Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Viral KDRT Bocah di Sampit, Polisi Buru Ortu Korban

- Apahabar.com     Senin, 24 Agustus 2020 - 11:01 WITA

Viral KDRT Bocah di Sampit, Polisi Buru Ortu Korban

Kondisi bocah perempuan diduga korban kekerasan dalam rumah tangga saat ditangani di RSUD dr. Murjani Sampit. Foto: Antara

apahabar.com, SAMPIT – Polisi tengah memburu terduga pelaku penganiayaan sadis seorang bocah di Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Pun, keberadaan orang tua bocah perempuan tersebut hingga kini masih misterius.

“Kemarin anggota juga ada yang ke rumah sakit. Masalah ini sedang kami selidiki,” kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Zaldy Kurniawan, Senin (24/8).

Bocah perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 5 tahun itu ditemukan di dekat rumah warga, Minggu (23/8).

Kondisinya memprihatinkan karena lengan kiri diperban diduga patah.

Selain itu, terdapat lebam pada bagian wajah seperti bekas luka di kening dan pipi.

Memar juga terlihat di sejumlah bagian tubuh diduga akibat tindak kekerasan.

“Anak itu sebelumnya bersama dengan seorang perempuan. Akan tetapi, tidak kelihatan jelas mukanya karena menggunakan masker,” kata Sri, warga Jalan Kopi Selatan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Kejadian ini dengan cepat diketahui masyarakat karena video bocah malang tersebut beredar di grup-grup media sosial.

Dalam video itu, sang bocah malang dengan polos menceritakan mengapa dia menderita luka lebam dan tangannya patah.

Sang ibu dan nama seorang laki-laki yang diduga teman dekat sang ibu.

Meski menderita luka, bocah tersebut terlihat berusaha tetap menahan rasa sakitnya sehingga membuat warga tidak tega.

Saat ditanya warga, bocah itu dengan lancar menyebutkan alamat rumahnya di Kecamatan Baamang.

Namun, dia tampak trauma atas kejadian yang dialaminya sehingga meminta tolong warga mengantarnya ke rumah datuknya.

Kejadian ini langsung dilaporkan kepada polisi untuk ditindaklanjuti. Lembaga swadaya masyarakat Lentera Kartini juga bergerak cepat melakukan pendampingan terhadap bocah tersebut.

“Anak itu sudah dibawa ke RSUD dr. Murjani Sampit untuk diobati dan dirontgen karena tangannya diduga patah. Tadi berbagi tugas, ada yang mendampingi anak itu ke rumah sakit dan ada yang berkoordinasi ke Polres Kotawaringin Timur,” kata Ketua LSM Lentera Kartini, Forisni Aprilista.

Saat di rumah sakit, bocah perempuan itu ditangani dengan diberi gips untuk tangannya yang patah. Kondisi memprihatinkan bocah malang tersebut juga membuat petugas di rumah sakit tersebut tidak tega.

Untuk sementara, bocah tersebut rencananya akan diantar ke rumah datuknya. Namun, LSM Lentera Kartini akan terus memantau perkembangan kondisi bocah dan proses hukum masalah ini. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

covid-19 palangka raya

Kalteng

Kabar Baik, 55 Pasien Covid-19 Palangka Raya Dinyatakan Sembuh

Kalteng

Dewan Masjid Indonesia Imbau Warga Kapuas Patuhi Protokol Kesehatan
Disarpustaka Kapuas

Kalteng

Disarpustaka Kapuas Sosialisasikan Pentingnya Pengelolaan Arsip

Kalteng

Warga Binaan Rutan Kelas IIA Palangka Raya Kerjabakti Bersihkan Taman Kota

Kalteng

Tiba di Lokasi Banjir, Kadisdik Kapuas Serahkan Bantuan Bapok dan Perlengkapan Sekolah
apahabar.com

Kalteng

Bayi Tewas Dalam Kantong Plastik di Teweh Selatan Ternyata Dibunuh Ibunya Sendiri
apahabar.com

Kalteng

Ancaman Covid-19 Masih Mengintai, Kasus Positif di Kalteng Capai Angka 1.762
apahabar.com

Kalteng

6 Pria Ditangkap, Polisi Bidik Cukong Logging di Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com