Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

39 Pelanggar Protokol Covid-19 di Tabalong Masuk Aplikasi Waker

- Apahabar.com Rabu, 2 September 2020 - 16:50 WIB

39 Pelanggar Protokol Covid-19 di Tabalong Masuk Aplikasi Waker

Diskominfo Tabalong mengenalkan Aplikasi Waker untuk mendata pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. Foto-Istimewa

apahabar.com, 

Untuk memaksimalkan Perbup Tabalong tersebut, petugas gabungan dalam menegakkan dibekali dengan aplikasi Waker.

Tujuannya untuk memudahkan pendataan pada saat melakukan penegakan kedisipilinan menjalankan protokol Covid-19 di Kabupaten Tabalong.

Kepala Diskominfo Tabalong, Pebriadin Hapiz mengatakan, aplikasi ini adalah hasil tindaklanjut dari arahan Bupati Tabalong yang menginginkan adanya sebuah terobosan untuk meringankan proses pencatatan bagi pelanggar Perbup Nomor 26 Tahun 2020.

“Kami diminta pak Bupati Tabalong untuk menyiapkan aplikasinya dan dalam proses pelaksanaan kami berkoordinasi dengan TNI dan Polri, serta unsur terkait lainnya.” Kata Hapiz.

Menurut Hafiz, aplikasi ini menghimpun data identitas beserta foto pelanggar, yang disinkronisasikan dengan data kependudukan di Disdukcapil untuk mengetahui jenis pekerjaan pelanggar. Bahkan apabila ditemukan pelanggar dari anggota keluarga yang bekerja dari unsur TNI, Polri dan ASN, maka akan mendapat sanksi langsung dari atasan.

“Aplikasi ini sudah digunakan pada tanggal 1 September 2020 kemarin, di mana dalam pelaksanaannya petugas operasi gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP sudah menghimpun beberapa data pelanggar Perbup yang tersebar di 12 Kecamatan se- Kabupaten Tabalong,” ungkapnya.

Sebagai informasi tambahan, berdasarkan Perbup Nomor 26 Tahun 2020 bagi warga Tabalong yang tidak menggunakan masker atau tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19 akan dikenakan sanksi antara lain teguran lisan, diharuskan membeli masker, tidak diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan atau kegiatan, dan membersihkan sarana fasilitas umum.

Semenjak sudah digunakan pada tanggal 1 September 2020 kemarin, hingga hari ini pada pukul 13.45 WITA sudah tercatat 39 pelanggaran dengan paling banyak pelanggar dari Kecamatan Haruai dengan 10 pelanggaran, di mana pelanggaran banyak dikarenakan tidak menggunakan masker.

“Untuk informasi secara realtime, jumlah dan statistik pelanggar per kecamatan yang tercatat di aplikasi waker bisa dicek langsung melalui http://waker.tabalongkab.go.id/,” beber Hafiz.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Ahc26 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Batulicin Hanguskan Satu Hotel
Ramadan

Kalsel

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Banjarbaru Stabil
apahabar.com

Kalsel

Bikin Bangga, LEMKARI Pesona Modern Kalsel Berhasil Lahirkan Atlet Berprestasi
apahabar.com

Kalsel

Pendaftaran CPNS Kemenkumham Tahun 2019 Diperpanjang, Pelamar Wajib Patuhi Aturan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Banser NU Kawal Perayaan Malam Natal di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Tak Cuma Salon Nakal, Satpol PP Targetkan Pembatuan Bebas Lokalisasi..!!
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Hujan Lebat di Kalsel Hari ini
apahabar.com

Kalsel

Dampak Covid-19 Meluas, Burhanuddin Sebar Paket Sembako di Pesisir Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com