Mubadala Petrolium Sosialisasi Pemboran Sumur Eksplorasi Yaqut-1 Upah Minimum Naik Rp 10 Ribu, Buruh Kalsel Meradang Buntut Demo, Koordinator BEM Kalsel Ahdiat Zairullah Resmi Tersangka Koordinator BEM Kalsel Tersangka, Kuasa Hukum Siap Melawan BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel

Wapres: Kecerdasan Buatan Solusi untuk Negara Jadi Pelaku Industri 4.0

- Apahabar.com Senin, 31 Agustus 2020 - 13:15 WIB

Wapres: Kecerdasan Buatan Solusi untuk Negara Jadi Pelaku Industri 4.0

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyampaikan pidato sambutan dalam acara Pengenalan Kampus Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya Jakarta, Senin (31/8). Foto-Asdep KIP Setwapres

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan kecerdasan buatan menjadi solusi untuk negara menjadi pelaku dalam Revolusi Industri 4.0, sehingga Indonesia tidak lagi menjadi pasar di industri tersebut.

“Kecerdasan buatan menjadi jalan keluar agar negara tidak sekadar menjadi pasar, melainkan juga sebagai pelaku dari Revolusi Industri 4.0,” kata Ma’ruf Amin saat menyampaikan sambutannya dalam acara Pengenalan Kampus Unika Atma Jaya Jakarta, Senin (31/8).

Menurut dia, kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan model bisnis baru, dan itu dapat diciptakan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.

Pembangunan di masa mendatang, menurut Wapres, sangat dipengaruhi oleh disrupsi di berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Menguatnya pemanfaatan kecerdasan buatan, penggunaan big data, dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi akan menyebabkan pembangunan tidak lagi linear, tapi bersifat eksponensial yang berkembang secara pesat,” katanya.

Menurut dia, luasnya jaringan kerja sama antara perguruan tinggi dan sektor industri juga menjadi pendukung bagi keberhasilan pembangunan.

“Kerja sama dengan berbagai pihak terkait harus terus dilakukan dalam berbagai bidang untuk menghasilkan karya-karya terbaik bangsa,” katanya.

Selain itu, untuk dapat menjadi pelaku industri 4.0, Indonesia harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas unggul. Memiliki SDM berkualitas tersebut, kata Ma’ruf, salah satunya ditandai dengan banyaknya jumlah pekerja yang merupakan lulusan perguruan tinggi.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), angka penduduk Indonesia yang melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas tergolong rendah.

“Dari 137,90 juta penduduk usia 15 tahun yang bekerja, menurut data angkatan kerja Februari 2020 hanya sekitar 14,22 juta orang atau hanya 10,3 persen di antaranya yang merupakan lulusan perguruan tinggi,” katanya.

Oleh karena itu, Ma’ruf Amin berharap seluruh mahasiswa dan tenaga pengajar di lingkungan kampus Unika Atma Jaya dapat membawa perubahan lebih baik di lingkungan masyarakat melalui penerapan ilmu, pengetahuan, dan keteladanan.(Ant)

Editor: Aprianoor

Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Serahkan 2.576 Sertifikat Tanah di Bireuen Aceh
apahabar.com

Nasional

Kemenag Sumatera Imbau Salat Gaib untuk Mbah Moen
apahabar.com

Nasional

Buru Begal Sapi, Anggota Polres Tanah Laut Kena Tembak
apahabar.com

Nasional

Usai Bertemu Jokowi, AHY Harap Semua Sabar Tunggu Hasil KPU
apahabar.com

Nasional

Menhan: Saya Sedih, yang Terjerat Kasus Makar itu Senior-Junior Saya
apahabar.com

Nasional

Tolak Beri Izin Demo Buruh di Jakarta, Ini Alasan Polisi
apahabar.com

Nasional

Aliansi Dokter Dunia Sebut Covid-19 Tak Ada, Satgas: Misinformasi!
apahabar.com

Nasional

Hindari Stres Usai Libur Lebaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com