ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Warga Takisung dan Pelaihari Kena Imbas Kelangkaan Elpiji

- Apahabar.com Rabu, 26 Agustus 2020 - 16:47 WIB

Warga Takisung dan Pelaihari Kena Imbas Kelangkaan Elpiji

Ilustrasi. Foto-Kompas

apahabar.com, PELAIHARI – Kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kalimantan Selatan terus melebar. Sudah beberapa 3 hari, warga di Kecamatan Takisung dan Pelaihari pun meraskan imbasnya.

“Sudah kurang lebih satu minggu langka di Takisung. Sudah keliling tapi susah dapat gas, rata-rata habis di pangkalan,” kata Syahrul Sekdes Ranggang Dalan, Rabu (26/8).

Ia menjelaskan, keluhan itu tidak hanya ia rasakan, warga lain juga banyak yang mengeluh. Termasuk desa tetangga seperti Desa Ranggang Dalam dan Luar.

Pengecer Gas elpiji 3 Kilogram di desa setempat mengaku sudah dua mingguan ini gas tidak ada. “Tapi informasi dari pangkalan akhir bulan ini datang. Harganya sekitar 24.000,” sebut Acil Iras.

Baca juga :  Rumah Terbakar di Sarang Halang Pelaihari, 1 Pikap dan 2 Motor Jadi Arang

Hal yang sama dirasakan Bule Ningrum, pemilik warung makan Kantin Pemda Tala mengaku hari sama sekali tidak ada gas elpiji. “Sudah Keliling Pelaihari hingga sore ini tidak dapat,” katanya.

“Kalau pun ada, harganya sampai Rp. 40.000 per tabung di eceran,” timpal Mama Ira.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan Tanah Laut Supinal Anwar kaget mendengar terjadi kelangkaan.

Ia menjelaskan terjadinya kelangkaan gas epiji 3 kilogram kemungkinan faktor geliat usaha kecil meningkat di tengah kebiasaan baru masa Covid-19, apalagi ada pelanggaran kegiatan aktivitas bagi warga.

Sebab kalau dari Pertamina ke agen, agen ke pangkalan distribusi gas LPG ini lancar. “Hasil komunikasi kami ke Pertamina, agen dan pangkalan tidak ada masalah distribusi, mengalir seperti biasa,” kata Supinal kepada apahabar.com, Rabu (26/8).

Baca juga :  Rumah Terbakar di Sarang Halang Pelaihari, 1 Pikap dan 2 Motor Jadi Arang

Seperti di daerah pesisir kebutuhan gas ini cukup tinggi sebab disana banyak usaha rumahan bahkan sebagian gas ini ada juga digunakan nelayan untuk menghemat bbm solar.

“Nanti akan berkoordinasi lagi terkait kabar kelangkaan Gas El Piji ini di masyarakat,” katanya.

Kedepan pihaknya akan kembali melanjutkan kegiatan operasi pasar elpiji yang telah dilaksanakan dua bulan terakhir ini. Apalagi harganya sesuai het pertamina Rp19.000, respon masyarakat terhadap operasi sangat tinggi.

Editor: Syarif

Reporter: Ahc14 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Catat, Kebutuhan ODP Gowa di Banjarbaru Dijamin Selama Karantina
apahabar.com

Kalsel

Bupati Banjar Ingatkan Instansi Terkait Waspada Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin-H Muhidin Bersanding di Pilgub 2020, Denny Indrayana Tetap Optimis
apahabar.com

Kalsel

BI Kalsel Beri Bantuan APD untuk Tim Medis Melalui IDI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bhabinkamtibmas Polres HST Jadi Motivator di Rapat Desa Mandingin
apahabar.com

Kalsel

Pemko Ngotot Bongkar Bangunan Sekitar RS Sultan Suriansyah, Masyarakat: Hormati Proses Hukum
apahabar.com

Kalsel

Peringkat 2 di Kalsel, Kasus HIV/AIDS di Tanbu Memprihatinkan
apahabar.com

Kalsel

Hujan Berkelanjutan, Air Menggenangi Titik Sentral di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com