ga('send', 'pageview');
Dugaan Penyiksaan Bocah Sungai Bilu yang Dikira Diculik Makhlus Halus Rumah di Mantuil Banjarmasin Amblas ke Sungai, Pemilik Luka-Luka Pasien Sembuh Covid-19 Kalsel Meningkat Lagi, Simak Imbauan Paman Birin Ditutup Melemah, Saham Singapura Perpanjang Kerugian Angin Puting Beliung di Kapuas, Rumah Warga Jadi Korban

5 Hari Belum Ditemukan, Ini Kronologi Hilangnya Anak Berkebutuhan Khusus di Kebun Sawit Pangkalan Bun

- Apahabar.com Selasa, 15 September 2020 - 11:08 WIB

5 Hari Belum Ditemukan, Ini Kronologi Hilangnya Anak Berkebutuhan Khusus di Kebun Sawit Pangkalan Bun

Ilustrasi: tribunnews.com

apahabar.com – PANGKALAN BUN – Sudah 5 hari anak berkebutuhan khusus yang hilang di perkebunan sawit Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, belum ditemukan.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Kobar Tengku Ali Syahbana saat dikonfirmasi apahabar.com membenarkan belum ditemukannya anak yang hilang secara misterius itu.

“Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TRC BPBD Kobar, Bhabinkantibmas, Tagana, PMI, Ketua RT dan masyarakat terus berupaya mencari,” kata Tengku Ali Syahbana, Selasa (15/9).

Ali Syahbana menjelaskan pencarian terhadap anak hilang ini telah diperluas. Bahkan, pihaknya dalam melakukan pencarian juga telah mendirikan posko serta menginformasikan ke media sosial guna mempermudah pencarian.

Baca juga :  Habib Ismail Serahkan Bantuan Pemprov Kalteng ke Korban Kebakaran di Pujon

“Hingga kini tim masih terus melakukan upaya pencarian, mudah – mudahan dan mohon doanya petugas dapat segera menemukannya,” pungkasnya.

Kronologi Kejadian

Menurut sumber yang dihimpun apahabar.com, anak itu sudah hilang sejak 11 September 2020.

Awalnya, setelah menghilang, salah seorang keluarganya, Salimah, mencari anak itu ke pondok perkebunan sawit. Tapi si anak tidak ditemukan.

Kemudian Salimah mengajak Solih dan Sunarmi (ibu si anak) menyebar ke sekitar lokasi hilangnya anak itu. Sebagian ada yang mencari ke arah perkampungan warga. Bahkan ada juga yang melakukan pencarian di danau yang berada tidak jauh dari perkebunan sawit. Tapi upaya itu masih nihil.

Baca juga :  Pemkab HSS Gelar Lomba Baca Puisi Perjuangan untuk Pelajar Via Daring

Tak lama berselang, Solih menemukan celana milik si anak. Lima meter dari lokasi penemuan celana, juga ditemukan baju.

“Celana dan baju, ditemukan sekitar 300 meter dari arah parit pinci,” kata Solih.

Setelah penemuan itu, pihak keluarga langsung melaporkan kepada pihak berwajib.

“Kita semua sudah berusaha maksimal mencari, tapi tetap pencarian terus dilakukan,” kata Plt.Kepala BPBD Kabupaten Kobar Tengku Ali Syahbana.

Editor: Puja Mandela


Man Andalas - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ribuan Gram Sabu Jadi Debu di RS Ansari Saleh Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tiga Bulan Masih Merah, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ancam Pecat Kepala SKPD
apahabar.com

Kalsel

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Kalsel 2018 Banyak Kursi Kosong
apahabar.com

Kalsel

Alasan Wali Kota Enggan Buka Wisata Andalan Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ajaib, Belum Dipakai Dana Desa di Tanah Laut Sudah Raib!
apahabar.com

Kalsel

Apresiasi NPHD Pilkada di Kalteng, Mendagri Sumbang Ini
apahabar.com

Kalsel

Dewan Harap Kelistrikan Kalimantan Terinterkoneksi 2020 
apahabar.com

Kalsel

Rencana Pembangunan RSUD Datu Sanggul, Didesain Ramah Lingkungan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com