Parah! MCM Ngotot Nambang Meratus Saat Kalsel Darurat Banjir Update Banjir Banjarmasin: 12.519 Warga Terdampak, 1.235 Diungsikan Biang Kerok Banjir Kalsel, Ternyata Tak Cuma Tambang dan Sawit Presiden Jokowi Blusukan ke Banjir Kalsel, Nih Agendanya Esok Blusukan Batal, Denny Minta Evakuasi Korban Banjir Kalsel via Udara

Viral Video Balita Terlilit dan Terbawa Terbang Layangan

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 13:52 WIB

Viral Video Balita Terlilit dan Terbawa Terbang Layangan

Balita berumur 3 tahun di Taiwan, tertarik layangan hingga terbang ke udara selama 30 detik. Foto-Twitter/WitzHappening

apahabar.com, JAKARTA – Seorang balita berusia 3 tahun terbawa terbang layangan saat menyaksikan Festival Layang-Layang di Taiwan pada Minggu (30/8).

Dikabarkan bahwa balita itu sempat terbang hingga 10 meter di udara setelah terjerat ekor layangan.

Dilansir dari laman News Week, bagian ekor layang-layang tak sengaja membelit tubuh balita tersebut karena angin yang sangat kencang.

Setelah tubuhnya terbelit, gadis kecil itu terapung ke udara bersama dengan layang-layang.

Pada saat berada di udara, layangan tersebut mengombang-ambingkan tubuhnya dengan cukup keras.

Pengunjung yang berada di lokasi kejadian pun berteriak histeris dan berkumpul di bawah gadis itu untuk bersiap menangkapnya.

Dilaporkan, layang-layang tersebut memutar si balita beberapa kali saat tubuhnya terbawa terbang.

Para pengunjung lain lantas ramai-ramai berjuang untuk menarik layangan tersebut agar turun ke tanah.

Anak perempuan itu berada di udara sekitar 30 detik hingga layang-layang bisa diturunkan.

Balita tersebut pun ditarik dan berhasil ditangkap oleh pengunjung yang sudah bersiap menyelamatkannya.

Menurut laporan media setempat, sang balita menderita luka ringan pada lehernya dan juga memar di wajah.

Selain dari itu, dilaporkan bahwa si gadis kecil tidak mengalami cedera yang cukup serius.

Pemerintah Kota Hsinchu kemudian menangguhkan festival layang-layang tersebut.

Mereka juga berjanji akan melaksanakan penyelidikan serta peninjauan keamanan di lokasi kejadian.

Wali Kota setempat pun menyuarakan permintaan maafnya pada keluarga sang balita, serta masyarakat umum terkait insiden tersebut.

Hembusan angin yang kencang tampaknya menjadi faktor utama terjadinya insiden tak terduga itu.

Seorang perwakilan dari Pemerintah Kota Hsinchu, Chang Li-ke mengonfirmasi bahwa kecepatan angin pada waktu kejadian mencapai kategori 7 pada skala Beaufort.

Video detik-detik terapungnya balita itu pun diunggah oleh pengguna Twitter @WitzHappening pada Minggu, 30 Agustus 2020 kemarin.(Pry)

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Sekjen ATSI Sebut Blokir IMEI Kemungkinan Tertunda
apahabar.com

Gaya

Ini Daftar Orang Terkaya di Dunia 2019, Pendiri Facebook di Urutan ke 8
apahabar.com

Gaya

Teruji, Asap Cair Tempurung Kelapa Sembuhkan Pasien Covid-19
apahabar.com

Gaya

5 Penyakit Ini Rentan Menyerang di Musim Kemarau
apahabar.com

Gaya

Tuai Perdebatan Daring, JK Rowling: Karakter yang Dikritik di Novel Troubled Blood Terinspirasi Fakta
Tanaman Hias

Gaya

Janda Bolong Lewat, Ini Tren Tanaman Hias 2021
apahabar.com

Gaya

Rahasia Ratu Elizabeth II Panjang Umur
apahabar.com

Gaya

5 Tips Promosi Produk Online Lewat Instagram
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com