Polisi Dalami Kaburnya Habib Rizieq dari Rumah Sakit Ummi Nekat Menjambret Wanita di Siang Bolong, Pemuda Kotabaru Diringkus Tim Macan Bamega Sadis! Begal Mobil Carteran di Pelaihari Buang Jasad Korban ke Hutan Sawit BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen

Absen Deklarasi Prokes, Denny Indrayana Sebut Undangan KPU Kalsel Mendadak

- Apahabar.com Jumat, 11 September 2020 - 12:07 WIB

Absen Deklarasi Prokes, Denny Indrayana Sebut Undangan KPU Kalsel Mendadak

Bakal calon gubernur Kalsel, Denny Indrayana menjelaskan alasan ketidakhadirannya saat prosesi penandatanganan fakta integritas penerapan protokol kesehatan (prokes) Pilkada Serentak 2020. Foto: CNN Indonesia

apahabar.com, BANJARMASIN – Bakal calon gubernur Kalsel, Denny Indrayana angkat bicara terkait ketidakhadirannya saat prosesi penandatanganan fakta integritas penerapan protokol kesehatan (prokes) Pilkada Serentak 2020.

“Kami sudah berbagi tugas dengan bakal calon wakil gubernur Kalsel, Difriadi Darjat,” ucap Denny Indrayana kepada apahabar.com, Kamis (10/9) malam tadi.

Guru Besar Universitas Gadjah Mada ini mengaku terlebih dahulu memiliki janji dengan para tokoh agama dan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Saya sudah ada janji, agenda pertemuan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Tanah Bumbu,” katanya.

Namun ia menilai agenda Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel itu terkesan mendadak.

Di mana undangan sendiri diterima sehari sebelum pelaksanaan kegiatan.

“Jadi saya mengirim surat tidak hadir, dan diwakilkan kepada bakal calon wakil gubernur,” pungkasnya.

Sebelumnya, penandatanganan fakta integritas itu mestinya diikuti kedua pasang bakal calon gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor-H. Muhidin dan Denny Indrayana – Difriadi Derajat.

Namun berdasarkan pantauan apahabar.com di lapangan, mantan Wamenkumham era Susilo Bambang Yudhoyono itu tak kunjung terlihat.

Ketua KPU Kalsel, Sarmuji mengaku telah memberikan surat undangan kepada kedua bakal calon gubernur dan wakil gubernur.

Surat undangan sendiri dilayangkan dua hari sebelum pelaksanaan kegiatan.

Memang, kata dia, tidak ada aturan wajib agar pasangan bakal calon hadir dalam penandatanganan itu.

Melainkan hanya sebagai bentuk kesadaran bakal calon agar terus menerapkan protokol kesehatan.

Kendati demikian, KPU menghormati segala keputusan bakal calon gubernur Kalsel yang memiliki kesibukan lain.

Editor: Fariz Fadhillah

Polling Pilkada 2020
Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pendukung Jokowi – Maruf Putihkan GBK
apahabar.com

Politik

Ustaz Somad Diajak PPP Tak Berpihak ke Prabowo
Hj Ananda

Politik

Bertemu Calon Wali Kota Hj Ananda, Warga Sungai Lulut Curhat Kondisi Jalan
apahabar.com

Politik

Dikomando Winardi, NasDem Banjarmasin Target Satu Fraksi di Parlemen
apahabar.com

Politik

Jelang Debat Wali Kota Banjarmasin, Ini Kata Sang Petahana
apahabar.com

Politik

Debat Kedua Pilgub Kalsel Digelar Besok Malam, dari Tema Ekonomi hingga Sosial Budaya

Politik

Di Sungai Loban, Syafruddin H Maming Sosialisasikan Cara Mencoblos
apahabar.com

Politik

Dukung AnandaMu, Warga Kampung Melayu Laut Pesan Jaga Amanah dan Kepercayaan Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com