ga('send', 'pageview');
Baliho Jagoannya Ditutupi Paslon Lain, Relawan Cuncung-Alpi Tunjukkan Sikap Santun Karang Payau Kotabaru Geger, Ketua RT Hilang Diduga Dimangsa Buaya! Perampokan Brutal di Kotabaru, Korban Ditusuk dan Dilempar ke Sungai Kesan Mendalam Warga Pulau Burung ke Cuncung H Maming: Relakan Gaji untuk Membuka Isolasi Gali Lubang Buat Kabur, Napi Cina Lapas Tangerang Jadi Buruan Tim Khusus

Viral Video Balita Terlilit dan Terbawa Terbang Layangan

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 13:52 WIB

Viral Video Balita Terlilit dan Terbawa Terbang Layangan

Balita berumur 3 tahun di Taiwan, tertarik layangan hingga terbang ke udara selama 30 detik. Foto-Twitter/WitzHappening

apahabar.com, JAKARTA – Seorang balita berusia 3 tahun terbawa terbang layangan saat menyaksikan Festival Layang-Layang di Taiwan pada Minggu (30/8).

Dikabarkan bahwa balita itu sempat terbang hingga 10 meter di udara setelah terjerat ekor layangan.

Dilansir dari laman News Week, bagian ekor layang-layang tak sengaja membelit tubuh balita tersebut karena angin yang sangat kencang.

Setelah tubuhnya terbelit, gadis kecil itu terapung ke udara bersama dengan layang-layang.

Pada saat berada di udara, layangan tersebut mengombang-ambingkan tubuhnya dengan cukup keras.

Pengunjung yang berada di lokasi kejadian pun berteriak histeris dan berkumpul di bawah gadis itu untuk bersiap menangkapnya.

Dilaporkan, layang-layang tersebut memutar si balita beberapa kali saat tubuhnya terbawa terbang.

Para pengunjung lain lantas ramai-ramai berjuang untuk menarik layangan tersebut agar turun ke tanah.

Anak perempuan itu berada di udara sekitar 30 detik hingga layang-layang bisa diturunkan.

Balita tersebut pun ditarik dan berhasil ditangkap oleh pengunjung yang sudah bersiap menyelamatkannya.

Menurut laporan media setempat, sang balita menderita luka ringan pada lehernya dan juga memar di wajah.

Selain dari itu, dilaporkan bahwa si gadis kecil tidak mengalami cedera yang cukup serius.

Pemerintah Kota Hsinchu kemudian menangguhkan festival layang-layang tersebut.

Mereka juga berjanji akan melaksanakan penyelidikan serta peninjauan keamanan di lokasi kejadian.

Wali Kota setempat pun menyuarakan permintaan maafnya pada keluarga sang balita, serta masyarakat umum terkait insiden tersebut.

Hembusan angin yang kencang tampaknya menjadi faktor utama terjadinya insiden tak terduga itu.

Seorang perwakilan dari Pemerintah Kota Hsinchu, Chang Li-ke mengonfirmasi bahwa kecepatan angin pada waktu kejadian mencapai kategori 7 pada skala Beaufort.

Video detik-detik terapungnya balita itu pun diunggah oleh pengguna Twitter @WitzHappening pada Minggu, 30 Agustus 2020 kemarin.(Pry)

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Guru Besar UGM: Kalung Eucalyptus Belum Terbukti Menangkal Covid-19
apahabar.com

Gaya

Wow! Mobil Urban Listrik UMM Pecahkan Rekor Asia
apahabar.com

Gaya

Tempe Geletot atau Tempe Isi Sambal, Renyah Pedas Menggoda
apahabar.com

Gaya

Canggih, Apple Luncurkan Watch Series 6, Bisa Ukur Oksigen Dalam Darah
apahabar.com

Gaya

Dilema Pria Gunakan ‘Daleman’ Dilapis Celana Pesepeda
apahabar.com

Gaya

Implementasi 5G Dapat Percepat Era New Normal
apahabar.com

Gaya

Tongkrongan Akhir Pekan, Wisata Kuliner Wasaka dan ‘Mawarung Baimbai’
apahabar.com

Gaya

5 Hal yang Cowok Inginkan Saat Pacaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com