Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Waspada! Virus Selain Covid-19 Merebak, Sudah 2 Warga Banjarmasin Meninggal

- Apahabar.com     Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:10 WITA

Waspada! Virus Selain Covid-19 Merebak, Sudah 2 Warga Banjarmasin Meninggal

Banjarmasin mencatatkan peningkatan jumlah kasus DBD pada tahun ini. Foto ilustrasi: Medcom.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Belum reda ancaman Covid-19, warga Banjarmasin diminta waspada akan bahaya virus lain.

Virus satu ini adalah demam berdarah dengue (DBD). Virus dengue umumnya dibawa oleh nyamuk aedes aegepti.

Ancaman DBD tengah mengintai warga Banjarmasin. Delapan bulan belakangan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin menemukan 38 kasus DBD.

DBD salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kematian dan terjadi karena lingkungan yang kurang bersih. Dari 38 pasien yang ditemukan, dua korban di antaranya bahkan telah meninggal dunia (MD).

“Dua yang meninggal dunia akibat DBD ini merupakan adalah warga di kelurahan Basirih dan Kuin Raya,” ujar Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi kepada apahabar.com, Selasa (25/8).

Dinkes turun tangan melakukan fogging di dua kelurahan itu. Termasuk puluhan titik lainnya, lokasi di mana DBD mengintai.

“Sudah kita lakukan fogging ke semua wilayah yang ditemukan kasus,” ucap Machli.

Memang fokus pemerintah saat ini lebih menangani penularan virus Corona, namun bukan berarti, pihaknya tak memiliki strategi untuk menangani virus yang sudah menjadi langganan setiap tahunnya.

“Kita juga minta masyarakat terlibat melakukan pemberantasan sarang jentik nyamuk dengan menerapkan 3M plus,” imbuhnya.

Ya, kasus demam berdarah kerap terjadi karena perilaku hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan.

Untuk mencegah merebaknnya wabah DBD, masyarakat diminta untuk menerapkan 3M plus; menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan memanfaatkan limbah barang bekas agar tak menjadi sarang nyamuk.

Sementara, yang dimaksud plusnya; memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, gotong royong membersihkan lingkungan, periksa tempat-tempat penampungan air, meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras, memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar, dan menanam tanaman pengusir nyamuk

Machli mengimbau ke masyarakat yang menemui gejala-gejala awal DBD untuk langsung dibawa ke layanan kesehatan. Hal ini agar pertolongan pertama bisa segera diberikan. Pasalnya, terlambat sedikit saja, kata dia, penyakit yang juga belum ditemukan obatnya ini bisa berujung pada kematian.

“Kebanyakan menyerang anak-anak. Jika temui gejala seperti demam tinggi harus segera dibawa ke Puskesmas atau RS. Kalau terlambat bisa menyebabkan kematian,” katanya.

Wabah DBD di Banjarmasin berpotensi meningkat dari jumlah kasus. Di 2019, Dinkes Banjarmasin hanya menemukan 38 kasus DBD, dengan 1 korban jiwa.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Miris Lihat Perjuangan Guru, Wakil Ketua DPRD Kalsel Beri Bantuan untuk IGI Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bupati HST Ganjar Tiga Asistennya Mobil Baru
apahabar.com

Kalsel

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Negara, Pemprov Kalsel Sudah Siapkan Lahan 300.000 Hektar
apahabar.com

Kalsel

Breaking News..!! Insiden di Tabanio Tenggelamkan Dozer dan Sang Operator
Banjir Kalsel

Kalsel

Kesampingkan MK, Denny “Turun Gunung” Bantu Korban Banjir Kalsel
Surat Suara Tercoblos

Kalsel

Kasus Surat Suara Tercoblos di Kabupaten Banjar, Pelaku Berpotensi Tak Dijerat Hukum
apahabar.com

Kalsel

Dikira Kaji Ilmu Hitam, Terungkap Pencabut Nisan di Kolam Kiri Dalam Batola Ternyata…
truk

Kalsel

Jalur Ekstrem Trans Kalimantan di Batola, Truk Terjungkal Tubruk Lubang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com