Usul KPU Kalteng Tambah Anggaran Pilkada Dipertanyakan

- Apahabar.com Kamis, 6 Agustus 2020 - 20:29 WIB

Usul KPU Kalteng Tambah Anggaran Pilkada Dipertanyakan

Ketua Komisi 1 DPRD Kalimantan Tengah Freddy Ering. Foto-apahabar.com/TIVA

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Ketua Komisi 1 DPRD Kalteng, Freddy Ering menilai anggaran KPU untuk tahapan Pilkada 2020 di Bumi Tambun Bungai ini, sudah cukup, sekalipun digelar di tengah pandemi.

“Anggaran KPU provinsi sudah lebih dari cukup,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan ini melalui pesan whatsapp, Kamis (6/8).

Sebelum itu, Freddy menyampaikan bahwa KPU Kalteng mengusulkan anggaran tahapan Pilkada dengan penerapan protokol kesehatan.

Ia menambahkan, KPU Kalteng untuk Pilkada pada 9 Desember sudah punya anggaran Rp249 miliar.

Menurutnya, dengan dana itu hanya perlu dilakukan pergeseran dari anggaran terkait Pilkada dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
Apalagi lanjut dia, saat ini baru sebagian anggaran yang sudah direalisasi.

Nah, dengan dana itu menurut Freddy, KPU Kalteng cukup buat membeli alat pelindung diri (APD) dan kelengkapan lainnya bagi penyelengara Pemilu.

Sekadar perbandingan, kata Freddy, untuk Pilkada Kalteng pada 2016, anggaran KPU hanya Rp80 miliar dan kini anggarannya sudah berbeda jauh.

Sebagai referensi tambahan, kata Freddy di Kalsel, sekitar Rp150 miliar dengan tambahan anggaran untuk protokol kesehatan penyelenggara Pemilu hanya Rp5,5 miliar.

Padahal, lanjut dia, jumlah pemilih di Kalsel, hampir dua kali lipat dari pemilih di Kalteng.

Tak hanya itu, kata Freedy, jumlah penyelenggara, jumlah tempat pemungutan suara (TPS), panitia pemungutan suara (PPS) dan panitia pemungutan kecamatan (PPK), Kalsel juga jauh lebih banyak.

“Maka kalau sampai KPU provinsi mengusulkan tambahan anggaran Rp51 miliar dari mana itungannya?” ujarnya balik bertanya.

Untuk itu, Freedy mengimbau sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar dalam situasi pandemi yang belum jelas ujungnya, semua pihak memiliki sense of crisis.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Reporter: Ahc23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalteng

Asyik Gosok Gigi, Nenek di Kalteng Disambar Buaya
apahabar.com

Kalteng

DPRD Palangka Raya Pertanyakan CSR Bank Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Kobar Tambah 7 Positif Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Antisipasi Karhutla, Ini yang Dilakukan Pemprov Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Tiga Pengedar Sabu Diringkus Satresnarkoba Polres Barut
apahabar.com

Kalteng

Pilkada Kotim, Ada Sinyal Kuat dari Demokrat untuk Halikinnor-Parimus
apahabar.com

Kalteng

Pasien Umum Dikenakan Tarif Saat Tes Swab di RS Sylvanus Doris
apahabar.com

Kalteng

Marak Tower Rooftop di Kapuas, Diduga Tak Berizin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com