Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Banjarmasin, Dewan Siap Turun Tangan

- Apahabar.com Sabtu, 22 Agustus 2020 - 14:17 WIB

Warga Keluhkan Gas Elpiji 3 Kg Langka di Banjarmasin, Dewan Siap Turun Tangan

Ilustrasi. Foto-dok

apahabar.com, BANJARMASIN – Sebagian masyarakat Banjarmasin mengeluhkan dugaan kelangkaan gas liquefied petroleum (LPG/Elpiji) 3 kilogram dalam beberapa pekan belakangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun apahabar.com, terjadi dugaan kelangkaan stok elpiji 3 kilogram di beberapa pangkalan di Banjarmasin.

“Tadi sudah dicari, tapi tidak ada,” ucap salah seorang sumber terpercaya apahabar.com, Sabtu (22/8).

Meski ditemukan di tingkat eceran, namun harganya berkisar antara Rp30–40 ribu.

“Dieceran harganya kira-kira segitu. Tapi susah juga ditemukan,” beber sumber terpercaya tersebut.

Adapun, Pemilik Pangkalan Pemurus Dalam, Rusbandi mengaku, distribusi gas elpiji 3 kilogram di Banjarmasin masih relatif stabil.

“Sejauh ini stok masih stabil,” kata Rusbandi saat dikonfimasi apahabar.com via WhatsApp.

Namun, Rusbandi tidak menapik jika permintaan pasar terhadap gas elpiji 3 kilogram cukup tinggi dalam 2 pekan ke belakang.

“Kemarin saja kami menjual 260 tabung dalam kurun waktu satu jam,” jelas Rusbandi.

Untuk mencegah salah sasaran dalam penjualan, masyarakat sekitar diharapkan membawa kartu penerima gas elpiji 3 kilogram yang telah disediakan.

“Kita telah menyediakan kartu untuk masyarakat Pemurus Dalam yang berhak membeli gas elpiji 3 kilogram,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Hiswana Migas Kalsel, Syaibani mengatakan stok gas elpiji 3 kilogram di Banjarmasin masih stabil. Bahkan mencapai 1.500 ton.

Terkait adanya indikasi kelangkaan, Syaibani mengakui bahwa permintaan gas elpiji 3 kilogram sangat tinggi, selama 2 pekan terakhir ini.

“Selama 2 pekan terakhir ini permintaan gas elpiji 3 kilogram sangat tinggi,” ungkapnya.

Tingginya permintaan ini, kata dia, seiring dengan bertambahnya masyarakat kurang mampu akibat dari Pandemi Covid-19.

Artinya, banyak masyarakat Banjarmasin yang memilih bertransformasi dari sebelumnya menggunakan tabungan gas elpiji 5 kilogram menjadi gas elpiji 3 kilogram.

“Karena banyak masyarakat yang terkena PHK sehingga berimbas terhadap perekonomian rumah tangga. Ditambah pelaku UMKM yang semakin bergeliat,” jelas Syaibani.

Syaibani meminta agar pemerintah segera menyelesaikan permasalahan ini.

Di antaranya seperti menambah stok gas elpiji 3 kilogram, mendata kembali masyarakat kurang mampu, dan melakukan pengawasan terhadap para ASN yang masih menggunakan gas bersubsidi tersebut.

“Itu yang kita minta kepada pemerintah,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanuddin siap menerima laporan masyarakat dan menindaklanjuti jika ada kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Banjarmasin.

“Kita siap menerima laporan masyarakat. Ini tugas kita untuk menindaklanjuti,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Oknum Pejabat Terseret Pencabulan, Wali Kota Banjarmasin Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Kanwil Kemenkumham Kalsel Lakukan Sosialisasi Verifikasi dan Akreditasi OBH
apahabar.com

Kalsel

Belum Masuk Toko Modern, Bungkus Produk Unggulan Batola Kurang Menarik

Kalsel

Korban Tengelam di Tabalong Tersangkut di Semak-Semak
apahabar.com

Kalsel

Januari-Desember, PN Rantau Kelas II Tangani 4.464 Perkara Lalu Lintas
apahabar.com

Kalsel

Pakai Scan QR, Histori Tanaman Pulau Curiak Teridentifikasi
apahabar.com

Kalsel

185 Personel Satpol PP Siap Kawal Harjad Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Pastikan Keamanan Natal di Tanbu, Kapolres dan Dandim Pantau Langsung Gereja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com